Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 96


__ADS_3

Waktu berlalu dengan cukup cepat, Yang Zhou mulai kewalahan. Ia tak tahu mengapa mahluk besar itu (Z), menyerangnya. Setelah mulai terpojok, Yang Zhou pun mengambil langkah aman.


"Sepertinya mereka memang tidak akan bisa di ajak bicara"


Ucap Yang Zhou lalu merubah wujudnya menjadi wujud raja dewa naga.


Perubahan Yang Zhou itu membuat semua orang terkejut. Lantaran energi suci yang besar meledak dari wujud itu. Menyebabkan sebuah gelombang kejut yang membuat Z terguncang.


"Energi suci?"


Z terkejut.


"Energi suci? bukankah sebelumnya ia memancarkan energi iblis? bagaimana mungkin?"


R terkejut.


Seketika, setelah perubahan itu, Z berhenti menyerang Yang Zhou. Z dan R kemudian saling menatap dan lalu kemudian mengangguk. R lalu pergi dengan cepat. Yang Zhou yang sudah siap menghadapi serangan berikutnya pun terkejut.


"Hah, hah, hah.....kenapa dia berhenti?"


Sambil mengatur nafas karena kelelahan, Yang Zhou terheran heran dengan tingkah laku Z yang tiba tiba berhenti. Padahal Yang Zhou sudah bersiap untuk menahan serangan berikutnya.


"Dia benar benar berhenti menyerang? beast macam apa mereka? kenapa mereka begitu kuat?!"


Pikir Yang Zhou.


Dari jarak ratusan kilo meter dari gerbang masuk, Yang Zhou merasakan hawa keberadaan seseorang yang jauh lebih mengerikan dari kedua beast raksasa di hadapannya. Hawa keberadaan itu membuat Yang Zhou terduduk lemas. Padahal ia masih berada di dalam wujud raja dewa naga nya.


"Brak!"


Sesosok pria tua pun tiba dengan cepat. Pria tua itu ternyata adalah Meng Hao. Sang penjaga sekaligus pemilik dari kota netral,zyuran.


"Orang ini, dia bukanlah seorang pria tua biasa! aura yang mengelilinginya, bukanlah aura seorang manusia! energi dan hawa keberadaanya tidak masuk akal!"


Yang Zhou yang tengah kelelahan itu menjadi semakin tak berdaya. Para tetua yang melihat kedatangan Meng Hao seketika langsung tak sadarkan diri. Yang Zhou masih belum tahu kenapa ia di serang secara tiba tiba.


"Dia lah orangnya, tuan"


Ucap R sambil memberi salam ke Meng Hao.


Meng Hao melirik ke arah Yang Zhou dan seketika Yang Zhou pun tak sadarkan diri. Dalam waktu yang begitu singkat, Meng Hao dan Yang Zhou menghilang entah kemana perginya.


Tekanan di gerbang masuk menjadi stabil kembali dan para tetua pun di bawa ke rumah tabib terdekat oleh para penduduk.


Sebuah tempat di dalam tanah di bawah kota netral, Zyuran


Yang Zhou tengah tak sadarkan diri dan di periksa oleh Meng Hao.

__ADS_1


"Anak ini, ia memiliki energi iblis yang sangat kuat. Hampir setengah dari energi Ki ku. Tapi ia juga memiliki sebuah energi suci yang jauh lebih murni dari Dewi spirit. Siapa anak aneh ini?"


Ucap Meng Hao sesaat setelah menaruh tangannya ke dahi Yang Zhou.


Meng Hao lalu membuka baju Yang Zhou dan mendapati simbol aneh di lengan Yang Zhou.


"Simbol ini, apakah dia keturunan iblis?"


Pikir Meng Hao.


"Tapi darimana energi suci yang sangat murni ini berasal? aku harus mencari tahunya lebih jauh"


Ucap Meng Hao yang kemudian memasuki alam spiritual Yang Zhou. Meng Hao menerobos masuk ke dalam alam spiritual Yang Zhou hingga sampai ke tempat naga hitam berada.


"Ada roh esensi sejati di sini? apa mungkin?!"


Meng Hao terkejut. Karena roh esensi sejati milik Yang Zhou menekan roh esensi milik Meng Hao.


"Siapa mahluk bodoh yang berani datang ke sini untuk mati?! berani beraninya kau menerobos masuk ke dalam alam spiritual Yang Zhou!"


Naga hitam marah.


Meng Hao berjalan jauh ke dalam dan sampai tepat di hadapan naga hitam. Meng Hao terkejut.


"Roh esensi sejati dalam bentuk naga?! roh esensi sejati terkuat?! bagaimana anak ini bisa memiliki nya?!"


