Setan Posesif

Setan Posesif
Hanya sedikit nasehat


__ADS_3

“aku tau bahwa kau mungkin memang sangat ceroboh, tetapi kau tidak bisa menikahi layya dalam waktu dekat karena dia mungkin juga sedang sakit.


Jiwanya sedang terguncang oleh kenyataan tentang kehilangan keluarganya, dia juga selama ini mendapat tekanan mental akibat pemburuan terhadapnya


Aku yakin bahwa aku tidak akan bisa mengubah keputusanmu untuk menikahinya, oleh karena itu mari kita bicarakan ini dengan serius demi kebaikan bersama”.


***


Michael tertegun mendengar penjelasan asya, ia tak berfikir sampai kesana. Ia hanya berfikir bahwa saat ini dirgantara dan asya hanya sedang berusaha untuk menghentikan semua rencananya, akan tetapi sepertinya kakak iparnya itu hanya sedang mengkhawatirkannya saja


“ma-maksud kakak ipar bagaimana?” tanyanya


“kita harus memastikan kondisinya terlebih dahulu, apakah dia sehat secara fisik dan mental? Apakah kondisinya memungkinkan untuknya menikah denganmu atau tidak? Kita harus mempertimbangkan segalanya” dijelaskannya dengan sabar supaya adik iparnya itu mengerti


“kakak ipar tidak sedang membuatku membatalkan niat untuk menikah?” tanya mike ragu-ragu


Asya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban


“percuma saja jika akau melakukannya karena kau itu sangat keras kepala, lagipula kurasa itu juga baik untukmu” sahutnya


“baik untukku?” mike membeo


“iya benar, akan lebih baik jika kau memiliki teman yang berbagi suka dan duka denganmu. Mungkin dia juga bisa lebih memperhatikan dirimu lagi selain diriku


Kau juga bisa belajar lebih bertanggung jawab, berusaha lebih mengontrol emosimu lagi dan lebih bijaksana dalam mengambil keputusan” sahut asya lagi


“k-kalian sungguh mengizinkanku menikahinya?” tanya mike dengan ragu-ragu


Asya mengangguk menyetujuinya, hidungnya masih tampak merah sebab menangis. Namun kali ini wajahnya telah memancarkan cahaya terang penuh keceriaan dan ketenangan seperti biasanya


“aku mengizinkanmu menikahinya mike, kau tentu tau seberapa tak sukanya aku melihatmu membawa seorang wanita pulang kerumah, tetapi jika kau bertanggung jawab dengan menikahinya maka itu akan lebih baik. Aku hanya berharap kau tidak sedang bermain-main, karena aku akan memenggalmu jika kau melukainya setitik debu saja” dirgantara membuka suara, nadanya terdengar tegas seperti biasa


“aku sungguh tidak menyentuhnya sama sekali” mike langsung berucap dengan keras menunjukkan penolakan


“bertanggung jawab bukan hanya tentang kau menyentuhnya atau tidak, tetapi tentang sikapmu untuk siap menanggung apapun segala resiko karena kau telah membawanya pulang kerumah bahkan membuatnya tinggal didalam kamarmu.


Sikapmu dalam menjaga nama baiknya sebagai wanita, juga dengan menjaga dan menjamin segala kebutuhannya juga disebut tanggung jawab” dirga menjelaskannya dengan sabar


“setelah kau memutuskan untuk menikahinya maka artinya kau sudah siap untuk seumur hidup bersamanya dan berusaha bersama-sama untuk mencari jalan menuju jannahnya.


Dengan kau menikahinya berarti bahwa dia akan menjadi partnermu, kau harus membagi semua dengannya. Baik senangmu maupun susahmu, kaya maupun miskinmu, sehat maupun sakitmu, semuanya harus kau bagi bersamanya.


Jangan sekalipun kau menyembunyikan rahasia darinya karena dia partnermu, perlakukan dia dengan baik dan berusahalah menjadi lebih baik sebab bersamanya. Dengan menjadikannya istrimu maka tidak ada sepeserpun hartamu yang tidak kau bagi dengannya, karena dari hartamu ada haknya,


semuanya yang ada dalam hidupmu juga menjadi miliknya dan semua yang ada padanya juga milikmu.

__ADS_1


Setelah kau menikah kau tidak boleh bepergian sembarangan tanpa memberitahunya, setiap tindakanmu harus dipertimbangkan karena ada dia yang akan ikut memikul tanggung jawab dari keputusanmu, kau tidak boleh bermain-main seperti dulu. Apapun yang ingin kau lakukan harus mempertimbangkan perasaannya.


Aku tidak bisa memberimu apa-apa sebagai kakak karena sekarang kau telah dewasa dan mampu mencari segalanya sendiri, yang bisa aku dan kakak iparmu lakukan hanyalah memberimu sedikit nasehat seperti ini”


Ketika ucapan dirgantara berakhir mike langsung berhambur memeluknya dengan erat, mereka bisa mendengar isakan tangis mike. Tubuhnya bergetar bersamaan dengan luapan emosi yang telah menguasainya


Dirgantara tersenyum hangat, ia menepuk-nepuk punggung adiknya dengan lembut berharap mampu menyampaikan kasih sayangnya sebagai kakak


“kemarilah ra” dirga merentangkan tangannya agar asya mau bergabung dan berbagi kasih sayang dalam pelukannya


Tanpa pikir panjang asya segera mendekat dan ikut memeluk adik iparnya itu, ia mengusap-usap helaian kecoklatan itu dengan sayang. Berusaha menenangkannya


