Setan Posesif

Setan Posesif
Layya


__ADS_3

"Tu-tuan michael sungguh hanya menolongku" ucapnya dengan nada lemah dan suara yang bergetar


Dirga dan asya langsung menatapnya dengan seksama, mencerna ucapan pembelaan yang barusan dilakukan olehnya


***


"Apa yang kau katakan tadi?" Tanya dirga dengan tegas


Awalnya dirga mengira bahwa gadis itu adalah salah satu gadis yang dijadikan teman kencan adiknya, lalu ketika melihat penampilannya dirga langsung berasumsi bahwa gadis itu menjadi korban pelampiasan yang dilakukan oleh michael, mengingat adanya gangguan psikis yang diderita oleh michael sebelumnya


Tapi gadis itu malah menyanggah dan langsung mematahkan seluruh asumsi yang telah ia fikirkan dengan penuh keyakinan


"Coba katakan dengan jelas apa maksudmu nona" titah dirgantara


"Katakanlah yang sejujurnya karena masa depanmu ditentukan dari apa yang akan kau katakan" bisik asya perlahan pada gadis dalam rengkuhannya


"Tuan michael sungguh menolongku, di-dia hanya menyembunyikanku dari penculikan itu"


Dirga dan asya seketika itu terkesiap, mereka yakin tidak mungkin salah dengar lagi


"Siapa yang menculikmu?" Tanya dirgantara


"Aku tidak tau, hari itu aku dibawa lari oleh penjaga yang dikirim orang tuaku. katanya mereka ingin memaksaku menandatangani entah berkas apa. Lalu karena kabur mereka ingin membunuhku" ia menjelaskan dengan semampu yang ia lakukan disamping dari tubuhnya yang bergetar ketakutan


"Lukamu sungguh bukan hasil dari perbuatan michael?" Tanya dirga lagi


Gadis itu hanya menggeleng menjawab pertanyaan dirga. Dirga menoleh menatap mike untuk mencari kebenaran


"Aku bersumpah jika itu bukan perbuatanku" mike mengucapkannya dengan bersungguh-sungguh


Asya langsung menilai tindakan mike dengan pandangan tajam yang begitu mengimintimidasi, setelahnya ia menatap dirga dengan mengangguk


Dirgantara baru-baru ini mengetahui bahwa istrinya itu pernah belajar tentang membaca ekspresi dan kemampuannya yang ternyata tak bisa diremehkan dalam hal ini, akhirnya ia mempercayai mike berkat pembenaran dari asya


"Jelaskan padaku tentang apa yang terjadi?" Tanya dirga dengan tegas


Ia bersandar pada bantalan sofa yang didudukinya, perlahan namun pasti amarah dirga sudah lebih terkontrol


"Beberapa waktu lalu tiba-tiba saja aku menerima informasi dari seorang yang tidak kukenal, orang itu memerintahkanku untuk keutara dan menyelamatkan seorang wanita yang kuketahui sebagai nona muda dikeluarganya. Dia menyuruhku untuk bergegas dan sebagai imbalannya dia memberikan saham besar dari suatu pertambangan, semua itu benar-benar langsung diberikannya padaku ketika aku menyanggupinya.


Tanpa pikir panjang aku langsung bergerak ketempat yang ditunjukkannya, tetapi karena itu bukan wilayah kekuasaanku maka aku meminta bantuan pada Tigris" mike berusaha menjelaskan detail kejadian supaya kedua orang dihadapannya saat ini tidak semakin kecewa padanya


"Siapa itu tigris?" Tanya asya merasa asing dengan nama yang disebutkan mike

__ADS_1


"Tigris adalah penguasa dunia bawah bagian utara" ucap dirga


"Didunia bawah ada 4 penguasa yang paling terkenal, dan kami memiliki julukan serta wilayah kekuasaan sendiri" timpal mike


"Jadi siapa lagi sisanya?" Tanya asya lagi semakin penasaran


"Tigris si penguasa utara, Aku fire si penguasa selatan, barat yang dikuasai oleh dua bersaudara yang identitas aslinya tidak pernah mampu ditembus, lalu river dari timur" ucap mike perlahan dengan melirik dirga diakhir kalimatnya


Dirga hanya diam dengan menampilkan ekspresi dingin yang mampu membekukan suasana disekelilingnya. Sedangkan asya hanya mengangguk menanggapi ucapan mike tanpa mau repot-repot menoleh menatap dirga,


karena dia pernah mendengar sendiri seseorang memanggil dirgantara dengan sebutan River. Disaat itulah secara diam-diam dia telah mencari tahu tentang identitas dirgantara dari berbagai sumber yang bisa ia dapatkan


Sejak itu pula ia semakin tahu betapa kuatnya kekuasaan dirgantara, pria itu benar-benar seorang bos mafia yang sering kali ikut turun tangan ketika menumpas habis musuhnya. Suaminya itu memiliki reputasi mengerikan sebagai iblis berdarah dingin yang tidak pernah mengampuni nyawa setiap musuh-musuhnya.


