
"Hei Al, kamu masih belum ingat aku siapa?"
Alki menggeleng,
"mau tahu namaku?"
"tentu saja, jadi kan enak panggilnya"
"Oke, namaku Elvin. Ingat itu"
"Elvin?"
"iya, ingat?"
"Enggak, tapi nama ini kaya ga asing, deket kamu juga rasanya nyaman"
"Tentu aja dulu kita dekat tahu, aku sedikit kecewa karna kamu ga ingat aku"
"Maaf" Alki menunduk,
"Udah gapapa"
~rumah bidan
"Masuk sana panggil orangnya aku tunggu di luar"
"iya"
Alki masuk,
"permisi bu, ibu. . ."
"Iya sebentar"
beberapa saat kemudian,
"silahkan duduk"
"iya bu"
"mau periksa ya?l
"iya bu"
"baik, kita cek tensi darahnya dulu"
"iya bu"
"darahmu rendah 80/50, sering sakit kepala?"
"iya bu saya suka sakit kepala"
"hm, banyak istirahat ya"
"coba baring sebentar"
Alki diperiksa mata dan perutnya,
"bagaimana bagian sini apa sakit saya tekan?"
"iya bu"
"sering buang air kecil?"
__ADS_1
"iya bu"
"ayo bangun pelan dengan posisi miring dulu baru bangun, kalau langsung bangun nanti sakit perutnya karna kejepit"
"iya bu"
"ini obat tambah darah juga obat sakit kepalanya"
"terima kasih bu"
"iya"
Alki keluar ruangan itu mendapati Elvin tertidur dikursi,
"Elvin bangun, ayo pulang"
"hm, udah selesai" Elvin membuka matanya,
"Udah, ayo"
"oke" Elvin beranjak dan menyalakan mesin mobil,
"ini bukan arah pulang, kita mau kemana?"
"Maaf ni kita ke klub sebentar ya aku janji ketemu klien disana"
"kenapa harus di klub?"
"Iyalah karna ia bos klub itu"
"hm. ."
~klub, ,
"Namanya juga klub Al"
"hm. ."
"Al, ntar kamu pura-pura jadi kekasihku ya supaya kamu aman ga digoda mereka"
"Apa? harus ya?"
"Itu kalo kamu mau. . .a. .m. .a. .n. ."
"hm. ."
"Maaf saya sedikit terlambat datang"
"Tidak apa pak Elvin, ayo duduk dan minum bersama"
"Baiklah"
"Siapa perempuan itu pak?"
"Ini kekasih saya"
"Oh, cantik juga"
"Terima kasih"
"Ayo minum cantik, kok diem aja"
"Iya ni, kekasih bos lho pasti bisa minum kan?"
__ADS_1
"Maaf pak Izki dia tak bisa minum biar saya wakilkan"
Elvin meneguk anggur itu sekali teguk,
"wah, pak Elvin hebat"
"ha. .ha. .jadi bagaimana kerja sama kita pak?"
"Baiklah saya setuju seperti yang sudah-sudah"
"Terima kasih pak, silahkan tanda tangan"
"oke"
"Pak Elvin, jika gadis ini memang kekasihmu coba buktikan? aku lihat dia seperti bukan. . ."
Elvin mencium bibir Alki dan cukup lama, Alki tak menolak dan menikmatinya.
"Apa bukti ini cukup?"
"Baiklah saya percaya, ayo minum lagi"
Cukup lama Alki menemani Elvin di klub itu, ia lihat jam hampir tengah malam,
"Elvin, pulang yuk dah larut ni" Alki berbisik,
"sebentar lagi ya"
Alki melihat kesana kemari,
"Kamu kenapa gelisah?"
"Aku mau ke toilet"
"Baiklah, aku antar"
"Maaf pak Izki, saya pamit duluan karna sudah larut juga"
"baiklah pak Elvin"
Elvin mengantar Alki ke toilet setelah itu mereka mampir disebuah warung untuk makan barulah pulang.
Alki tertidur dalam mobil.
Elvin yang melihat Alki tidur itupun iseng mengambil foto mereka bersama.
~cekrek, ,cekrek, ,.
"Bangun Al, dah sampe rumah"
"Hm, betul kah?"
"Iya, apa mau nginap dirumahku?l
"Apa boleh?"
Elvin terkejut,
"Jangan gitu Al, kamu dah bersuami ga baik serumah ma bujangan, apa kata orang nanti"
"Lah kamu yang nawarin tadi juga"
"Iya aku cuma bercanda doang. .he. .he"
__ADS_1