“kami hanya bisa mendo’akan yang terbaik untukmu” ucap asya dengan lembut


“Masyaallah, lagi-lagi kau membuatku menangis dasar bocah nakal” ucap asya sambil mengusap air matanya


“terimakasih karena kalian ada untukku” ucap mike sambil melepaskan pelukannya


“aku tidak punya saudara selain dirimu mike, kita sudah berbagi kehidupan selama ini. Jadi kuharap kau juga bisa menemukan kebahagiaanmu dan segera mampu mengendalikan traumamu” ucap dirga dengan menepuk-nepuk pundak mike disertai suasana akrab yang menyapa


“aku akan berusaha” ucap mike dengan yakin


“kalian membuatku ingusan dengan suasana mengharukan ini” ucap asya dengan nada kesal


ia mengangsurkan sekotak tisu untuk asya yang masih belum mampu mengendalikan lelehan air matanya, asya bahkan masih terisak-isak dan juga berusaha membersihkan ingusnya dengan kesal


dirga bahkan sedang berusaha keras menahan diri untuk tidak tertawa karena mungkin asya akan marah lagi, asya memang bukan tipe wanita yang mudah marah. Akan tetapi ia tipikal orang yang sangat sulit dibujuk apabila sudah marah


“kenapa wajahmu berekspresi seperti itu?” tanya asya dengan ketus ketika melihat wajah dirga yang sudah merah karena menahan tawa


“tidak, aku tidak melakukan apapun” dengan cepat dirga melakukan pembelaannya


“kalian jahat karena membuatku menangis, padahal kalian tau jika wanita akan terlihat sangat jelek jika menangis” sewotnya


Dirga langsung memeluk dan mendudukkan asya dalam pangkuannya, ia sungguh sangat gemas dengan tingkah asya saat ini


“maafkan aku okay, aku akan menuruti segala keinginanmu asal jangan marah padaku lagi” bujuk dirgantara


asya bergerak melepaskan diri


“besok panggilkan dokter untuk memeriksa keadaan layya” titah asya


Dirga dan mike serentak mengangguk menyetujuinya


“apapun keinginanmu yang mulia ratu” ucap dirgantara dengan dramatis membuat mike tertawa geli

__ADS_1


“aku juga ingin kau memperiksakan diri mike, aku butuh bukti pemeriksaan untuk membuktikan bahwa terapi yang kulakukan padamu selama ini berhasil atau tidak” titahnya lagi


“kakak ipar melakukan terapi padaku?” tanyanya dengan terkejut


“selama ini aku berkonsultasi dengan dokter untuk membantumu mengendalikan ledakan emosi yang kau alami, aku tidak ingin melukai perasaanmu dengan membawamu kedokter itulah sebabnya aku berkonsultasi sendiri. Berdasarkan seluruh keterangan dan saran dokter aku mengambil keputusan untuk membantumu dengan hal-hal sederhana yang lebih mudah diterima olehmu


Aku tidak akan memaksamu untuk pergi kedokter jika kau memang tidak mau, tetapi aku akan sangat senang jika kau mau berinisiatif dan pergi sendiri.


Akan tetapi karena karena kau ingin menikah maka kuharap kau tidak keberatan untuk diperiksa mike” asya berucap dengan perlahan, lembut dan sebisa mungkin tidak memancing emosinya


“tapi apa aku bisa sembuh kakak ipar?, semua orang bilang jika orang sepertiku tidak bisa sembuh” mike tampak ragu-ragu


“tenanglah mike Semua yang kulakukan selama ini menunjukkan hasil yang positif, akan tetapi itu saja tidak cukup. Kita perlu keterangan dokter, kau mengerti kan maksudku” ucap asya dengan tenang


Mike hanya menyahutinya dengan anggukan perlahan


“dan aku belum memaafkanmu” ucap asya tajam memicingkan mata menatap dirga


“ra, kita bisa membicarakannya baik-baik. Ayolah jangan marah seperti itu” bujuknya pada asya


“tidak, pokoknya malam ini tidur saja sendiri. Aku ingin menemani layya” ucapnya tegas dan segera berlalu dari sana


.


.


.


.


.


PRAKATA DARI PENULIS:


Penulis mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan pembaca sekalian hingga detik ini


Penuis harap kalian tidak bosan dengan cerita ini dan bersedia meninggalkan sedikit jejak, karena respon anda adalah semangat saya.


Penulis juga mengucapkan terimakasih yang teramat dalam kepada pembaca karena telah sabar menunggu cerita ini yang lama tidak up sebab kesehatan penulis yang menurun, oleh sebab itu sebagai hadiah untuk pembaca penulis akan mempersembahkan crazy up yang pertamakalinya dari novel ini.


Dengan berakhirnya bulan juni ini juga rindu yang dibawa pergi oleh hujan yang syahdu, penulis ingin menyampaikan bahwa penulis mungkin akan sedikit mengecewakan pembaca, penulis meminta maaf untuk itu. Cerita ini mungkin akan sedikit lambat dalam up nya, hal ini dikarenakan penulis ingin mengembara untuk mencari referensi dalam upaya melanjutkan cerita ini


Seperti biasa pembaca sekalian tetap bisa meninggalkan pesan dalam kolom komentar maupun chat grup yang disediakan oleh aplikasi untuk berkomunikasi dengan penulis, karena meskipun sedang mengembara penulis akan tetap memperhatikan kalian


Salam sayang penulis (SETAN POSESIF) ALS/ALFIYAH SULTHAN

__ADS_1


__ADS_2