
Yang Zhou kembali ke asramanya untuk berlatih. Ia bersiap untuk pertandingan Tao Yun yang akan diselenggarakan beberapa bulan lagi.
Asrama Yang Zhou
"Dalam sisa waktu yang sedikit ini, aku akan menggunakannya untuk berlatih meningkatkan tingkatan tubuhku dan membuat jurus baru"
Ucap Yang Zhou.
Saat Yang Zhou ingin memulai kultivasi nya, Yang Zhou teringat akan satu hal.
"Hmm....sudah berapa lama aku tidak mengunjungi Yan Xie, Qing Xie dan Lala? sepertinya sudah waktunya aku ke sana"
Yang Zhou membuka portal dimensi.
"Aku penasaran apa mereka sudah mempelajari sesuatu dari Thunderheart dan Huan Hu"
Yang Zhou memasuki portal dimensi.
Penjelasan : portal yang Yang Zhou miliki ada 2 jenis.
Portal Ruang - untuk berpindah tempat di satu dunia yang sama.
Portal Dimensi - untuk berpindah tempat ke dunia yang berbeda.
Yang Zhou keluar tepat di depan pintu balai desa. Terlihat Yan Xie, Qing Xie, dan Lala tengah berada di depan balai desa juga.
Kedua saudari Xie itu sedang berlatih dengan Thunderheart dan Huan Hu. Sedangkan Lala tengah duduk di atas anak tangga sembari melihat kedua saudari Xie berlatih.
Sesaat setelah sampai di alam spirit, Thunderheart dan Huan Hu langsung menyadari keberadaan tuannya.
"Tuan Yang?!"
Pikir mereka.
Sontak Thunderheart dan Huan Hu langsung menoleh ke arah Yang Zhou dan berlari ke tempat Yang Zhou.
"Salam tuan, maaf tidak menyambut kedatangan anda"
Thunderheart dan Huan Hu pun bersujud.
"Eh? tak apa, tenanglah. Tak perlu formal padaku, cukup lakukan apa yang biasa kalian lakukan saja"
Ucap Yang Zhou.
"Baik, maafkan kami"
Ucap Thunderheart dan Huan Hu.
"Kakak Yang Zhou!"
Qing Xie berlari dengan cepat dan langsung memeluk Yang Zhou.
"Kakak Yang! hehehe, aku sudah merindukan mu. Akhirnya kau datang juga"
Qing Xie terlihat begitu senang.
"Y-Yang Zhou? kau berkunjung juga, a-aku juga merindukanmu"
Ucap Yan Xie dengan malu malu.
"Kemari lah, a-aku juga merindukan kalian"
Ucap Yang Zhou sambil membuka tangannya agar Yan Xie bisa memeluknya juga.
Yan Xie perlahan mendekat dan memeluk Yang Zhou dengan perlahan. Wajahnya memerah dan terlihat sangat imut.
"Tuan Yang Zhou!!"
Lala berlari menuju Yang Zhou dengan wajah penuh cemburu pada kedua saudari itu.
Qing Xie dengan sigap langsung menutup celah untuk Lala.
"Hey! kau sengaja melakukan itu? minggir! aku juga ingin memeluk tuan Yang!"
Ucap Lala sambil menunjukan wajah kesal.
"Hah?! jika ingin kau ingin peluk, ya peluklah. Tidak perlu sampai menyuruh ku minggir. Itu salahmu karena tidak cepat. Hmph!"
Ucap Qing Xie.
__ADS_1
"A-apa? hey! tuan Yang! lakukan sesuatu padanya! aku juga ingin memeluk mu!"
Ucap Lala.
"Susah sudah, kalian tenanglah dulu. Hmm.... bagaimana jika bergantian saja? itu lebih baik ya kan?"
Usul Yang Zhou.
"Hehehe, pergi ke alam spirit untuk melepas penat ternyata seenak ini"
Pikir Yang Zhou.
Dengan begitu, Yang Zhou pun bergantian memeluk para gadis itu. Sesaat setelah itu, terlihat Huan Hu dan Thunderheart begitu iri melihat Yang Zhou di peluk. Seolah olah juga ingin di peluk, Huan Hu melihat Yang Zhou sampai melamun.
"T-tuan, apakah Huan Hu juga boleh di peluk?"
Tanya Huan Hu.
"O-oh, boleh. Tentu saja, kenapa tidak boleh?"
Ucap Yang Zhou.
"B-benarkah?!"
