
Alki menunggu Raki didepan Indomaret,
ia merasa sangat pusing pandangannya mulai kabur.
'kok gini amat sih aku hamil? ni pasti karna ga makan'
Alki bersandar dan memejamkan matanya.
Raki keluar dari indomaret menaruh barang dekat Alki dan ia mencuci tangannya.
"Al, sweety, get up" Raki mengguncang tubuh Alki agak kuat dan seketika Alki bangun karna merasa takut.
"ha. .ha. .ekspresimu takut gitu ya. .ha. .ha. ."
"apaan sih kamu ga lucu ya, bangunin ya ga perlu kaya gitu juga kali"
"maaf sweety, ayuk pulang"
"yuk lah" Alki bangun dan masih merasa kesal pada Raki
Alki berjalan pelan karna ia jadi pusing lagi setelah tubuhnya diguncang Raki tadi.
Alki memegang kepala dan perutnya,
"kamu kenapa sayang? masih sanggup jalan ga?"
"masih" Alki berusaha bertahan hingga masuk mobil.
Raki menaruh barang barang di bagasi,
Raki menekan gas mobilnya menuju rumah.
"Sweety? kok tidur lagi?"
"kepalaku pusing banget apalagi kamu guncang tadi, makin jadi ni pusingnya, jadi mual"
"maaf, kalo mau muntah ada kantong plastik tu di kotak depanmu"
"iya" Alki berbicara dengan menutup matanya.
__ADS_1
~sampai rumah,
Raki langsung turun membawa masuk belanjaannya dan kembali ke mobil menggendong Alki ke kamar.
"sayang, istirahat ya?"
"hm. . ."
Raki mengecup kening Alki dan berbaring disebelahnya, ia merasa letih.
Sorenya Raki bersiap karna harus bertemu klien.
"sayang, bangun udah sore"
"iya" Alki bangun dan duduk bersandar,
"kamu mau kemana?"
"aku mau ketemu klien kemungkinan ampe malem" Raki merapikan bajunya,
"oh, pergilah" Alki turun ranjang dan masuk kamar mandi,
"Sayang, aku berangkat ni hati-hati di rumah kunci semua pintu, kalo ngerasa kesepian minta temenmu datang aja"
~drrt. . .
**apa kabar? apa benar ini Alki?
*baik, benar, siapa ya?
*temanmu
*siapa?
*kamu sekarang dimana? aku dengar kamu udah nikah ya sekarang?
*iya, kenapa, ni siapa sih?
*ntar juga kamu tahu.
__ADS_1
"Siapa ni orang buat penasaran, temanku yang mana?"
~drrt. .
* Sweety, aku pulang larut ni, kamu ga usah tunggu aku makan malem kalo dah ngatuk tidur aja
*iya honey, i'm fine.
*good. .
"ah nonton aja deh sambil ngemil"
Alki menyalakan tv dan ke dapur mencari cemilan, tapi cemilan dirumah ga ada.
"hadeh, coba kemaren sekalian beli ya? ah terpaksa masuk indomaret ni malem gini"
Alki bersiap ke indomaret dengan menggunakan masker dan sarung tangan sekali pakai tak lupa ia membawa handsanitizer.
Alki berjalan kaki menuju Indomaret yang ada dipersimpangan jalan ya butuh kira-kira 15 menit ke sana, indomaret yang paling dekat rumah.
Saat hendak masuk indomaret ia hampir menabrak seorang pemuda.
Ia mengalah untuk tidak membuka pintu dan membiarkan orang itu keluar lebih dulu.
"terima kasih" ucap pemuda itu di telingaku,
Alki hanya mengangguk.
Sebelum pergi orang itu memegang tangan Alki dan menyelipkan sebuah kertas.
"Apaan sih orang ni, surat apa lagi"
Alki terkejut saat membacanya, orang itu adalah orang yang mengirim pesan padanya tadi.
~penggemarmu
*lain kali kalo jodoh pasti ketemu lagi. . yang sms tadi aku.
"gila ni orang, kenal juga nggak, ah bodo amat" Alki membuang kertas itu ke tong sampah.
__ADS_1
Pemuda itu memperhatikan Alki dari jauh dan diam-diam mengambil fotonya.
Langsung dijadikannya walpaper layar ponselnya.