Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 67


__ADS_3

Mereka kembali ke balai desa dengan mulut yang saling beradu di sepanjang jalan.


Tidak terasa, matahari terbenam dan malam pun tiba.


Ruang makan rumah Yan Xie


Yang Zhou, Lala, Yan Xie dan Qing Xie serta orang tuanya sedang makan malam bersama .


"Hey, kau duduk lah di sebelah sana, biasanya aku dan kakak Yan yang duduk di sebelah Yang Zhou!"


Qing Xie mendorong Lala dan menyuruh nya berpindah tempat agar dapat lebih dekat dengan Yang Zhou.


"Hah? apa maksudmu, siapa cepat di yang dapat! kenapa kau tiba tiba mengganggu ku? aku juga ingin lebih dekat dengan tuan!"


Ucap Lala sambil membalas dorongan Qing Xie.


"Kalian tenang lah saat ingin makan, jangan berulah"


Ucap Yang Zhou.


"Tapi ini kursi ku dan kakak ku! dia tiba tiba datang dan duduk di sini, bukan kah itu menjengkelkan? ini rumah ku dan kau hanyalah orang asing! kau harus menuruti perintah ku!"


Ucap Qing Xie.


"Aku di sini karena tuan Yang Zhou lah yang menyuruh ku! siapa juga yang ingin ke rumah mu!"


Balas Qing Xie.


"Sudahlah, aku tidak masalah jika kursi ku di tempati oleh Lala"


Ucap Yan Xie.


"Dengar? Yan Xie saja tidak masalah dengan aku duduk di sini, kenapa kau yang malah mempermasalahkannya? hmph!"


"Ucap Lala.


"Tapi kak!"


Ucap Qing Xie.


"Tidak apa apa, sudahlah"


Ucap Yan Xie.


"Hmph, kau beruntung!"


Qing Xie pun duduk dan kemudian makan malam di lanjutkan.


Setelah makan malam selesai, saat nya untuk tidur.


Kamar Yang Zhou dan kamar Yan Xie serta adiknya bersebelahan. Yang Zhou memasuki kamarnya di susul dengan Lala yang ingin memasuki kamar Yang Zhou.


"Tunggu! Lala! kau ingin ke mana?"


Qing Xie menarik baju Lala.


"Ada apa lagi! jangan ganggu aku! aku hanya ingin tidur!"


Ucap Lala.


"Tidur? lalu kenapa kau pergi ke kamar Yang Zhou?!"


Tanya Qing Xie.


"Memangnya kenapa? dia adalah tuan ku dan aku adalah pelayannya, wajar jika kita tidur di kamar yang sama"


Ucap Lala.


"Walaupun begitu, tetap saja, kau tidak boleh tidur dengannya!"


Qing Xie menarik tangan Lala.


"Hentikan! aku ingin tidur dengan tuan ku! lepaskan!"


Ucap Lala.


"Yang Zhou! lihatlah pelayan mu ini! jika kau sampai membiarkannya tidur dengan mu, maka aku juga akan tidur denganmu!"

__ADS_1


Ucap Qing Xie dengan lantang.


Yan Xie terdiam karena terkejut.


"Sudah sudah, kalian bertiga, tenanglah dulu, aku akan tidur di kamar tamu saja"


Ucap Yang Zhou.


"Tidak!"


Qing Xie dan Lala berteriak bersamaan.


"Kalau Lala tidur dengan Yang Zhou, maka aku juga akan ikut! tapi jika Lala tidak tidur dengan Yang Zhou maka aku juga tidak akan tidur dengan nya!"


Ucap Qing Xie sambil menarik tangan Lala.


Tiba tiba, ibu Yan Xie datang karena terbangun akibat suara berisik pertengkaran mereka bertiga.


"Lala, kalian tidurlah bertiga, biar nak Yang tidur di kamarnya dengan tenang"


Ucap ibu Yan Xie.


"B-baiklah"


Ucap Qing Xie dengan wajah murung sambil menyeret Lala ikut ke kamarnya.


Ketiga gadis itu pun masuk ke kamarnya dan kemudian tidur.


"Terimakasih"


Ucap Yang Zhou.


"Aku minta maaf, harus merepotkan mu dengan sifat anak anak ku"


Ucap ibu Yan Xie.


"Ah, itu tidak masalah, mereka tidak merepotkan sama sekali"


Ucap Yang Zhou.


"Hahaha, baiklah, kalau begitu aku akan kembali tidur"


Ucap ibu Yan Xie.


Ucap Yang Zhou dan kemudian kembali ke kamarnya untuk tidur.


Sebelum tidur Yang Zhou berpikir.