"Ada berbagai macam bentuk roh esensi. Mulai dari roh esensi kucing hingga naga. Mulai dari yang terlemah sampai yang terkuat, roh esensi sejati di bedakan menjadi 3 tingkat. Bawah, menengah, tinggi. Roh esensi sejati dalam bentuk naga adalah roh esensi sejati tingkat tinggi. Sementara milikku yang merupakan roh esensi sejati dalam bentuk kerbau adalah roh esensi sejati tingkat bawah. Mana mungkin ini terjadi?"


Pikir Meng Hao.


"Tapi ranah anak ini bahkan sudah mencapai early immortality tahap menengah. Tingkat kultivasi yang sangat tinggi untuk anak seusianya"


Pikir Meng Hao.


"Hey! apakah kau tuli?! apa kau mengabaikan ku!?"


Ucap naga hitam dengan penuh amarah.


Roh esensi sejati dalam bentuk kerbau di dalam tubuh Meng Hao pun mulai terdesak dan tertekan. Itu membuat Meng Hao harus mundur dan keluar dari alam spiritual Yang Zhou. Karena jika tidak, roh esensi sejati miliknya akan tertelan oleh roh esensi sejati milik Yang Zhou yang lebih tinggi tingkatannya.


Meng Hao pun keluar dari alam spiritual Yang Zhou.


"Anak ini, bagaimana bisa ia mendapatkan roh esensi sejati tingkat tinggi? jika aku terlalu lama di alam spiritual nya, aku takut aku tidak akan pernah bisa kembali ke dunia nyata"


Pikir Meng Hao.


"Lebih baik aku mengawasinya untuk sementara. Biar ku lihat apa yang di lakukan nya di kota ku ini"

__ADS_1


Pikir Meng Hao.


Tiba tiba, Yang Zhou terbangun dan membuka matanya. Ia mendapati dirinya terbaring di sebuah kasur yang cukup nyaman. Ternyata itu adalah kasur tempat guru akademi dan para tetua menginap.


Catatan : sesaat sebelum Yang Zhou benar benar sadar, Meng Hao menggunakan elemen nya yang juga merupakan elemen ruang. Sehingga Yang Zhou dapat di pindahkan dengan cepat ke penginapan para tetua. Elemen ruang Meng Hao berada di tingkatan yang berbeda dengan Yang Zhou.


"Dimana aku? kenapa aku bisa ada di sini? bukankah tadi aku tengah bertarung?"


Yang Zhou bangun dari kasurnya. Ia melangkah keluar dari kamarnya dan kebetulan juga, tetua pertama tengah berjalan di lorong penginapan hendak menuju kamar ketua akademi.


"Yang Zhou? sejak kapan kau ada di kamar itu?"


Tanya tetua pertama.


"Aku tidak ingat, saat aku bangun, aku sudah berada di sini"


Ucap Yang Zhou.


"Hah~, syukurlah kau baik baik saja. Kami tadi sempat khawatir kau tidak akan kembali lagi"


Ucap tetua pertama sambil mengelus dadanya.


"Benar, aku beruntung. Tapi aku masih bingung, siapa yang membuatku berada di sini"


Ucap Yang Zhou sambil mencoba mengingat apa yang baru saja terjadi hingga Yang Zhou berada di tempat itu.


"Ah sudahlah, yang terpenting sekarang adalah keadaan ketua akademi. Kita harus segera pergi ke kamarnya"


Ucap tetua pertama.


"Memangnya ada apa?"


Tanya Yang Zhou.


"Ketua akademi menerima luka yang sangat parah di jiwanya. Sepertinya saat kedatangan pria tua itu, ketua akademi terkena serangan gelombang jiwa. Itu membuat jiwanya hampir terpisah dan terangkat dari tubuhnya"


Ucap tetua pertama.


"Apa?! bagaimana bisa?!"


Yang Zhou terkejut.


"Saat serangan gelombang jiwa itu di lepaskan, ketua akademi berada dekat dengan mu kau ingat? mungkin karena itulah dampak serangan itu sangat fatal baginya. Beruntungnya, aku dan para tetua lainnya sedang berjarak cukup jauh dari mu. Tapi tetap saja, dampak yang di hasilkan tidak ringan. Banyak penduduk yang mati di tempat karena serangan itu. Sungguh sangat mengerikan"


Ucap tetua pertama.


Tanpa pikir panjang, setelah mendengar perkataan tetua pertama itu, Yang Zhou lalu langsung berlari menuju kamar ketua akademi.

__ADS_1


Penjelasan : kenapa Yang Zhou bisa tahu kamar tempat ketua akademi berada? itu karena ia sudah mampu merasakan apa apa saja kehidupan di sekitarnya tanpa perlu menyebarkan auranya lagi. Itulah salah satu peningkatan Yang Zhou setelah naik tingkat.


__ADS_2