Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 41


__ADS_3

Yang Zhou mendekati semak semak tempat energi spirit itu berasal.


Ia dengan perlahan membuka semak semak itu.


"I...ini!" Yang Zhou terkejut.


Ia melihat sebuah kolam yang tidak biasa dengan pusaran di tengahnya.


"Sebuah kolam?kenapa kolam ini memiliki begitu banyak energi spirit yang murni?" pikir Yang Zhou.


"Ini tidak normal" kata Yang Zhou.


Yang Zhou kemudian mencoba memegang air dari kolam itu.


"Aku akan mencoba menyentuhnya, berbahaya atau tidak, itu urusan belakang!" kata Yang Zhou.


Tangan Yang Zhou menyentuh air kolam itu.


Tangannya menembus dan Yang Zhou merasakan tangannya seperti keluar dari air.


"Eh?!tanganku aku masukan ke dalam kolam ini tapi kenapa rasanya justru malah seperti keluar?" pikir Yang Zhou.


"Jangan jangan!jangan jangan ini adalah sebuah portal dimensi!" kata Yang Zhou.


"Menurut pengetahuan naga hitam, portal dimensi adalah sebuah jalan masuk untuk menuju ke suatu tempat yang berbeda, sebuah portal dimensi memiliki macam macam bentuk sesuai dengan apa yang di inginkan pembuatnya" kata Yang Zhou.


"Portal dimensi adalah jurus tingkat tinggi yang cukup sulit dikuasai oleh beberapa orang" kata Yang Zhou.


"Tidak aku sangka bisa menemukan portal dimensi di tempat ini" kata Yang Zhou.


"Tapi ini belum pasti, aku masih agak ragu apakah ini benar benar sebuah portal dimensi" kata Yang Zhou.


"Hmm.....aku akan masuk" kata Yang Zhou.


"Karena tempat ini memiliki energi spirit yang sangat kuat dan murni, tentunya aku tidak boleh melewatkan kesempatan ini!" kata Yang Zhou.


Yang Zhou kemudian menyentuh kolam itu perlahan.


"Ini benar benar sebuah portal dimensi!" kata Yang Zhou.


Dengan sudah dipastikannya itu adalah sebuah portal dimensi, Yang Zhou langsung loncat ke kolam itu tanpa ragu.


"Plung" Yang Zhou masuk ke dalam portal dimensi.


Sebuah hutan di portal dimensi


"I...ini benar benar energi spirit yang kuat!" kata Yang Zhou.


"Aku muncul di hutan?" pikir Yang Zhou.


"Ini memang sebuah hutan, tapi pohon pohon disini sangat luar biasa besar!bahkan tinggi nya bisa melebihi bukit di desa ku" kata Yang Zhou.


"Pohon pohon raksasa ini juga memiliki sebuah energi spirit yang murni, sebenarnya tempat apa ini" kata Yang Zhou.


Tiba tiba, saat sedang mengamati pohon pohon dan daerah sekitar, Yang Zhou merasakan adanya gesekan energi.


"Ada yang sedang bertarung? siapa?biar ku cari dulu" kata Yang Zhou.


Yang Zhou menyebarkan auranya.


"Hutan ini benar benar sangat besar!ini bahkan jauh lebih besar dari gunung Rhea" kata Yang Zhou.

__ADS_1


Ia kemudian menemukan seseorang sedang di kepung oleh beberapa beast spirit.


"Seseorang bertarung dengan seekor beast spirit?" kata Yang Zhou.


Catatan :


Beast spirit adalah seekor beast yang sudah beradaptasi dengan energi spirit.


Entah ia mendapatkan energi spirit dari mana, tapi intinya beast spirit adalah beast yang bisa menggunakan kekuatan spirit.


"Aku akan melihatnya dulu" kata Yang Zhou.


Yang Zhou melesat menuju tempat pertarungan itu.


Tempat pertarungan terjadi


Seorang wanita sedang di kepung oleh beberapa beast spirit.


"Ugh, energi spirit ku sudah hampir habis, aku pasti akan mati disini" kata wanita itu.


"Padahal aku hanya berniat untuk menunjukan kelayakan ku pada kakek, tapi malah berakhir begini" kata wanita itu.


"Beast beast spirit ini mengepungku seperti tikus yang di kepung sekelompok kucing" kata wanita itu.


"Kakek benar, kekuatan ku masih lemah, seharusnya aku mengikuti perkataan kakek dan segera menikah dari pada menjadi seorang petualang" kata wanita itu.


