Sia-sia

Sia-sia
Di kamar


__ADS_3

Raki meletakkan Alki di kasur dengan pelan, Alki duduk bersandar, Raki duduk dan mengelus perut Alki yang sudah besar itu dan ia rasakan ada tendangan yang terasa,


"Sweety, apa ga sakit waktu dedeknya nendang?"


"Iya terkadang"


"Luar biasa ya, bisa ada seorang anak dalam rahimmu ini"


"Iya honey"


"Udah siapkan nama?"


"Belum"


"Hm, kita buat yuk sekarang dari nama kita"


"Boleh"


Raki mengambil buku juga polpen mencoret coret disana nama nama dari nama mereka berdua,


Raki Alki \= Raal, Kiki, Kira,


"Ini bagaimana?"


"Boleh, kalo cowok Raal, kalo cewek Kiki"


"Tapi nama Raal ni kurang bagus deh"


"Kalo gitu cari nama di Alkitab aja"


"Oke"


[ para pembaca apa ada saran? buat nama anak Raki dan Alki? silahkan komen ]


"Ah pusing ntar aja deh"


"hm"


"Sweety, mau ni. . ."


Alki berinisiatif mengecup Raki duluan, Raki pun membalasnya,


"uhm, ah. .uhm. .hah. .hah. ."


Keduanya hanyut dalam bercinta malam itu tapi ya Raki sadar Alki sedang mengandung jadi ia tak boleh berlebihan dan membuat Alki lelah, hanya 1 ronde saja,


"Sayang, maaf ya kita hanya sebatas ini"


"Tak mengapa, kamu kan lagi hamil, harus dengan porsinya dong, karna aku juga ga mau anakku jadi korban karna aku terlalu nafsu"


"Iya honey"


Alki dan Raki pun tidur dengan posisi Alki tidur miring karna perutnya yang besar, Raki memeluknya sebentar saja takut ia sesak.


~ ~ ~


Elvin tidur di kamarnya yang cukup luas tapi sepi,


"Lis, aku mau kamu cepat ke sini temani aku, kita bangun rumah tangga dan punya beberapa anak pasti ramai ya"


~drrt,


*hallo


*hai sayang udah bobo?


*belum ni

__ADS_1


*Gitu, besok jalan yuk


*Kemana?


*Listra mau kemana?


*Terserah kamu aja


*Oke, besok pagi siap siap ya


*Kamu ga ngantor?


*hari minggu sayang


*kamu ga ibadah


*Ibadah bareng yuk dah tu jalan


*Oke


*da sayang, muach


*muach


*good night, mimpiin aku ya


*hm


~ ~ ~


Paginya Raki dan Alki bersiap ibadah,


"Lis, ayo bareng berangkatnya, cepetan"


"Duluan aja kak aku nunggu Elvin dah janjian"


"Oh gitu, ya udah kami duluan ya"


Alki dan Raki naik mobil,


"Honey, ntar periksa yuk, USG"


"Iya sweety"


~ tok. .tok. .


"Iya sebentar"


Listra menuju pintu,


~kriet. .


"Elvin, masuk dulu"


"Ayo langsung aja ntar telat"


"telat bentar ga apa bah"


"Malu lah telat, gimana sih kamu"


"Iya tunggu bentar"


"Mau ngapain lagi sih, cepetan"


"Bawel amat sih"


"Mau dandan berapa lama juga tetap aja tu muka"

__ADS_1


"Ih, Elvin kok gitu sih"


"Ya udah ayuklah, ntar make up di mobil aja"


Tapi saat di mobil Elvin tak menghidupkan mesin mobil dan memberi waktu bagi Listra untuk berdandan, dengan Listra berdandan wajahnya nampak segar tak pucat,


"Kok ga jalan Vin?"


"Tunggu kamu selesai sekalian deh, ntar kalo jalan pas nabrak lobang gimana? ntar make up mu berantakan"


"hm, makasih Vin, udah ni ayuk jalan"


"Ga pake eyeliner dkk itu?"


"Ga perlu, cukup pelembab and lipstik aja udah cukup kok"


"Oh, simple banget ya"


"Iya"


Elvin menyalakan mesin mobilnya dan berangkat ke greja,


Saat sampai, benar saja mereka terlambat, sudah masuk nyanyian kedua ucapan syukur,


"Wah, telat karna kamu ni Lis"


"E. .eh. .aku pula disalahkan"


"Dandan lama"


"Kamu juga lama jemput"


"Udah ayuk masuk" Elvin menggandeng tangan Listra masuk gereja,


Selesai ibadah, keduanya konseling untuk pra nikah yang kurang lebih 3 bulan, setelah itu mereka bisa menikah atau bisa ditunda sesuai yang dimau,


"Lis, kalo konseling kita dah selesai, kamu mau kita langsung nikah?"


"Hm, gimana ya? aku kan baru masuk kuliah"


"Meski dah nikah kan bisa kuliah sayang"


Elvin duduk di tangga depan gereja,


Ia sedikit kesal dengan jawaban Listra,


"Hm, itu nanti aja ya, kita tunangan gereja dulu yang penting kan tadi kita dah tanya kapan pendeta sempat"


"Iya sayang" Elvin memegang pipi Listra dan mengecup keningnya,


Raki dan Alki keluar gereja melihat keduanya dianak tangga,


"Hei, ngapain duduk di sini? cari makan yuk" Raki


"Ah, pak Raki"


"Jangan panggil pak dong, kita kan dah mau jadi keluarga, panggil abang aja"


"Hm, iya bang"


Mereka berjalan beriringan menuju warung makan yang tak jauh dari greja,


~nyam. .nyam. .nyam. .nyam. .


"pelan aja sweety makannya"


"Iya honey"

__ADS_1


"Kakak jadi USG?"


"Jadi Lis, abis ini mau ikut?"


__ADS_2