
Alki bersenda gurau bersama Iarti juga Budi dan Ohman di rumah Alki.
"eh Ki, mana suamimu belum pulang?"
"belum nih, lagi ketemu klien"
"hebat suamimu masih kuliah ternyata udah kerja"
"iya, aku jadi iri"
"iya, tapi jarang ngobrol kaya gini"
"sibuk banget ya"
"iya, abis pulang kuliah dia langsung kerja pegang laptop kadang keluar buat ketemu klien atau cek lapangan"
"sabar Al, suami kamu kan kuliah sambil kerja buat kamu juga"
"iya sih Ti, tapi aku kangen saat-saat kami bersama bisa ngobrol dan bercanda"
Iarti mengelus pundak Alki
"doakan suamimu biar tetap sehat dan sukses"
"iya Ti, makasih"
"kalo kamu ngerasa kesepian bisa ajak kami keluar atau sekedar makan sama-sama"
"makasih teman-teman"
"iya Alki"
Raki sudah berdiri dipintu rumah beberapa menit lalu dan mendengar percakapan mereka
'maaf Alki sayang aku terlalu sibuk akhir-akhir ini tak banyak luangkan waktu untukmu'
~tok. .tok. . Raki mengetuk pintu
"Al, aku pulang ni tolong bukakan pintinya"
"suamimu pulang tu bukain sana"
"tumben, biasa juga buka pintu sendiri"
"udah sana sambut suamimu"
Alki bangkit dari duduknya dan menuju pintu
~kreak. .
__ADS_1
"baru pulang honey?"
"iya sweety, capek ni"
"masuklah"
"ini aku tadi beli kue, beri ke teman-temanmu juga"
"makasih honey"
"iya sweety"
"hai, suami Alki ya?"
"iya, makanlah kuenya"
"iya trima kasih"
"maaf ya ga bisa aku temani aku mau mandi lalu istirahat"
"iya tidak apa-apa"
Raki menuju kamarnya dan bersiap mandi
Alki makan kue bersama teman-temannya
"suamimu bawain kue bentuk hati loh, sebenarnya buat kamu aja ni"
"he. .he. .iya"
"udah malem ni kita pulang yuk ga enak juga suaminya kan udah pulang juga"
"iya ni, kami pamit pulang ya"
"selamat malam"
"iya, terima kasih sudah datang"
"iya"
Alki mengemas meja dan mengunci pintu, ia menuju kamar
"Ra? udah mandi?"
"udah barusan" Raki menjawab tanpa melihat Alki dan fokus pada laptopnya
"Ra? kamu ga makan?"
"udah tadi waktu ketemu klien"
__ADS_1
"oh. . ."
Alki duduk mendekat Raki yang sibuk dengan laptopnya
Alki bersandar pada bahu Raki manja
"Ra? belum selesai, cium aku dong"
"kamu kenapa sih, aku lagi sibuk ni"
"kamu sibuk mulu ampe ga perhatian lagi ma aku" Alki merajuk
"Al, ini demi kamu juga untuk masa depan kita"
"iya, tapi kamu ga bisa bagi waktu ya? luangkan waktu buat aku bisa ga?"
"sweety, please deh don't to tease me, oke?"
Raki pergi keluar membawa laptopnya ke ruang tamu dan kembali fokus pada laptopnya
"Kalo kamu mau tidur aja di luar"
~brak. . .
Alki menutup pintu kamar dan menguncinya.
"terserah"
Selesai dengan laptopnya Raki pun tidur di sofa ruang tamu.
Paginya. . .
Alki bersiap ke kampus dan membuat sarapan, ia lihat Raki masih tidur di sofa ruang tamu, ia diamkan Raki tak dipedulikannya, ia langsung berangkat kuliah tanpa mengganggu Raki.
"hm, bye honey. may you today to pleasant"
Alki ke kampus berjalan kaki,
"hai Al, ikut aku yuk bareng ke kampus"
"kak Ohman, oke deh"
Alki naik motor Ohman
##
Raki bangun dari tidurnya, ia melihat jam sudah pukul 9, ia tak ada kelas di jam pagi ini.
Alki mungkin sudah di kampus pikirnya.
__ADS_1
Ia ke dapur karna perutnya meronta ingin diisi, sudah ada sarapan di meja makan yang disiapkan istrinya Alki.