
1 bulan berlalu, Thunderheart keluar dari goa tempat para roh spirit itu bersembunyi.
"Ah~,terimakasih makanannya, tadi itu benar benar lezat" kata Thunderheart.
Thunderheart yang keluar dari goa itu bukanlah Thunderheart yang dulu, ia sudah berevolusi menjadi spirit master.
Roh spirit yang berevolusi menjadi spirit master akan bisa mengubah bentuknya menjadi manusia.
Thunderheart tadinya adalah roh spirit tingkat 13, setelah menyerap seluruh kekuatan roh spirit di goa itu, Thunderheart pun menjadi roh spirit tingkat 16.
Tempat Yang Zhou
"Sepertinya uji seleksi penerimaan murid baru tahap pertama akan segera berakhir" kata Yang Zhou.
"Aku sejauh ini telah mengumpulkan 98 roh spirit tingkat 10, 21 roh spirit tingkat 11, dan 2 roh spirit tingkat 12" kata Yang Zhou.
"Seharusnya ini cukup untuk di terima menjadi murid di akademi YunXiang" kata Yang Zhou.
"Baiklah, waktunya kembali" kata Yang Zhou.
"Thunderheart, Huan Hu.....waktunya kembali" kata Yang Zhou.
"Baik" kata mereka bersamaan.
"Eh?oh~, Thunderheart sudah berkembang pesat!" kata Yang Zhou.
Yang Zhou pun kembali ke akademi.
Beberapa saat kemudian.
Akademi YunXiang
"Baik, semua peserta sudah berkumpul disini?!" kata tetua ke 1.
"Kalau begitu, mari kita mulai menghitung hasil tangkapan kalian selama sebulan!" kata tetua ke 1.
"Penghitungan hasil tangkapan kalian ini akan dilihat dari tingkat roh spirit maupun jumlahnya" kata tetua ke 1.
"Semua peserta harap menaruh hasil tangkapan kalian di sebelah kanan!jangan lupa beri nama di masing masing karung!" kata tetua ke 1.
Tetua ke 1 pun mulai menghitung.
Ia melihat ada sebuah karung berukuran raksasa sebesar rumah.
"I...ini!banyak sekali!" kata tetua ke 1.
"Biar ku hitung dulu, hmm......a.....ada 98 roh spirit tingkat 10!21 roh spirit tingkat 11!dan.....dan.....2..r...roh spirit tingkat 12!" kata tetua ke 1.
"Apa?!apakah ada monster yang bisa melawan roh spirit tingkat 12 diantara kita?!" kata peserta lain.
"Roh spirit tingkat 12 setidaknya setara ranah spiritual energy formation!" kata peserta lain.
__ADS_1
"Orang yang melakukan mampu semua itu pastilah bukan orang biasa" kata peserta lain.
"Cih, orang ini pasti berbuat curang, aku tidak percaya ada orang yang sekuat ini!" kata peserta lain.
"Nama orang yang memiliki karung ini adalah Yang Zhou!apa ada orang dengan nama Yang Zhou!?" tanya tetua ke 1.
Yang Zhou pun maju ke depan.
"Ha?!kukira orang dengan tubuh besar yang menyeramkan, ternyata hanya seorang anak remaja bertubuh biasa?" bisik para peserta.
"Iya, dengan tubuh seperti itu apa mungkin membawa begitu banyak roh spirit, dia pasti berbuat curang!" bisik para peserta.
"Huh!aku yakin si Yang Zhou ini berbuat kecurangan!" kata para peserta.
"Huh!aku juga bisa membawa begitu banyak roh spirit!" bisik para peserta.
"Anak ini membawa begitu banyak roh spirit?tidak, aku tak boleh melihat orang dari kulitnya" pikir tetua ke 1.
"Aku akan menguji kekuatanmu nanti bocah, awas jika kau berani berbuat curang" pikir tetua ke 1.
"Selamat nak, kau lolos ke tahap ke 2, ini token peserta yang lolos tahap ke dua" kata tetua ke 1.
"Terimakasih!" kata Yang Zhou.
Semua roh spirit pun di hitung.
