
Raki berbaring dikasur menunggu istrinya Alki, ia memainkan handphonenya.
Alki ke kamar dan naik ke kekasur.
"Al, deket sini dong aku dingin"
"lebay kamu, kan ada selimut"
Raki mendekat pada Alki,
"Al?"
"hm? aku rindu ingin makan kamu?"
"hm. ."
Raki mengecup pipi Alki kening bibir dan lehernya
"Ra, jangan tinggalkan bekas disitu malu dilihat orang kalo nampak"
"ah kamu ni kalo gitu disini aja ya" Raki turun lagi dan mengecupnya meninggalkan bekas disana
"aw. .sakit Ra jangan digigit dong"
"anggap aja latihan sebelum punya anak"
"anak bayi juga ga mungkin gigit kaya gitu kali"
"kalo dah tumbuh gigi pasti gigitlah"
"kamu ni. .aw. .sakit tahu"
Alki memukul Raki
"sory, abis gemes"
"jangan gigit lagi"
"iya iya sweety"
"Ready sweety. .aku mulai ya"
"iya, pelan-pelan aja"
"oke"
mereka melakukannya sampai 2 ronde, keduanya kelelahan dan tidur lelap hanya selimut yang menutupi tubuh mereka.
__ADS_1
###
"Al, coba kamu masih single ya aku ada kesempatan tapi ternyata kamu dah nikah, hm. . aku ngalah saja untuk suamimu itu semoga dia bisa jaga kamu dengan baik, aku seneng kalo bisa lihat kamu seneng"
Anto melamun memikirkan Alki di kamarnya,
waktu SD
"Al, ntar main bareng yuk"
"iya pulang sekolah nanti ya"
"iya Al"
pulang sekolah mereka bermain di lapangan sekolah berlari bercanda,
~bruk. .
Alki tersandung dan jatuh tepat diatas tubuh Anto
"maaf, kakiku tadi kesandung jadi nabrak kamu dan jatuh"
"ga pa pa" muka keduanya merah, baru itu keduanya begitu dekat
"Al"
"ternyata kamu cantik juga ya"
"apaan sih kamu" Alki hendak beranjak tapi Anto menariknya dan memeluknya
"bentar Al, sebentar aja"
Alki mendengar suara jantung Anto yang kencang itu
"apa kamu baik-baik aja To, kok detak jantungmu cepat?"
"aku ga pa pa, mungkin karna dekat ma kamu"
"udah ah, pegel aku" Alki berdiri
"pulang aja yuk udah sore"
"Al, bentar lagi kan kita lulus ni, kamu lanjut kemana?"
"masih sekitar sini kok"
"oh"
__ADS_1
"kenapa? kita pasti ketemu lagi waktu SMP"
"aku ga disini SMP nanti"
"kamu mau kemana?"
"aku mau nyusul tempat ayahku"
"begitu, ya pergilah"
"Al, aku tahu mungkin ini terdengar aneh bagi anak SD tapi aku mau jujur"
"hm. .soal apa?"
"aku kayanya suka ma kamu"
"apa? bercanda ya? ha. .ha. ."
"tu kan pasti ketawa"
"kita masih SD, ga usah mikir suka sukaan lah"
###
"aku sia-sia kan waktuku dulu bersamamu Al, coba aku bisa lebih menjagamu dan selalu bersamamu, sekarang untuk apa aku disini semuanya sia-sia, ga aku sangka kamu nikah muda"
###
"Ra? kamu dah nikah, apa yang harus aku lakukan dan perbuat karna rasa ini padamu? aku bodoh selama ini, ngapa dulu aku ga tetap bertahan disisimu meski hanya sebagai sahabatmu, sekarang apapun yang aku lakukan pasti sia-sia percuma"
Iis menangis di dalam kamarnya ia pandangi fotonya saat bersama Raki dulu.
"padahal dulu ada kesempatan waktu Alki pindah sekolah, tapi lagi-lagi aku sia-siakan waktu itu"
hiks. .hiks. . Iis menangis sejadi jadinya hingga tertidur karna lelah.
###
~cip. .cip. .
Alki bangun dari tidurnya, ia beranjak ingin mandi tapi Raki menariknya dalam selimut.
"Ra, udah pagi ni emang ga ke kampus?"
"ini sabtu sweety, main lagi yuk"
"dasar kamu mesum"
__ADS_1
mereka habiskan pagi itu diranjang.