"Apakah tigris ini sehebat itu sampai kau meminta bantuan darinya?" Tanya asya


"Benar kakak ipar, dia penguasa utara yang sangat kuat. Dia juga satu-satunya penguasa dunia bawah yang merupakan seorang perempuan" jawab mike dengan yakin


"Di-dia seorang perempuan?" asya tergagap ketika mengucapkannya diliputi keterkejutan


"Benar kakak ipar, dia sangat hebat hingga hampir semua orang ingin menghabisinya" ada senyum ironi ketika mike mengucapkannya


"Tapi-tapi dia mau membantumu?" Tanya asya lagi


Dirga hanya diam saja, membiarkan asya memuaskan rasa keingintahuannya tanpa ia cegah. Ia ingin istrinya itu mengenal segala hal baik dan buruk dalam dirinya


Ia yang biasanya tidak senang apabila ada orang lain yang mencampuri urusannya dan mike hari ini memilih untuk membiarkan asya mengetahui segalanya, dirgantara tidak sedikitpun merasa keberatan ketika asya mencampuri segala urusannya


***


Mereka telah melewati pembicaraan menegangkan tentang bagaimana mike bisa mengenal orang misterius yang meminta bantuannya hingga bagaimana berbahayanya misi yang dijalankannya.


Saat ini mereka tengah berada dimeja makan, menyantap makan malam yang telah asya siapkan sebelumnya.


"Jadi siapa namamu nona?" Tanya dirga membuka pembicaraan ketika mereka telah selesai menyantap hidangan yang tersedia


"Na-namaku layya tu-tuan" jawabnya tergagap


"Layya siapa?" Tanya dirga diiringi tatapan tajam menyelidik


"La-layya Nur Wahid" sahutnya dengan menunduk


"Layya nur wahid?" Dirga membeo, seketika itu pula alisnya bertaut

__ADS_1


"Sayang, bukankah nama ini tidak asing?" tanya dirga menatap asya yang duduk disamping tak jauh darinya


Asya tidak menatap balik dirga, ia malah terfokus pada pemikirannya sendiri. Berusaha mengingat nama yang memang terdengar tidak asing baginya


"Ah benar!" Asya langsung berucap dengan keras ketika menyadari sesuatu


"Ada apa kakak ipar?" Tanya mike yang sedikit terkejut oleh suara keras asya


"Ayahmu pasti Sulaiman Wahid bukan?" Tanya asya memastikan pada gadis yang hanya mengangguk dari seberang tempat duduknya


"Aku tau sekarang, Dia ini adalah putri satu-satunya tuan sulaiman wahid yang merupakan pengusaha pertambangan minyak yang cukup besar kepemilikannya dinegeri ini" asya mengucapkannya dengan semangat berapi-api ketika melanjutkannya kembali


"Sejauh yang aku tau beliau memang memiliki seorang anak yang akan mewarisi segala harta kekayaan yang dimilikinya, namun tidak pernah ada yang tau nama apalagi wajahnya. Hal ini dikarenakan keluarganya menutup rapat informasi tentangnya, mereka juga menyembunyikannya keluar negeri"


"apakah keluarganya sudah mengira bahwa kemungkinan nona layya akan mendapatkan masalah besar jika membiarkan publik mengetahui tentang dirinya?" tanya mike dengan serius


Satu hal lagi yang amat sangat disukai oleh dirgantara dan michael adalah pola berpikir asya yang begitu cerdas dan mampu memperkirakan segala kemungkinan dengan tepat, rasa-rasanya tidak ada masalah yang tidak bisa dibicakan dengannya.


"semua orang tua pasti memikirkan kebaikan dan keselamatan anak-anaknya apalagi jika itu anak semata wayang, apalagi jika orang tuanya sudah lama berkecimpung dalam dunia bisnis dia tentu mengetahui dengan jelas segala ancaman yang mungkin dapat membahayakan nyawa keluarganya"


.


.


.


.


.


PRAKATA DARI PENULIS:


Penulis mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan pembaca sekalian hingga detik ini


Penuis harap kalian tidak bosan dengan cerita ini dan bersedia meninggalkan sedikit jejak, karena respon anda adalaah semangat saya.


Penulis juga mengucapkan terimakasih yang teramat dalam kepada pembaca karena telah sabar menunggu cerita ini yang lama tidak up sebab kesehatan penulis yang menurun, oleh sebab itu sebagai hadiah untuk pembaca penulis akan mempersembahkan crazy up yang pertamakalinya dari novel ini.


Dengan berakhirnya bulan juni ini juga rindu yang dibawa pergi oleh hujan yang syahdu, penulis ingin menyampaikan bahwa penulis mungkin akan sedikit mengecewakan pembaca, penulis meminta maaf untuk itu. Cerita ini mungkin akan sedikit lambat dalam up nya, hal ini dikarenakan penulis ingin mengembara untuk mencari referensi dalam upaya melanjutkan cerita ini


Seperti biasa pembaca sekalian tetap bisa meninggalkan pesan dalam kolom komentar maupun chat grup yang disediakan oleh aplikasi untuk berkomunikasi dengan penyulis, karena meskipun sedang mengembara penulis akan tetap memperhatikan kalian


Salam sayang penulis (SETAN POSESIF) ALS/ALFIYAH SULTHAN

__ADS_1


__ADS_2