Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 58


__ADS_3

"Kalian tahu?yang ada di hadapan kalian sekarang ini adalah manusia dengan kekuatan spirit tak terukur berdarah biru!spirit leluhur generasi pertama!" kata sang raja spirit.


"A....apa?!" para dewan terkejut.


"L..l..leluhur?s...spirit leluhur?!" mereka langsung berkeringat.


"T...tapi k...kenapa seorang manusia bisa memiliki...d...darah leluhur?" kata salah seorang dewan dengan suara lirih.


"Kalian tahu pintu raksasa untuk memasuki ruangan susunan roh?tuan Yang membuka pintu itu seorang diri seperti mendorong lemari" kata sang raja spirit.


"A...apa?p..pintu seberat dan sebesar itu?didorong seorang diri?" para


"Aku juga tidak tahu, tapi yang jelas, darah nya berwarna biru, yang artinya, dia adalah spirit leluhur generasi pertama ras spirit, sang pendiri ras spirit 9000 tahun lalu" kata sang raja spirit.


"M....maafkan kami!k...kami sungguh bodoh tidak menyadari spirit leluhur di hadapan kami yang begitu agung!" kata para dewan sambil bersujud.


"Tidak perlu sampai bersujud, aku tidak mengharapkan kalian menyembahku atau apapun" kata Yang Zhou.


"Sekarang, aku ingin membahas rencana terkait masalah kebangkitan raja spirit beast besok" kata sang raja spirit.


Para dewan kekaisaran berdiri dan kembali duduk.


Wajah mereka tampak bersalah dan takut menatap mata Yang Zhou.


"Baiklah, pertama tama, aku akan perkenalkan lebih jauh lagi tentang tuan Yang" kata sang raja spirit.


"Tuan Yang, nama lengkapnya adalah Yang Zhou, seorang manusia berdarah spirit leluhur generasi pertama yang memiliki energi spirit tak terukur, bisa dikatakan bahwa dia adalah manusia pilihan Dewi spirit abad ini" kata sang raja spirit.


"Jika sang raja sampai mengatakan nya sendiri, itu sudah pasti benar" pikir para dewan.


"Walaupun dia seorang manusia, dan seorang anak berusia 14 tahun, kalian harus menghormatinya seperti orang tua kalian sendiri" kata sang raja spirit.


"Kami mengerti" kata para dewan.


Salah satu dewan mencoba menggunakan mata spirit untuk mengukur energi spirit yang Yang Zhou miliki.


"Oh ya, satu hal lagi, jangan menggunakan mata spirit kalian padanya, jika kalian tidak ingin mata kalian buta" kata sang raja spirit.


Setelah mendengar itu, dewan itu membatalkan mata spiritnya.


"Mereka ini sungguh terlalu melebih-lebihkan, aku masih berusia 14 tahun dan di panggil orang tua oleh mereka, malahan aku merasa tak enak" pikir Yang Zhou.


"Cukup panggil aku Yang Zhou saja, tak perlu sampai menganggap ku orang tua kalian, itu terlalu berlebihan" kata Yang Zhou.

__ADS_1


"Baik, kami paham, maafkan kami!" kata para dewan.


"Kembali ke tujuan pembahasan perundingan, kita akan membahas persebaran para pasukan mulai dari komandan pertama, kedua, ketiga, dan ke empat" kata sang raja spirit.


"Para komandan yang memimpin pasukan akan di arahkan ke arah yang berbeda beda, karena kondisi kekaisaran yang agak terpuruk, mungkin kita akan kekurangan pasukan tempur" kata sang raja spirit.


"Tapi, sekarang kita memiliki tuan Yang, walaupun dia terlihat lemah, kekuatannya setara 1 kekaisaran kita, bahkan sekarang pun kekaisaran kita mungkin akan kalah jika harus melawan tuan Yang" kata sang raja spirit.


Mendengar itu, para dewan tambah ngeri dan takut menghadap Yang Zhou.


"Langsung ke intinya, tuan Yang di ikuti jendral besar kekaisaran spirit, komandan pasukan spirit dan 10.000 pasukan spirit di belakangnya" kata sang raja spirit.


"Karena seperti yang kita tahu, raja spirit beast akan bangkit dari selatan, jadi pasukan tuan Yang akan di tempatkan di selatan sebagai pasukan garis depan" kata sang raja spirit.


"3 pasukan yang di pimpin komandan kedua, ketiga dan keempat akan menuju 3 arah lainnya, karena selain di selatan, pasukan spirit beast sisanya hanya para spirit beast tingkat 9 sampai 10, seharusnya pasukan dengan 5000 prajurit itu sudah cukup" kata sang raja spirit.