Setelah beberapa jam menghitung, akhirnya tahap pertama di nyatakan selesai.
Para peserta pun pulang.
"Guru Wu mengatakan agar aku tidak menahan diri, rasanya setelah sekian lama menyembunyikan kekuatan ku, aku jadi tidak terbiasa menunjukan seluruh kekuatan ku, haha" pikir Yang Zhou.
"Sekarang aku harus mencari penginapan terlebih dahulu" kata Yang Zhou.
Yang Zhou mendatangi salah satu penginapan di sekitar kerajaan YunXiang.
"Permisi, apa kamar disini masih kosong?" tanya Yang Zhou.
"Ada satu kamar tersisa, kau beruntung" kata pelayan penginapan.
"Baiklah, kalau begitu aku pesan satu kamar" kata Yang Zhou.
"Baik, ini kunci mu tuan" kata pelayan penginapan.
Saat Yang Zhou ingin mengambil kuncinya, ada seorang pemuda yang datang.
"Tunggu, aku pesan 1 kamar!kamar itu untukku!" kata pemuda itu.
"Tapi tuan ini sudah memesannya lebih dulu, maafkan aku, sepertinya kau harus mencari penginapan lain, sekali lagi aku minta maaf" kata pelayan penginapan.
"Ha!?apa kau tidak tahu siapa aku!?aku adalah putra ke 2 keluarga Gong!Gong Tian!" kata pemuda itu.
__ADS_1
"A...apa?!keluarga Gong?!maafkan kelancangan ku!tolong ampuni aku!" kata pelayan penginapan.
"Huh!kau tahu diri juga, sekarang apa penginapan itu bisa di serahkan padaku?!" kata Gong Tian.
"Bisa!bisa!sangat bisa sekali!maafkan aku tuan, aku tidak berani mencari masalah dengan keluarga Gong" kata pelayan penginapan.
"Tak apa, ini bukan salah mu" kata Yang Zhou.
"Kau dari keluarga Gong kan?" tanya Yang Zhou.
"Ya!benar!kenapa?kau langsung takut mendengar nama keluarga Gong?!" kata Gong Tian.
"Tidak, aku hanya ingin.....melakukan ini!" Yang Zhou sambil membakar mulut Gong Tian.
"Aaa!!!!m...mulutku!!!panas!sakit sekali!" kata Gong Tian sambil menangis.
"Mulut para pangeran di kerajaan YunXiang ini benar benar membuat orang jengkel, menggunakan nama keluarga untuk mengancam orang biasa, sungguh membuatku muak!" Yang Zhou memperlihatkan sifat aslinya yang tidak menahan diri.
catatan:
sifat Yang Zhou berubah saat menyerap kekuatan sejati petir hitam yang terbakar.
Selama ini ia selalu menunjukan sikap yang baik dan ramah, begitu pula pada musuhnya.
Yang Zhou yang tidak memiliki batasan diri akan lebih ganas dan agresif saat di singgung.
Tentunya di depan teman temannya, ia akan bersikap seperti bagaimana ia biasanya.
Gong Tian berbaring kesakitan di lantai penginapan.
"Bagaimana pangeran Gong Tian?apa kau masih mau merebut kamar ku?jika tidak keberatan, aku bisa membakar matamu juga" kata Yang Zhou.
Gong Tian menggeleng gelengkan kepala dan lari keluar.
"Ah~, tidak menahan diri sungguh luar biasa!" pikir Yang Zhou.
"Mana kunci kamar ku" kata Yang Zhou.
"I...ini tuan" kata pelayan penginapan.
Yang Zhou pun tidur.
Pagi hari sebelum matahari terbit.
Ada sekelompok orang yang berjumlah puluhan mendatangi penginapan Yang Zhou.
Yang Zhou yang merasakan adanya hawa keberadaan orang lain langsung bangun.
"Tuan, apakah tuan ingin kami membereskan mereka?" kata Thunderheart dan Huan Hu bersamaan.
"Tidak perlu, aku ingin bermain sedikit, mereka sudah repot repot membangunkan ku, sekarang aku akan membuat mereka tidur" kata Yang Zhou.
__ADS_1