
Alki menghabiskan sepanjang hari dikampusnya, jadwalnya padat hari ini,
"huh, ,lelahnya. . .lapar lagi dari siang belum makan udah mau gelap lagi"
Alki duduk sendirian memegang perutnya dianakan tangga depan kampusnya.
5 menit kemudian Alki berjalan menuju apotik mencari obat maag, setelah itu ia mencari makan, ia berjalan sendirian.
Ia menguyah kuenya sambil berjalan menuju rumahnya, yang tidak terlalu jauh dari kampus, tapi jalanan sangatlah sepi, warung dan rumah disekitar sudah pada tutup, Alki sedikit takut ia keluarkan ponselnya.
~kring. .kring. .
Hp Raki berbunyi di meja kamarnya tapi Raki tak tahu karna ia sedang di kamar mandi,
"kok ga diangkat sih? Ni orang bener-bener deh mulai cuek, masa ga jemput istrinya sih yang malam gini belum pulang, aku sms aja"
~Ra, bisa jemput aku ga di depan gang? sepi banget ini aku agak takut
Alki berjalan lagi, tapi kali ini ia merasa seperti ada yang mengikuti, ia berhenti dan menoleh ke belakang.
Alki terkejut dengan orang dibelakangnya, ,
mata Alki melebar melihat orang itu dan. . .
####
Raki selesai mandi, ia agak heran kenapa Alki belum pulang juga, ia mengambil ponselnya.
"Alki nelfon tadi rupanya ada sms juga minta jemput, ah manja amat ni anak minta jemput segala"
~drrrt
**hallo. .Raki
*Iya, maaf siapa ini ya?
__ADS_1
*Ini aku Iis, temen SMP dulu masih ingat ga?
*oh kamu, kenapa
*aku dengar kamu sekarang kuliah di kota, aku juga lagi disini
*hm, kamu bisa temui aku ga malam ini
*buat apa?
*aku mau minta tolong ma kamu
*minta tolong apa?
*aku ga bisa jelasin di telfon, kamu datang aja ke sini di kafe Q tempat aku kerja*
*oke, aku ke sana
Raki OTW dengan motornya, di depan gang ia melihat seorang perempuan seperti Alki yang sedang berdua dengan seorang lelaki ngobrol di tengah jalan. Ia hampiri
"iya aku emang mau pulang tapi ketemu temen jadi ngobrol deh"
"udah ayuk pulang, tadi minta jemput"
"iya iya jangan marah gitu dong"
Alki naik dimotor Raki
"maaf ya aku pulang dulu"
"iya, sampai besok"
Alki tersenyum, mereka pulang.
Alki turun dari motor dan masuk rumah menyimpan tasnya dan bersiap memasak.
__ADS_1
"Al, tadi tu sapa?"
"temen SD dulu, kamu juga ga kenal"
"mantanmu?"
"ha. .ha. .bukanlah, dia tu sahabat SD aku dulu orangnya baik banget" Alki bercerita sambil tersenyum
"kalian ngomongin apa tadi?"
"obrolan biasa dia cerita kalo dia kerja di sekitar sini dan dia cerita ada cewek yang nembak dia tapi ga dia terima. .ha. .ha. .dia tu. . ."
"ah, udah deh mau dia gimana terserah"
~kring. .
*hallo Ra? udah dimana?
*masih di rumah ni, bentar ya
*oh, oke aku tunggu
*iya
"siapa Ra?"
"temen ngajak ketemu"
"oh, ya udah sana temui dia atau mau makan dulu?"
"aku makan diluar aja kamu makan sendiri, aku pergi"
"hm, iya" hati Alki sedikit kecewa, ia lalu tak jadi masak.
Alki merasa Raki akhir-akhir ini cuek padanya dan suka marah ga jelas, menyebalkan lagi-lagi aku ditinggal sendirian dirumah.
__ADS_1
"dulu kamu sayang banget ma aku Ra tapi sekarang?. . ."