
"Al, Raki hubungi kamu tadi, kamu ke toilet lama amat"
Alki cek hpnya,
*hallo
*hallo, tadi ngebel ya?
*iya, kamu dimana? ma siapa?
*Aku makan bakso depan rumah ma temen cowok ni, temen waktu kecil dulu
*oh, kalo udah langsung pulang
*iya sayang
*tunggu aku pulang ya
*iya.
*jangan tidur dulu
*iya.
"Aku pulang dulu ya?l
"hm,"
"Berapa mang?"
"30 ribu neng"
Alki mengambil uang didompetnya,
"Ga usah Al, ntar aku yang bayar"
"Aku bayar sendiri za"
"Udah, anggap aku traktir kamu, lain kali kamu yang traktir aku"
"Oke, makasih. Aku pulang ya"
"Hm"
__ADS_1
Ia perhatikan Alki sampai masuk halaman rumahnya. Ia masih duduk santai di mamang bakso itu.
Beberapa saat ia melihat ada seseorang menyelinap masuk pagar rumah Alki, ia curiga dan mengikuti diam-diam.
Orang itu seperti sudah terlatih, geraknya cepat juga tanpa jejak. Orang itu mengetuk pintu rumah Alki dan menaruh sebuah kotak di pintunya.
Listra yang keluar membuka pintu dan mengambil kotak itu.
Teman masa kecil Alki menghubungi Alki agar berhati-hati jika dapat sebuah paket tak jelas tengah malam karna ia melihat ada orang diam-diam masuk rumah Alki dan mengantar paket misterius.
"Ni orang kenapa sih, apa iya"
Listra mengetuk pintu kamar Alki,
"Kak, ada paket ni tapi aneh paketnya dah depan pintu"
Alki keluar menerima paket itu,
'Apa ini yang dimaksud teman masa kecilku itu' pikir Alki
Alki jadi penasaran apa isi paket itu tapi juga takut membukanya,
akhirnya ia hanya simpan paket itu di bawah kasurnya.
Dengan posisi menyandar dibantalan, tapi karna lama menunggu, ia pun ketiduran dengan posisi itu.
~kriet, , Raki pulang,
'Wah, istriku ini benar-benar nunggu aku toh ampe ketiduran kaya gitu'
Raki memperbaiki posisi tidur Alki dan menyelimutinya, Alki tidur sangat nyenyak hingga tak ia bangunkan. Raki mandi lalu tidur.
~Esoknya, subuh jam 4
"Hm, udah pagi kah?" Alki mrngucek matanya dan, ,
"ah, sejak kapan kamu bangun?"
"terkejut ya?"
"Ya iyalah, kamu natap aku deket gini"
"Maaf sayang, aku mau ni semalam kamu tidur nyenyak banget ga tega aku bangunin jadi aku nunggu kamu bangun aja"
__ADS_1
"Oh gitu, maaf. Abis kamu lama aku jadi ketiduran"
Raki bersandar dan ternyata sudah tanpa baju.
"Yah semalam emang lama karna klien ngajak ketemu di restoran udah tu ngajak ke club, kelamaan di club, ga mungkin kan aku pulang duluan"
"hm"
"Maaf ya sayang buat kamu nunggu lama"
"Iya gapapa"
Raki menyumbu Alki dan.. . .
Kurang lebih 2 jam mereka berseteru,
"Udah Ra? udah pagi ini, ga capek apa?"
"Aku abis minum bir semalam jadi kuat gini"
"Oh, aku capek ni ntar siang juga ada kelas"
"Tanggung sayang, sekali lagi ya"
"Baiklah, udah tu udah ya"
"iya"
Setelah selesai mereka pun terlelap tidur karna letihnya tanpa peduli pada matahari yang sudah mulai meninggi.
~tok. .tok. .
"Kak, kak Alki dan Raki belum bangun kah? udah siang ni, ga kuliah kah?"
Tak ada jawaban dari dalam.
"Kak Al, Kak Raki, hallo?"
'masih tidur kah?'
"Kak, Listra mau pergi ni mau daftar sekolah"
Lagi-lagi tak ada jawaban.
__ADS_1
'sepi amat, ya udah ah aku berangkat aja'