
Alki bangun setelah setengah jam tidur. Ia mengganti seragamnya dengan baju rumah. Alki menghampiri ibunya yang ada didapur.
"Ibu, Alki mau cerita ni" duduk di lantai
"Cerita apa nak?"
"Menurut ibu gimana kalo Raki ngasih Alki motor? dan ia bakal transferin uang buat Alki?"
"Nak, apa dia ga berlebihan. Apa dia ikhlas? apa dia ga ada maksud tertentu padamu?"
"Raki cuma bilang kalo kami dah dewasa dan dia udah ada kerja, dia bakal lamar Alki bu"
"Dia sayang banget sama kamu ya? dia bilang gitu tapi gimana dengan orang tua nya apa mereka ga keberatan?"
"Ga tahu bu, ntar Alki tanya lagi"
"Nak, apa kamu bener-bener sayang ama Raki? dijamin ga bakal berakhir kaya Fery?"
"Bu, Fery dengan Raki tu beda. Hubungan Alki dengan Fery bisa berakhir itu karna Fery selingkuh bu" Alki sedikit kesal
"Iya nak. Tapi apa pernah kamu tanya Fery kenapa dia selingkuh? dan kenapa dia ga jujur?"
"Ga ada sih. Tapi Alki dah beri dia waktu untuk jelasin tapi dia ga nongol"
"Apa iya?"
"Udahlah bu, Alki udah ga suka ma Fery"
"Nak, dengar. . .suatu hubungan itu bukan hanya sekedar menyatukan rasa suka, cinta dan sayang tapi perlu pembuktian kesungguhan, komitmen, membangun rasa itu terus. Karna mengungkapan lebih mudah daripada menjaga rasa itu sendiri dan 1 hal yang harus kamu tahu dan ingat jadi perempuan itu juga harus mandiri"
Ibu pergi meninggalkan Alki di dapur dan membereskan bagian rumah lainnya.
Alki memikirkan apa yang barusan ibu nya katakan.
"Benar juga kata ibu. aku harus gmn skrg?"
__ADS_1
Alki pusing memikirkannya
~drrt. . .
*hallo. . my sweety
*iya honey
*sweety lg apa?
*lagi duduk aja
*gitu, pengiriman motornya besok y
*honey maaf ni, hm. . .ga usah kirim motor ke sini
*loh kenapa? bukannya tadi kamu seneng ya
*iya, tapi aku jadi terkesan matre dan manja
ga sih
*aku belum jadi istrimu apa pantas aku nerimanya?
*kok bilang gitu? aku sayang ma kamu, aku akan berikan apapun untukmu
*iya, tapi apa ortu mu ga komplain?
*itu. . .gimana ya. .
*tu kan, udahlah honey ga usah aja. aku takut ga bisa balas semua kebaikanmu nantinya
*cukup balas dengan cinta dan kesetiaanmu sweety
*makasih honey, kamu begitu memanjakan aku. Tapi aku mohon biarkan aku jadi mandiri.
__ADS_1
ini buat kebaikan aku juga
*hm. . .oke. oh ya, tadi aku kirimkan paket buat kamu
*paket apa?
*ntar kalo barangnya datang juga kamu tahu sendiri
*oke deh
*ya udah ya, aku mau lanjut kerja ( Raki keceplosan )
*what? kamu kerja? kok bisa sekolah sambil kerja? kita masih SMA loh
*mau kerja itu ga dilihat dari umur tapi niat. aku cuma bantu-bantu ayahku diperusahaannya sekalian belajar bisnis ( lagi-lagi Raki keceplosan )
*honey hebat. ternyata ayahmu pemilik sebuah perusahaan ya?
*iya. ya udah ya my sweety da. .dah. .muach
*muach. . .
"Hadeh, ngapa aku bisa keceplosan tadi ya? apa karna aku capek. ah ,tahu ah. . lanjut aja"
Raki sibuk membuka berkas-berkas ayahnya untuk mempelajarinya.
"gimana nak? bisa? paham? kalo ga paham tanya dengan ayah"
"Iya Yah, aku ga begitu ngerti dengan kredit debit saldo ini Yah"
"bukannya kamu udah pelajari itu di sekolah ya?"
"iya sih, tapi tetep aja ga ngerti"
"Ayah tahu kamu sebenarnya ngerti hanya kamu tidak konsentrasi dan lelah. pulang dan istirahatlah. ntr sore bukannya kamu ada bimbel bahasa inggris?
__ADS_1
"Iya Yah, kalo gitu Raki pamit pulang"
"iya nak hati-hati.