"Kultivasi minimal prajurit spirit kita adalah spiritual energy formation tahap awal, dan yang paling tinggi spiritual energy formation tahap puncak, itu seharusnya sudah cukup" kata sang raja spirit.


*Kata kata author : maaf gak bisa bikin strategi yang bagus, karena saya bukan orang yang pintar 👁️👄👁️


"Apa ada keluhan lagi?" tanya sang raja spirit.


"Itu...." salah satu dewan ragu ragu ingin menanyakan sesuatu.


"Terimakasih, aku ingin bertanya, mengapa.......p...pasukan tuan Yang b....begitu sedikit?b...bukankah menurut sejarah para leluhur kita dahulu mengatakan b...bahwa raja spirit beast itu adalah spirit beast tingkat 18?" kata salah satu dewan dengan suara lirih.


"Kalian ini terlalu meremehkan ku ya, jangan khawatir, aku tidak selemah itu" kata Yang Zhou.


"Ma...maafkan saya!tolong ampuni nyawa saya!" kata salah satu dewan.


"Kalian ini takut sekali aku marah ya?tenanglah, aku tidak akan marah karena hal sepele seperti itu" kata Yang Zhou.


"B...baik!" kata salah satu dewan.


"Tuan Yang, aku percaya dengan kekuatan mu, aku serahkan pasukan spirit padamu!" kata sang raja spirit.


"Ya, percayakan padaku" kata Yang Zhou.


"Baiklah!demi kekaisaran spirit!ayo kita pertaruhkan nyawa kita!" teriak sang raja spirit.


"Pertaruhkan nyawa kita!" teriak para dewan bersamaan.


"Dengan ini, aku nyatakan perundingan selesai!kita harus bersiap untuk kebangkitan raja spirit beast besok!" kata sang raja spirit.

__ADS_1


Para dewan pergi dan hari pun berganti.


Pagi hari, sebuah gelombang kejut yang membawa pasir dan batu batuan menerjang kekaisaran, namun berkat array yang Yang Zhou buat, yang mana array dengan tingkatan paling tinggi yang ada dalam sejarah, gelombang kejut itu tak membuat kekaisaran merasa kan angin masuk sedikitpun.


Gerbang kekaisaran


Puluhan ribu prajurit yang di bagi menjadi 4 pasukan yang di pimpin oleh Yang Zhou dan 3 komandan lainnya berbaris di depan gerbang kekaisaran untuk bersiap menghalau para spirit beast.


"Wahai para prajurit kekaisaran! bersemangat lah dan berjuanglah sekuat tenaga kalian!" kata sang raja spirit dengan jurus suara yang menggema.


"Ya!" teriak para prajurit.


"Apakah kalian siap mengorbankan nyawa kalian demi kekaisaran?!" kata sang raja spirit.


"Ya!" teriak para prajurit.


"Apakah kalian siap berjuang dan menyerahkan hidup kalian untuk melindungi keluarga dan kekaisaran dengan segenap jiwa raga kalian?!" kata sang raja spirit.


"Ya!" teriak para prajurit.


"Hari ini!kita akan melawan para spirit beast yang akan mengamuk bersamaan dengan bangkitnya raja spirit beast! kerahkan seluruh kemampuan dan tenaga kalian!" kata sang raja spirit.


"Yaa!!" teriak para prajurit.


"Kalau begitu, akan ku perkenalkan!manusia pilihan Dewi spirit abad ini!tuan Yang Zhou!" Yang Zhou maju menghadap para prajurit.


Seketika mereka terdiam.


"Anak kecil?manusia pilihan Dewi spirit?" para prajurit mulai ragu dan berbisik.


"Apa raja spirit sedang bergurau?ini bukan candaan yang lucu" para prajurit berbisik.


"A...anu, apa anda tidak salah orang?" tanya para prajurit.


"Hmph!kalian terlalu meremehkan Tuan Yang Zhou!" kata sang raja spirit.


"Kalian ini jangan melihat orang dari sampulnya saja!" Yang Zhou mengeluarkan aura nya.


Seketika para prajurit langsung merasakan seperti di tatap oleh kematian.


Para prajurit itu langsung terduduk di tanah karena tekanan yang begitu mengintimidasi.


Mereka langsung menyadari bahwa Yang Zhou, anak berusia 14 tahun itu, bukanlah seorang anak biasa, melainkan seorang monster di bidang kultivasi.

__ADS_1


__ADS_2