"Besok, aku harus kembali ke dunia manusia dan pergi ke kerajaan Cheng Yi di selatan untuk membalaskan dendam keluarga ku, tapi, bagaimana dengan Lala dan yang lainnya?aku tidak bisa membawa mereka bersamaku karena dengan kultivasi mereka saat ini, pasti akan sangat berbahaya bagi mereka untuk ikut denganku. Walaupun aku ini cukup kuat untuk melindungi mereka sekalipun, aku masih tidak bisa menjamin keselamatan mereka"


Ucap Yang Zhou sembari merenungkan keputusan terbaik yang akan ia pilih.


"Mungkin cukup berat untuk meninggalkan mereka, tapi tempat paling aman bagi mereka adalah alam spirit ini"


Ucap Yang Zhou.


Setelah merenungkan keputusannya dengan tekad dan matang, Yang Zhou pun tidur.


Pagi hari nya.


"Lala, Yan Xie, Qing Xie, aku ingin bicara dengan kalian"


Ucap Yang Zhou sembari mendekat ke arah Yan Xie dan yang lainnya.


"Ada apa kakak Yang?"


Tanya Qing Xie.


"Aku ingin memberi tahu, aku akan pergi sekarang"


Ucap Yang Zhou.


"Eh? kau akan pergi? kenapa!?"


Tanya Qing Xie.


Yan Xie dan Lala terdiam.

__ADS_1


"Tak apa, aku hanya memiliki beberapa urusan penting yang harus aku lakukan"


Ucap Yang Zhou.


"Urusan penting seperti apa yang harus kau lakukan?! apa kau akan mengajak kami ikut bersamamu?!"


Tanya Qing Xie.


"Maafkan aku, tapi aku tidak mungkin membawa kalian pergi bersama ku, ini terlalu berbahaya"


Ucap Yang Zhou.


"A-apa?! kenapa kau tidak mau mengajak kami?! apa karena kami lemah?! jadi menurutmu mengajak kami akan berbahaya untuk kami?! apa yang kau bicarakan!?"


Qing Xie mulai menitihkan air matanya.


"Tuan, pasti tuan akan mengajakku kan? aku adalah pelayan mu, tuan tidak mungkin meninggalkan ku kan?!"


Ucap Lala sambil mencoba tersenyum ke arah Yang Zhou.


"Maaf, tapi itu juga berlaku untuk mu"


Ucap Yang Zhou.


"Kakak Yang, apa yang kau bicarakan?! kita semua tidak mungkin kau tinggalkan bukan?! kau pasti bercanda kan?!"


Tanya Qing Xie dengan air mata yang terus mengucur keluar dari matanya.


"Aku serius, aku tidak bercanda, aku benar benar harus pergi, maafkan aku"


Ucap Yang Zhou dengan perlahan membalik badan dan hendak pergi.


"Yang Zhou! kau tidak boleh seperti ini! bagaimana bisa kau pergi seperti ini!? padahal a-aku baru saja ingin menyatakannya!"


Yan Xie berlari dan memeluk Yang Zhou dari belakang dengan air mata berlinang.


"Maaf"


Ucap Yang Zhou.


Lala kemudian berlari ke arah Yang Zhou dan memeluknya juga disusul oleh Qing Xie yang juga memeluknya.


"Maafkan aku, tapi aku benar benar harus pergi sekarang"


Ucap Yang Zhou. Setelah mengatakan itu, Yang Zhou membuka sebuah portal ruang yang menuju dunia manusia.


"Tolong lepaskan, aku tidak akan pergi selama lamanya, aku akan rutin kembali ke sini"


Ucap Yang Zhou.


"Benarkah? kau akan rutin kembali ke sini?!"


Tanya ketiga gadis itu bersamaan.


"Y-ya, mungkin 3 atau 4 kali dalam setahun?"


Ucap Yang Zhou.


"B-baiklah, tapi kau harus janji! kau harus rutin kembali ke sini!"


Ucap Qing Xie.


"Jangan lupakan janji mu kakak Yang"


Ucap Yan Xie.


"Tuan! kau harus menepati janji mu! 4 kali dalam setahun!"


Ucap Lala sambil mengusap air matanya.


"Tenang saja kalian bertiga, aku janji"


Yang Zhou melepaskan Thunderheart dan Su Huanran untuk menjaga alam spirit dan kemudian memasuki portal ruang.


Dunia manusia


"Baiklah, aku pasti menepati janji ku, tapi pertama tama, aku harus menepati janji ku pada diriku sendiri untuk menjadi kuat dan membalaskan dendam keluarga ku"

__ADS_1


Ucap Yang Zhou.


__ADS_2