Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 70


__ADS_3

Yang Zhou mengumpulkan kekuatan yang di pusat kan pada telapak tangannya hingga berubah menjadi sebuah bola energi berukuran kecil lalu melemparkannya kepada pamannya itu dengan kecepatan yang gila.


Namun, serangan itu dengan cepat di hadang oleh seorang pria dengan tubuh besar dan kulit pucat seputih mayat.


"Kecepatan serangan ku mampu di ikuti?! apa apaan itu, dia memulihkan diri?!"


Yang Zhou tampak menjadi lebih kesal lagi dan amarahnya pun bertambah. ia tampak begitu emosi dengan keadaan di sekitarnya.


"Kenapa? apa kau terkejut? hahaha! aku adalah seorang alkemis! bukan alkemis sembarangan! aku adalah alkemis tingkat master!"


Tiba tiba, ayah Yang Zhou menyerang Yang Zhou dengan formasi dan gaya serangan Yang kacau namun begitu bertenaga.


"Ayah? kenapa kau menyerang ku?! aku anakmu!"


Yang Zhou kebingungan dengan apa yang dilihatnya. Ayahnya tiba tiba menyerang dengan brutal dan ganas, seolah olah bukan ayahnya. Yang Zhou menjadi bimbang, apa yang harus ia lakukan, ia sendiri pun juga tidak tahu.


"Hahaha! ayo serang ayahmu itu! dia hanyalah seonggok mayat yang ku ubah menjadi sebuah Undead!"


Mendengar perkataan itu, amarah Yang Zhou menjadi jadi. Dengan dorongan kemarahan yang begitu kuat, Yang Zhou menyerang pamannya itu berkali kali walaupun Undead ayahnya juga terus membuatnya terluka. Ia mengabaikan Undead ayahnya dan memfokuskan serangannya pada pamannya.


"Mati! mati! mati! mati! matilah kau bajingan!"


Seluruh serangan Yang Zhou menjadi kuat namun tidak akurat. Serangan Yang Zhou yang biasanya kuat dan tepat pun menjadi berantakan karena emosi yang tak terkendali. Serangan Yang Zhou juga berkali kali di tangkis oleh Undead seorang pria dengan tubuh besar itu.


"Aduh~, sepertinya semua serangan mu itu sia-sia. Lihatlah para budak ku yang kuat dan penurut itu, aku hanya memberikan mereka pil kebangkitan dan mereka sudah menjadi budak yang bisa ku kendalikan bak sebuah boneka! hahahah!"


Yang Zhou yang marah pun semakin marah. Kepalanya sudah di penuhi oleh kebencian yang begitu dalam. Namun berkat jiwanya yang sudah di tempa, Yang Zhou dapat mengendalikan dan mengontrol kekuatannya walaupun tidak sepenuhnya.


"Kenapa!? apa kau ragu untuk menyerang ayahmu?! tak apa! lagi pula dia hanyalah seorang boneka! hahaha"


Di pancing dan di tekan terus menerus dengan kata kata pamannya, kemarahan Yang Zhou pun akhirnya sampai pada tahap puncak. Sebuah aura hitam yang begitu pekat bagaikan asap pun dengan cepat menyelimuti tubuh Yang Zhou.


"Kau! harus mati!"


Asap hitam yang begitu pekat itu kemudian membungkus seluruh lapisan tubuh Yang Zhou. Sebuah armor tulang dengan kerangka bagaikan sebuah tulang hitam yang di susun seperti baju zirah. Warna mata Yang Zhou yang tadinya kuning pun berubah menjadi merah terang dengan pupil tajam bagaikan pupil seekor kucing.


Dari tubuh Yang Zhou, keluar sebuah gelombang tekanan yang mengguncang alam di sekitarnya. Yang Zhou terus menerus berteriak bagaikan orang yang kerasukan. Ia membentuk sepasang tanduk panjang di dahinya. Rambutnya yang hitam juga berubah menjadi putih perak.


"Sebuah gelombang tekanan yang begitu kuat! aku yang hanya tergores sedikit saja karena di lindungi oleh boneka ku saja sampai membuat jantung ku ingin meledak! aku harus mulai serius juga!"

__ADS_1


Paman Yang Zhou mengatakan jurus nya dan kemudian sebuah guncangan kuat pun muncul dan seekor mahluk raksasa keluar dari dalam tanah. Itu adalah Undead seekor beast tingkat 19 yang sudah di perkuat berkali kali dengan pil buatan paman Yang Zhou.


"Hahahaha! akhirnya giliran ku tiba! hahahaha"


Yang Zhou tertawa dengan suara yang menggema di seluruh penjuru hutan dengan suara yang bukan milik Yang Zhou. Ia tersenyum lebar dengan ekspresi yang sangat berbeda dari Yang Zhou yang biasanya.


"Warna rambut itu! warna rambut yang ada di dalam buku sejarah manusia! rambut putih seperti perak! warna rambut seorang iblis!"


Dengan kecepatan tak terukur Yang Zhou pun menyerang pamannya. Sebuah serangan yang sudah dapat di pastikan dapat membunuh seorang master pada tingkat Erly immortality tahap puncak sekalipun. Namun, serangan itu tampak di tangkis oleh beast dengan tubuh raksasa itu.


