Sia-sia

Sia-sia
pulang


__ADS_3

Alki bersiap pulang dari rumah sakit, ibunya mengemasi barang-barangnya ayahnya kerja.


Raki datang menjemput Alki mengantarnya pulang.


"udah siap Ki? ayo kita pulang"


"ia Ra, udah ni, ayo bu"


"iya, barangnya tolong bawakan ya nak Raki"


"iya bu"


"ibu mau mengurus sisa administrasinya"


"udah bu, udah ayah saya bayar, sudah lunas, ibu ga usah khawatir"


"benarkah? nanti ibu ganti ya"


"ga usah bu, kami ikhlas kok"


"kalo gitu terima kasih sekali ya nak Raki sudah banyak membantu kami"


"iya bu sama-sama, cepat lambat juga kita jadi keluarga"


"baiklah"


mereka menuju parkiran naik ke mobil Raki dan menuju rumah Alki.


"Rumahnya dimana ya bu?"


"Di daerah H, lurus aja kalo ada persimpangan belok kiri"


"oh, baik bu"


Raki menekan gas mobilnya.


"Nak Raki? kamu serius dengan anak saya"


"iya bu, saya sayang sekali dengan Alki ntar malam keluarga saya datang ke rumah ibu hendak membicarakan kelanjutan hubungan kami"


"kamu ga nyesel nanti"


"ibu" Alki


"ya ga lah bu, saya malah seneng jika Alki sudah pasti jadi dengan saya, buat apa pacaran kalo ga buat nikah"


"tapi nak, kami ini keluarga biasa ga punya apa-apa"


"bu, saya sayang Alki apa adanya tulus dari hati saya orangtua saya juga setuju"

__ADS_1


"hm, baiklah"


Alki senang mendengar ucapan Raki itu.


"terima kasih Ra"


"iya sayang"


"ibu tak usah repot-repot di rumah"


"iya"


"masuk gang mangga nak"


"iya bu"


"kita sampai Alki"


"iya"


mereka turun dari mobil, Raki memapah Alki masuk rumah


"aku bisa jalan sendiri Ra"


"ga apa"


"kamu istirahat ya, ntar malam siap-siap"


"iya, makasih"


"hm," Raki mengecup kening Alki


"aku ambil barang kamu di mobil dulu ya"


"hm. ."


Raki mengambil barang Alki dari mobil dan ia juga menyiapkan pakaian untuk keluarga Alki nanti malam.


"ini aku taruh disini ya dan ini pakaian buat kamu pake nanti malam dan ini pakaian untuk ayah dan ibumu"


"terima kasih banyak Ra"


"ya udah aku langsung pulang ya sayang"


"baiklah, hati-hati"


"nak Raki ga minum dulu, ibu lagi rebus air ni"


"ga usah repot bu, Raki mau pulang ke hotel"

__ADS_1


"ya sudah hati-hati" suara ibu dari dapur


"iya bu"


Raki pulang


"Al, kok Raki langsung pulang?"


"Mau siap-siap buat ntar malam kali bu"


"oh, gitu"


Malamnya Raki dan keluarga datang ke rumah Alki, Alki dan ibunya masak makanan sederhana.


Mereka memakai pakaian yang diberikan Raki pada mereka.


"syalom, permisi"


"syalom, silahkan masuk"


mereka berbincang di ruang tamu dengan duduk melantai dengan alas tikar seadanya, sedang ibu dan Alki menyiapkan makanan.


Mereka berbincang sedikit canggung karna baru bertemu.


"ini pak sedikit buah tangan dari kami"


"ah, bapak ini repot-repot saja datang ke sini membawa sesuatu" ayah Alki menerimanya


Ibu Alki memanggil mereka masuk ke dapur untuk makan, lagi-lagi hanya duduk lantai beralas tikar.


"maaf ya, inilah keadaan kami hanya bisa duduk di lantai"


"ga apa, kami maklum"


"terima kasih, silahkan dinikmati hidangan sederhana ini"


"terima kasih sudah repot-repot"


"ini hanya makanan biasa"


"iya, tapi ini sesuatu yang sudah cukup nikmat"


"syukurlah jika Raki sekeluarga menyukainya. silahkan dinikmati"


"baiklah, ayo kita habiskan makanan ini"


😁😁😁😁


mereka makan malam bersama dalam kesederhanaan.

__ADS_1


__ADS_2