Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 56


__ADS_3

Yang Zhou meneteskan darahnya di tangan sang raja.


"I..ini benar benar darah sang leluhur!darah leluhur yang melegenda!" kata sang raja spirit.


"Apakah sehebat itu?" tanya Yang Zhou.


Luka sayatan yang Zhou langsung pilih dalam hitungan detik.


"Benar!itu bukan hanya hebat!darah tuan Yang berwarna biru, itu berarti, tuan Yang adalah spirit leluhur generasi pertama!" kata sang raja.


"Spirit leluhur generasi pertama?apa maksudnya itu?" tanya Yang Zhou.


"Spirit leluhur generasi pertama adalah spirit pertama yang ada di dunia ini, bisa di bilang seperti pendiri para ras spirit kami" kata sang raja.


"Spirit leluhur generasi pertama lahir 9000 tahun lalu, di alam manusia, spirit pertama yang melahirkan kami, ras spirit adalah manusia, Dewi spirit" kata sang raja.


"Manusia?bagaimana bisa manusia menjadi spirit?" tanya Yang Zhou.


"Kami juga tidak tahu, tapi, menurut garis keturunan leluhurku, spirit leluhur generasi pertama adalah seorang wanita dari ras manusia yang berevolusi menjadi seorang spirit, sekarang, manusia itu di panggil, Dewi spirit" kata sang raja.


"Begitu ya" kata Yang Zhou.


"Tuan, bolehkah saya tahu, anda berasal dari kekaisaran apa di alam spirit ini?" tanya sang raja.


"Eh, aku bukan berasal dari alam spirit, aku juga bukalah seorang spirit, aku manusia" kata Yang Zhou.


"Apa?!tidak mungkin, tuan Yang bercanda kan?" sang raja spirit terkejut.


"Tidak, aku serius, aku seorang manusia" kata Yang Zhou.


"A...apa?!tuan Yang, bolehkah aku melihat kekuatan spirit mu dan mengecek apakah kau benar benar manusia atau bukan dengan mata spirit ku?" tanya sang raja.


"Silahkan, aku tak keberatan" kata Yang Zhou.


Raja spirit kemudian mengaktifkan mata spirit nya dan mengukur kekuatan spirit Yang Zhou.


"Kau benar benar seorang manusia?e....e...energi spirit mu sangat besar!ini tidak masuk akal!" kata sang raja spirit saat menggunakan mata spirit nya.


Saat sedang mengukur kekuatan Yang Zhou, tiba tiba, mata sang raja spirit berdarah.


"Argh!mataku!" kata sang raja spirit.


"Ada apa yang mulai?apa kau melihat sesuatu?!" tanya si penasehat.


"A...ada sebuah bayangan besar!s...seperti seekor naga!padahal aku hanya melihatnya sekejap, tapi rasanya seperti menghadap ke jurang kematian!" kata sang raja.


"A...apa?padahal mata spirit para bangsawan bukanlah mata spirit biasa, bahkan bisa di buat sampai seperti ini?" pikir si penasehat.


"Kau baik baik saja?maaf sudah membuat mu terluka" kata Yang Zhou.


"Tidak apa apa tuan Yang, ngomong ngomong apa itu tadi?" tanya sang raja spirit sambil memegangi matanya yang terluka.


"Kau bilang kau melihat seekor naga kan?hmm....itu mungkin naga hitam, esensi sejati kekuatan ku" kata Yang Zhou.


"Apa?!esensi sejati?bukankah itu adalah roh elemen yang hanya mampu di bangkitkan jika tingkatan elemen seorang kultivator mencapai tahap master!" kata sang raja.


"Tuan Yang, kau sungguh luar biasa, bukan hanya kekuatan spirit mu yang tidak masuk akal, tingkat elemen dan darah leluhur spirit generasi pertama itu juga sangat luar biasa" kata sang raja spirit.


"Anda terlalu berlebihan" kata Yang Zhou.


"Tunggu sebentar, jika kau adalah seorang manusia, dan memiliki kekuatan spirit, apa itu artinya kau adalah manusia pilihan Dewi spirit?!" tanya si penasehat.


"Mungkin.....begitu?" kata Yang Zhou dengan agak ragu.


"Sudah dipastikan!tuan Yang adalah manusia pilihan Dewi spirit!walaupun kekuatan spirit tuan Yang jauh lebih besar dari para manusia pilihan Dewi spirit sebelumnya, ia sampai bisa masuk ke alam spirit ini, itu sudah cukup untuk membuktikan bahwa ia adalah manusia pilihan sang Dewi!" kata sang raja.