"Dengan tubuh sebesar itu, kecepatan mu boleh juga"


Sebuah suara yang jelas bukan milik Yang Zhou pun keluar dari mulut Yang Zhou. Suara itu terdengar jauh lebih tenang dari suara Yang Zhou yang seharusnya tengah mengamuk. Langkah serangan Yang Zhou saat tubuhnya berubah juga menjadi jauh lebih kuat dan tepat.


"Sudah jelas! beast ini bukanlah beast biasa! dia adalah Undead ratu singa berdarah! seorang beast spesial yang dapat mengendalikan darah! walaupun aku tidak bisa membuat para boneka ku mengeluarkan elemennya, tapi fisik mereka jadi jauh lebih kuat dari pada sebelumnya!"


Setelah menerima serangan Yang Zhou, beast itu memulihkan diri dengan begitu cepat. Sebuah serangan fatal pada punggungnya hilang begitu saja.


"Begitu kah menurut mu? fisik dari para boneka mu ini kuat? bagaimana dengan fisik anak ini?"


Tanya Yang Zhou dengan senyuman yang menandakan ia menantang pamannya.


"Sepertinya kau sudah cukup tenang, seperti orang yang berbeda saja, siapa kau?"


"Aku? oh, aku hanya sebuah roh iblis yang belum menyatu dengan anak ini karena sebuah alasan"


Ucap roh iblis.


"Sebuah roh iblis? bukan kah suku iblis sudah musnah?"


Ucap paman Yang Zhou.


"Musnah? jangan bercanda! kami belum selemah itu hingga harus musnah. Kami hanya menepati janji kami dengan seseorang"


Ucap roh iblis.


"Lalu apa hubungan mu dengan anak ini?"


Tanya paman Yang Zhou.

__ADS_1


"Kau ini banyak tanya ya? kau tidak perlu tahu apa hubungan ku dengan anak ini, karena kau sebentar lagi akan mati"


Roh iblis itu mengeluarkan pedang Yin Yang yang juga sudah berubah bentuk menjadi jauh lebih besar dan dengan lapisan pedang hitam yang menyelimuti pedang Yin Yang.


"P-pedang itu! bukan kah itu pedang tingkat suci?! pedang Yin Yang! bagaimana kau bisa mempunyai pedang sekuat ini?!"


Paman Yang Zhou mulai berkeringat dan panik dengan kemunculan pedang Yin Yang itu.


"Ada apa? kenapa kau tiba tiba jadi seperti tikus? apa kau ketakutan melihat pedang tingkat suci ini? anak ini bekum sepenuh nya mampu mengeluarkan potensi pedang ini, tapi aku berbeda"


Roh iblis itu memisahkan pedang Yin Yang menjadi dua dan menyerang dengan dua elemen sekaligus. Es putih Aurora yang ada pada pedang itu berubah menjadi hitam saat di keluarkan.


Api hitam yang ada pada pedang itu menjadi api putih perak yang panasnya terasa bahkan pada jarak 300 meter.


"Es hitam itu tidak normal! terlalu dingin! namun di sisi lain api putih itu juga sangat gila! tubuh ku seperti di bakar! aku harus segera menyelamatkan diri! ini terlalu beresiko jika terus di lanjutkan!"


Paman Yang Zhou pun kabur dengan Undead beastnya yang di tinggalkannya sebagai pengalihan. Namun, roh iblis itu tidak pernah memalingkan pandangannya dari paman Yang Zhou sedetik pun.


"Kau ingin melarikan diri hah? jangan membuatku tertawa!"


Sebuah dinding es raksasa pun muncul mengelilingi paman Yang Zhou dan membuatnya seolah olah berada di ruangan yang dindingnya terbuat dari es.


"D-dingin! tu-tubuhku seperti akan m-membeku"


Ucap paman Yang Zhou dengan lemah.


Sebuah api putih pun masuk ke dalam ruangan es itu dan membakar bagian dalam ruangan itu. Sebuah teriakkan yang penuh rasa sakit pun muncul dari ruangan itu. Itu adalah teriakkan terakhir dari paman Yang Zhou.


"Aaaaaaaaaaaaaaarrrggghhhhhhhh! panas! panassssss!!!"


Selang beberapa detik, teriakan itu pun menghilang dan tak terdengar lagi.


"Oh, sudah mati? padahal baru beberapa detik"


Ucap roh iblis itu.


Diding es itu dicairkan dan api putihnya pun di padamkan oleh roh iblis itu. Sebuah abu yang berserakan pun muncul. Itu adalah abu dari paman Yang Zhou yang bahkan tak berbentuk seperti sebuah abu.


"Baiklah, tugas ku sudah selesai, dengan ini, tuan sudah aman. Waktunya kembali"

__ADS_1


Kesadaran Yang Zhou kembali dan tubuh Yang Zhou pun tumbang karena kekuatan yang di keluarkan oleh roh iblis itu membebani tubuh Yang Zhou secara berlebihan.


Chapter 2 nya nanti sore ya, saya ada sekolah 🗿


__ADS_2