Tanya Huan Hu sekali lagi.
"Benar, kemari lah"
Ucap Yang Zhou.
Huan Hu pun mendekat ke arah Yang Zhou dan memeluknya dengan erat.
"T-tuan, Huan Hu ingin digendong. Apa boleh?"
Tanya Huan Hu.
"T-tentu, tentu saja boleh"
Ucap Yang Zhou dengan senyum tipis lalu mulai mengangkat tubuh mungil Huan Hu. Saat di gendong, Huan Hu terlihat begitu senang dengan sedikit malu malu.
"Hehehe, tuan, kau sangat baik"
Ucap Huan Hu.
Ucap Yang Zhou.
"Huan jadi teringat, saat dulu masih berada di kampung halaman Huan Hu, Huan Hu juga sering di gendong oleh ayah"
Ucap Huan Hu.
"O-oh, begitu kah?"
Ucap Yang Zhou.
"Ya, aku sangat senang kau menjadi tuan ku, hanya tuan lah manusia yang baik kepadaku, manusia yang lain jahat!"
Ucap Huan Hu.
"Oh, hahaha....Huan Hu, tidak boleh begitu ya, semua manusia tidak jahat, ada banyak uang berhati baik juga"
Ucap Yang Zhou.
"Baiklah"
Ucap Huan Hu.
Beberapa saat kemudian.
"Hey! Huan Hu! mau sampai kapan kau di gendong?! turun sekarang juga! waktu mu sudah habis!"
Ucap Lala dan Qing Xie.
"Eh? tidak! aku ingin di gendong oleh tuan! aku tidak mau turun!"
Ucap Huan Hu.
"Apa kau bilang?!"
Lala dan Yan Xie menarik narik Huan Hu. Terjadilah perkelahian antar wanita. Hari semakin gelap dan perkelahian pun selesai karena di lerai oleh Yang Zhou.
__ADS_1
Mereka pulang ke rumah Yan Xie dan kemudian makan malam bersama.
"Kakak Yang, apa kau ingin ikut dengan ku?"
Tanya Yan Xie.
"Hm? ikut kemana?"
Tanya Yang Zhou.
"Ke pasar malam Liu Ho! Ayo! kakak Yang harus ikut!"
Qing Xie memotong ucapan kakaknya.
"Pasar malam?"
Tanya Yang Zhou.
"Benar! malam ini akan di adakan pasar malam Liu Ho! di sana akan ada banyak barang barang berkualitas dengan harga yang sangat murah! ayo kita pergi ke sana!"
Ucap Qing Xie.
"Hmm....boleh, aku juga kebetulan sedang bosan"
Ucap Yang Zhou.
"Yeay! kalau begitu, aku akan pergi dengan kakak Yang!"
Ucap Qing Xie sambil mengangkat kedua tangannya.
"Ha?! aku yang akan pergi dengan tuan Yang!"
Ucap Lala.
"A-aku juga ingin pergi bersama kakak Yang"
Ucap Yan Xie.
"Tuan! Huan Hu juga ingin ikut!"
Ucap Huan Hu sambil tersenyum lebar.
"Tenanglah dulu, hmm....bagaimana jika kita pergi bersama sama saja?"
Usul Yang Zhou.
"Hmm, itu tidak buruk, Huan Hu setuju!
Ucap Huan Hu.
"Apa?! tidak! aku tidak setuju! aku akan pergi berdua dengan Yang Zhou!"
Ucap Qing Xie.
"A-aku setuju dengan Huan Hu. Kenapa kita tidak pergi bersama sama saja?"
Ucap Yan Xie.
"Hm, pergi bersama tidak buruk, tapi aku tidak mau Qing Xie juga ikut!"
Ucap Lala.
"Hah?! apa maksudmu?! aku juga tidak mau kau ikut dengan kami!"
Ucap Qing Xie.
"Aku juga tidak....."
Dengan begitu, pertengkaran pun di mulai kembali.
Pasar Liu Ho
"Pada akhirnya, kami semua pun pergi bersama sama ke pasar Liu Ho. Hah~, rasanya aku tidak ingin ikut bersama gadis gadis ini. Ini terlalu memalukan"
Ucap Yang Zhou yang tengah di gandeng ke empat gadis cantik dengan eratnya. Keempat gadis itu tampak saling bersaing untuk memeluk Yang Zhou.
Para penduduk Yang melihat Yang Zhou langsung berkata :
"Oh ya ampun, kau sangat jantan nak"
__ADS_1