
Alki bangun sudah jam 12, ia ketinggalan kelas begitu juga Raki,
"Ra, kita telat kelas ni"
"Biat aja sekali-kali bolos"
"Ih, kamu ni, aku mandi dulu"
"hm. ."
Alki merasa pegal seluruh tubuhnya, Raki benar-benar buas tadi pagi.
Alki keluar kamar mandi dan membuka lemari baju,
"Ah, ada ****** dimana-mana gimana mau nutupnya ni"
"Pake baju kerah tinggi aja sayang"
"Mana ada, kamu sih"
"Lah aku pula, kamu juga mau toh"
"belilah"
"Aku lagi hamil, inget?"
"Oke, ntar aku beliin kamu dirumah aja"
"Makasih sayang"
Raki memesan baju secara online ia malas keluar karna cuaca yang sangat panas.
Ia sibuk dengan hp nya.
"Kok masih disini? ga jadi beli?"
"Beli online ntar diantar bajunya"
"Lama datang kali ntar tu"
"Ntar sore pasti datang"
"Hm. ."
Alki menyalakan televisi, ia menonton drama.
Ia serius dan dalami drama itu, air matanya mengalir membasahi pipinya ia tak bersuara.
Raki melihat Alki yang diam menangis.
"Kamu ngapa nangis sayang?"
Alki tak menjawab,
"Oh, gara-gara nonton drama?"
__ADS_1
Alki teringat bahwa ia harus periksa kandungan,
"Ra, ntar malam antar periksa ya"
"Ntar malam ga bisa, aku harus ketemu klien"
"Masa aku periksa sendiri sih?"
"Bawa Listra nanti kan bisa"
"Gitu kamu ya" Alki berdiri dan kembali ke kamarnya dengan cemberut,
"Terserah kamu Al mau marah atau apa, klien ntar malam itu penting kami dah lama kerja sama"
Alki tak perduli dan baring dikasurnya.
'bosan dirumah, dia iya kerja, lah aku? cuma dirumah. Apa aku coba cari kerja sambilan aja ya"
~drrt,
*Hai Dina apa kabar?
*Baik, kenapa Al?
*Kamu dimana sekarang?
*Aku kerja di kafe dekat kampus
*Aku boleh ikut kerja ga?
*Oh, oke.
"Hadeh, susah juga cari kerja ya"
Alki coba membuat gambar komik, ia coba-coba siapa tahu bisa dimuat.
Ia kelelahan dan berhenti lalu mandi bersiap periksa.
Raki juga bersiap pergi,
"Kamu ga bisa antar aku kah? ntar pulangnya aku sendiri"
"Ini udah malem ntar kamu kenapa-napa dijalan gimana? udah, ajak Listra aja aku lihat dia ada dikamarnya tu"
"hm. ."
Alki nekat pergi sendiri periksa,
~drrt, kring, ,
*halo teman masa kecil, temeni aku yuk
*halo, kemana?
*temeni ke bidan
__ADS_1
*malam-malam gini? ma suamimu aja
dia sibuk
*masa buat istri ga bisa nyempatin waktu
*dia harus ketemu klien penting
*oh gitu,
*gimana mau ga? aku dah dijalan ni
*Astaga, kamu udah jalan
*iya ni mau keluar gang
*kamu stop disitu dan tunggu aku
*oke*
"Gila ni anak nekat aja periksa sendiri malam-malam"
Alki menunggu teman masa kecilnya itu diujung jalan gang,
Malam itu masih awal jam-jam 8 tapi area sekitar sudah agak sepi hingga membuat Alki sedikit takut,
~srek. .srek. .
Alki menoleh ke arah suara dengan takut,
"apaan tu ya? orang apa binatang?"
Alki mendekat ke arah suara, ternyata,
~miaou. . seekor kucing kecil
"huff. aku kira apaan"
"Hei Al, ayo naik"
Alki terkejut mendengar suara teman masa kecilnya itu,
"kamu ni buat orang terkejut aja"
"Maaf, kamu juga sih ga waspada, cepet naik"
"Iya"
Teman masa kecilnya itu membukakan pintu mobil depan untuk Alki.
"Aku duduk didepan?"
"Iyalah, kalo kamu duduk dibelakang aku jadi kaya sopir taksi aja"
ha. .ha. .
__ADS_1