Sia-sia

Sia-sia
mual. .


__ADS_3

Raki dan Alki bangun awal minggu ini mereka akan bersiap untuk ujian semester,


"Al, ntar selesai kuliah aku mau nyari buku ni buat referensi karna diperpus terbatas"


"iya Ra, cari aja"


"kamu mau ikut ga?"


"hm, aku males rasanya Ra"


"malas? tumben biasa paling doyan bejalan"


"ga tahu. . uh, , "


"kamu kenapa?"


"perutku mual mau muntah"


Alki bergegas ke kamar mandi, Raki mengikutinya,


"hoek. .hoek. .huh. ."


"kamu masuk angin ya? ayo periksa dulu"


"aduh, ga usah aku rasanya ga mampu kepalaku pusing lagi"


"kalo ga enak badan izin aja ga masuk"


"iya deh"


"perlu aku panggilkan dokter ke sini?"


"ga usah, aku istirahat aja"


"oke, apa kamu ga pa pa aku tinggal ni"


"pergi aja kan mau ujian"


"bisa nyusul kok, aku khawatir kalo kamu sendiri dirumah"


"makasih sayang"


"istirahatlah nanti biar aku yang masak dan beberes rumah"


"makasih sayang"


"iya, muach"


Raki ke dapur bersiap memasak lanjut beberes rumah,


"fyuh. .capeknya, sanggup juga Alki ngerjain semuanya sendiri tiap hari tanpa ngeluh"


"sayang, ni makan dulu dah tu minum obat maaf lama nunggu"


"ga apa honey"


Alki memakan makanannya lagi-lagi ia merasa mual,

__ADS_1


"hoek. .hoek. ."


"aku ga bisa makan itu, aku telan malah mual dan jadi muntah Ra"


"ya udah, langsung ke klinik aja yuk periksa"


"oke"


mereka bersiap dan pergi ke klinik terdekat.


"bulan ini kamu sudah haid?"


"hm, saya lupa bu, sebentar saya lihat kalender hp saya"


"hm"


Alki terkejut ternyata sudah 2 bulan ia tak haid,


"bagaimana kapan terakhir kamu haid?"


"2 bulan lalu"


"ayo coba kamu tes dulu"


"iya bu"


Alki masuk toilet membawa testpack di tangannya,


'apa aku hamil? aku masih kuliah'


Alki heran tak percaya,


'ini bener aku hamil' Alki kaget bukan main hingga ia jatuh terduduk,


'jika aku hamil kuliahku bisa terganggu'


"Al, kok lama cuma tes kamu ngapain di dalem ayo keluar bidan nunggu hasilnya tu"


"iya sebentar"


Alki keluar dengan membawa hasil tes nya,


"ini hasilnya bu"


"selamat ya kamu hamil, jaga kandungan kamu karna hamil muda biasanya masih rawan, banyak istirahat dan minum vitamin"


"iya bu"


"ini obat mual dan vitaminnya"


"terima kasih bu"


"iya"


Raki membayar obat itu.


Alki keluar ruangan dengan lesuh

__ADS_1


'hadeh, ngapa hamil dulu sih tau gini aku minum pil KB aja deh, udah selesai kuliah baru lepas KB'


"ayo sayang kita pulang, tapi kita belanja dulu"


"langsung pulang aja"


"cuma bentar kok beli roti aja"


"siapa yang makan itu"


"ya kamulah, kamu kan mual makan nasi ya makan itu aja dulu biar kamu ga lemes-lemes amat"


"iya iya ayuk"


Alki melangkah dengan enggan,


Raki berdiri di depan Alki dan agak menunduk,


"kamu ngapain?"


"ayo naik, aku gendong"


"beneran, aku berat lho"


"aku tahu itu, ayuk naik"


"oke"


~hap. .Alki naik ke punggung Raki, Raki mengendongnya hingga masuk indomaret dan mereka jadi bahan bicara orang-orang disekitarnya,


"wah romantisnya"


"ih, pamer kemesraan"


"honey, turunkan aku jadi aku bisa bantu beli bahan"


Raki menurunkan Alki dari punggungnya,


mereka mendorong troli dan mengambil bahan makanan yang habis di rumah juga roti untuk Alki,


"sweety, kamu minum ini ya"


"susu ibu hamil?"


"iya biar kamu dan bayi kita sehat"


"iya terserah kamu deh"


Raki mengambil 4 kotak susu ibu hamil sekaligus,


"banyak amat kamu ambil honey"


"iya siapa tahu ni ampe sebulan 4 kotak"


"ambil 2 kotak aja kebanyakan"


Raki tak peduli dan terus mendorong trolonya,

__ADS_1


__ADS_2