Beast beast spirit itu mulai mendekat.


"Sepertinya waktu ku sudah habis, kakek, maafkan cucu tidak berguna mu ini" kata wanita itu.


Para beast ini hendak menyerang wanita itu bersamaan.


Ia menutup mata dan sudah berserah diri ingin mati.


"Srash!" suara Yang Zhou memenggal kepala para beast itu.


"Ah, aku sudah terpenggal, aku tidak tahu para beast ini membunuh musuhnya dengan memenggal" pikir wanita itu.


"Ternyata mati terpenggal tidak sakit, rasanya seperti tidak terjadi apa apa" pikir wanita itu.


Wanita itu kemudian membuka matanya.


"Eh, apa aku sudah di surga?aku baru tahu surga itu mirip dengan hutan spirit" pikir wanita itu.


Ia kemudian melihat tubuh para beast itu sudah terbaring ditanah.


"Para beast itu sudah mati?ah, benar benar surga" pikir wanita itu.


Yang Zhou kemudian berjalan menuju wanita itu.


"Puk" Yang Zhou menepuk pundak wanita itu.


"Hey, kau tak apa apa?" tanya Yang Zhou.


"Bahkan di surga aku masih di khawatirkan?aku senang sekali" pikir wanita itu.


"Hey!apa kau mendengarku?oi!" kata Yang Zhou.


"Wanita ini apakah sudah begitu pasrahnya dengan hidupnya, sampai seperti ini" pikir Yang Zhou.


"Hey, bangunlah, kau tidak mati" kata Yang Zhou.

__ADS_1


"Eh?aku tidak mati?" pikir wanita itu.


Yang Zhou kemudian mencubit tangan wanita itu.


"Akh!sakit!" kata wanita itu.


"A...a....aku belum mati?" wanita itu bingung.


"Ya" kata Yang Zhou.


"Apa ini bukan surga?bagaimana bisa aku masih hidup?" tanya wanita itu sambil kebingungan.


"Tadi aku membunuh beast beast itu" kata Yang Zhou.


"A..apa?!kau membunuh beast beast spirit tingkat tinggi seperti itu dalam sekejap?" wanita itu kemudian berbalik dan melihat Yang Zhou.


"Tentu saja, mereka sangat lemah" kata Yang Zhou.


"Bagaimana mungkin!kau manusia?!" kata wanita itu terkejut.


"Ha?memangnya apa kalau bukan manusia?apa kau bukan manusia?" kata Yang Zhou.


"Aku bukan manusia!aku adalah demi spirit!" kata wanita itu.


"Ah, itu menjelaskan kenapa wanita ini tidak menggunakan 1 jurus kultivator pun, ternyata ia adalah demi spirit" pikir Yang Zhou.


"Tunggu, jika kau adalah demi spirit, berarti dunia ini adalah......alam spirit!" kata Yang Zhou.


"Kau!bagaimana manusia seperti mu bisa sampai disini?!walaupun menggunakan portal dimensi, seharusnya hanya orang pilihan Dewi spirit yang bisa memasukinya!" kata wanita itu.


"Aku juga tidak tahu, aku langsung bisa masuk ke sini" kata Yang Zhou.


"Tunggu, hanya orang pilihan Dewi spirit yang dapat....ma....suk, berarti dia adalah orang pilihan Dewi spirit itu!?" pikir wanita itu.


"Biar ku cek dulu" kata wanita itu.


Wanita itu kemudian menggunakan mata spirit untuk melihat energi spirit di tubuh Yang Zhou.


Catatan :


Mata spirit adalah kemampuan khusus para demi spirit yang didapatkan dari keturunan.


Mata spirit dapat mengukur energi spirit dan melihat kemurnian jiwa seseorang.


"S...sangat murni!jiwa mu sangat murni!" kata wanita itu.


"A..apa aku tidak salah ukur?!biar aku coba sekali lagi" kata wanita itu.


"Apa sih yang kau lakukan?" kata Yang Zhou.


"T... tunggu sebentar, biar aku ukur energi spirit mu" kata wanita itu.


"I....ini!energi spirit nya terlalu besar!" kata wanita itu.


Mata wanita itu kemudian mengeluarkan darah sedikit.


"Kau baik baik saja?" kata Yang Zhou.


"Aku baik baik saja, maafkan ketidak sopan nan ku, tuan ayo ikut aku" kata wanita itu.


"Apa?" Yang Zhou bingung.

__ADS_1


__ADS_2