Sia-sia

Sia-sia
teman


__ADS_3

Alki tak terlibat dalam hal lomba yang diumumkan wali kelas kemarin karna dia juga masih anak baru. Dia harus banyak belajar sekarang. Alki melihat murid lain yang sedang latihan paskibraka setelah pulang sekolah, ia juga lihat sekelompok murid lain sedang olahraga bermain tenis meja dan yang lainnya. Alki berdiri di pagar depan kelasnya dan memangku dagu dengan tangannya.


Datang seseorang memeluknya dari belakang, ia terkejut bukan main.


"Ah, siapa ni peluk-peluk" Alki melihat dua tangan melingkar di perutnya


"Apaan sih kaget gitu ni Rofi tahu"


"Oh, aku kira siapa"


"Emang kamu berharap siapa?"


"Ga ada" senyum kecut


"Ngapa kamu masih disini? belum pulang?"


"Ntar deh lagi nengok mereka latihan"


"Tiap hari juga bakalan lihat, ayo pulang bareng aku kamu mau pulang jalan kaki lagi?"


"Hm, ,iya deh aku ikut kamu pulang"


Alki membonceng Rofi.


Ohman diam-diam memperhatikan Alki yang sudah sedari tadi melihat Alki di depan kelasnya.


"Alki"


"iya. ngapa?"


"Tadi aku lihat kak Ohman lihat kamu terus loh"


"iya kah? emang dimana kak Ohman tadi? aku ga nengok"


"masa nggak nengok? kak Ohman lihat kamu dari depan ruangan perpus"


"oh, panteslah kan ada pohon bambu disitu"


"iya emang.


Al, kalo kamu mau kamu bisa ikut aku terus pulang pergi sekolahnya"


"makasih tapi ga apa kok. mungkin dua mingguan lagi aku dibelikan ayahku sepeda"


"oh gitu"


"iya"

__ADS_1


"Rumahmu mana Ro?"


"Gang pertama sebelah kiri di desa kita"


"Oke" Alki membelokkan motor ke gang Rofi


"Ngapa ga ke rumahmu dulu Al"


"Biar aja, aku bisa lanjut jalan kaki dari sini"


sampai rumah Rofi


"makasih ya Ro, aku langsung pulang ni"


"Iya sama-sama dan hati-hati"


"sip"


"Al, besok aku jemput kita betangkat sekolah bareng aja, gimana?"


"oke"


Alki lanjut jalan kaki dari rumah Rofi ke ke rumahnya.


~drrt. . .


*udah ni ayah, tadi ada kawan mau ditebengi. sekarang Alki lanjut jalan kaki


*Iya nak syukur deh dah pulang


*iya Yah


Panasnya siang itu menembus kulit hitam manis Alki, keringatnya becucuran.


~drrt. . .


* hallo sweeti udah pulang ?


*Sudah ni, Alki nebeng temen .


*oke, hari sabtu kami akan ke rumahmu


*kami?


*iya, aku dan orangtua ku


*mungkin paketnya hari ini datang

__ADS_1


*iya honey


*kamu kenapa kok nafasnya gitu?


*Aku jalan kaki ini


*katany nebeng tadi kok jalan kaki?


*ampe rumah dia aja tadi


*gitu


*Ya udah ya


*oke


Alki menutup panggilan


"huh. .capeknya" Alki duduk di teras rumahnya dan berbaring matanya pun hampir sanyup tetutup tapi panggilan ibunya


"Alki, udah pulang ya"


"Iya bu, syalom"


"syalom" sahut ibunya yang ada di dapur


membangunkannya dan ia masuk dalam rumah dan istirahat di kamar.


Alki mengganti bajunya dan mencuci kaki tangannya dan berbaring.


Ia merasa lelah sekali hari ini.


"paket. . apa ada orang di rumah? permisi"


"iya siapa ya" ibu


"ini bu ada paket. Apa benar ini rumah Alki?"


"iya benar bang"


"ini paket Alki, tolong tanda tangan di sini"


"iya. terima kasih bang"


"iya ibu permisi"


Tanpa membuka paketbitu Ibu membawa paket itu ke kamar Alki tanpa membangunkan Alki yang sedang lelap tidur.

__ADS_1


Ibu menutup pintu rumah dan mau istirahat siang juga di kamarnya*.


__ADS_2