"Hua Chen, cepat sebarkan berita tentang tuan Yang adalah seorang manusia pilihan Dewi spirit!hapus julukan anak darah dari nama tuan Yang!beritahukan bahwa sang penyelamat ras spirit sudah tiba!" kata sang raja.

__ADS_1


"Baik!" kata si penasehat.


"T.. tunggu, apa itu tak terlalu berlebihan?" tanya Yang Zhou.


"Apa maksudmu?itu hal yang wajar, kau adalah manusia pilihan Dewi spirit, dan itu adalah berita baik, tidak apa kan menyebarkan berita baik ini ke seluruh kekaisaran agar para rakyat tenang?" kata sang raja.


"Anda benar, berbicara tentang rakyat, apa anda tahu apa yang terjadi pada kota kota kecil di kekaisaran selain Bu kota saat anda sedang lumpuh?" tanya Yang Zhou.


"Apa terjadi sesuatu?" tanya sang raja.


"Benar, kota kota kecil di kekaisaran hampir tak terurus, karena tak adanya perintah dari mu, masyarakat kota kota kecil seperti kota Du terabaikan, aku punya permintaan" kata Yang Zhou.


"Aku benar benar tidak tahu, maafkan aku yang ceroboh ini, katakan saja permintaan mu" kata sang raja.


"Aku ingin anda memeriksa seluruh anggota kekaisaran dan menyingkirkan tikus tikus kekaisaran hingga tuntas" kata Yang Zhou.


"Selama anda lumpuh, mungkin para tikus itu yang mengambil dana kota kita kecil di kekaisaran" kata Yang Zhou.


"Aku mengerti, pasti akan kucari tahu dan singkirkan mereka" kata sang raja.


"Terimakasih" kata Yang Zhou.


"Aku sangat kagum padamu, padahal kau adalah seorang manusia, tapi kau sangat peduli dengan kota kota di kekaisaran spirit ini" kata sang raja.


"Itu bukan apa apa, aku hanya tidak tahan melihat orang orang kecil tak berdosa itu menderita, dan lagi, aku memiliki teman di kota kota kecil itu" kata Yang Zhou.


"Begitu" kata sang raja.


"Oh ya, aku ingin bertanya satu hal lagi" kata Yang Zhou.


"Apa itu, jangan sungkan, tanyakan saja" kata sang raja.


"Penasihat mu mengatakan bahwa anda terlalu memaksakan diri untuk membuat array pelindung agar kekaisaran mu ini terlindungi dari raja spirit beat yang akan bangkit kan?" tanya Yang Zhou.


"B..benar, aku hanya khawatir kekaisaran ku akan musnah jika aku bahkan tak mampu melindungi kekaisaran yang aku pimpin" kata sang raja.


"Ah itu memang sudah tugasku" kata sang raja.


"Benar, kalau begitu, bisa bawa aku ke tempat anda membuat array?" tanya Yang Zhou.


"Oh tentu, kenapa tidak?hmm...tapi apa yang mau anda lakukan?" tanya sang raja.


"Anda seharusnya sudah tahu apa yang ingin aku lakukan" kata Yang Zhou.


Catatan :


Tingkatan senjata :


Senjata tingkat sederhana


Senjata tingkat perunggu


Senjata tingkat perak


Senjata tingkat emas


Senjata tingkat bumi


Senjata tingkat langit


Senjata tingkat master


Senjata tingkat suci


Senjata tingkat surgawi


Senjata tingkat Dewa

__ADS_1


Tingkatan elemen :


Tingkat alam


Tingkat bumi


Tingkat langit


Tingkat master


Tingkat surgawi


Tingkatan jiwa :


Tingkat kecil


Tingkat menengah


Tingkat tinggi


Tingkat master


Tingkat Suci


Tingkat alam


Tingkat pencampuran


Tingkat dewa


Tingkatan aura :


Tingkat awal


Tingkat menengah


Tingkat atas


Tingkat bumi


Tingkat langit


Tingkat roh


Tingkat jiwa


Tingkat dewa


Tingkatan artefak


Tingkat sederhana


Tingkat perunggu


Tingkat perak


Tingkat emas


Tingkat bumi


Tingkat langit


Tingkat master


Tingkat suci


Tingkat surgawi

__ADS_1


Tingkat Dewa


__ADS_2