Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 72


__ADS_3

Kelompok itu di selamatkan oleh Yang Zhou dari ribuan beast yang mengepung mereka hanya dalam sekejap. Mereka terkejut dengan apa yang baru saja terjadi.


"A-apa tadi itu? sebuah bayangan?"


Ucap Yan Gong dengan ekspresi yang keheranan. Ia senang nyawanya selamat namun juga merasa takut dengan hawa keberadaan yang begitu kuat saat sekelebat bayangan itu lewat.


"K-kita selamat! entah siapa yang menyelamatkan kita, tapi syukurlah!"


Ucap Tian Ru dengan begitu senang.


"Tunggu! siapa yang tahu jika orang kuat ini memiliki maksud lain?"


Fei Chu menduga bahwa tujuan Yang Zhou menyelamatkan mereka adalah untuk maksud lain. Fei Chu adalah tipe orang yang sangat waspada dengan apa yang ada di sekitarnya. Ia tidak mudah memberikan kepercayaan pada orang lain.


"K-kau benar, aku tidak boleh senang dulu, kita harus memperkuat kewaspadaan kita!"


Tian Ru, Yan Gong, Chu Fei dan Yu Shin mulai merapat dan bersiap untuk bertarung meski tubuh mereka sudah sangat tidak berenergi. Tiba tiba, sebuah langkah kaki terdengar dari balik pohon.


"Tap....tap....tap"


Suara langkah kaki Yang Zhou yang mulai mendekat bersamaan dengan tekanan yang begitu tinggi di sekelilingnya.


"Tekanan yang kuat mulai terasa mendekat! aku yakin dia adalah seorang master tua seperti yang ada di buku buku sejarah! lalu dia akan melihat persahabatan kami yang begitu kuat dan akhirnya mengangkat kami menjadi murid! pasti begitu!"


Pikir Tian Ru dengan percaya diri.


Sebuah kaki nampak terlihat dari semak semak, dan Yang Zhou pun keluar. Kelompok itu terkejut namun masih tertekan dengan hawa keberadaan Yang Zhou yang begitu kuat.


"S-seorang anak kecil yang baru ingin beranjak remaja??"


Tian Ru, Fei Chu, Yan Gong, dan Yu Shin tampak bingung, tak percaya bahwa tekanan itu berasal dari Yang Zhou yang usianya mungkin 5 atau 6 tahun lebih muda dari mereka.


"Apa? kenapa kalian melihatku seperti itu?"


Tanya Yang Zhou dengan ekspresi yang datar.


"T-tidak, hanya saja....kau terlihat sangat muda, tapi kau sudah sekuat ini, kau hebat sekali ya"


Yu Shin tampak kebingungan harus mengatakan apa dan akhirnya hanya mengatakan pujian tak jelas dari mulutnya.


"K-kalau begitu, kami pergi d-dulu ya, dah!"


Yu Shin mencoba untuk tak menyinggung Yang Zhou dan berpikir untuk langsung pergi, namun teman temannya tidak berpikir demikian.


"T-terimakasih banyak! kami terselamatkan!"


Ucap Fei Chu, Yan Gong dan Tian Ru bersamaan. Mereka membungkuk untuk mengucapkan terimakasih yang tulus.


"Bukan masalah, aku hanya ingin menanyakan beberapa hal pada kalian"


Ucap Yang Zhou.


"Oh, kami akan menjawabnya semampu kami"

__ADS_1


Mereka tidak tahu ingin membalas kebaikan Yang Zhou dengan cara apa, jadi mereka hanya bisa menjawab apa yang di tanyakan Yang Zhou.


"T-tunggu! kalian percaya dengan anak kecil ini? mungkin saja dia hanya membual! aku ragu tekanan ini berasal darinya!"


Bisik Yu Shin dengan keraguan di hatinya.


"Aku bisa mendengar mu lho"


Ucap Yang Zhou.


"E-eh! t-tidak! bukan itu maksud kami! Yu Shin hanya sedikit ragu! tolong maafkan dia!"


Fei Chu merasa tak enak dengan Yang y karena teman temannya yang menganggap Yang Zhou pembual.


"Tenang lah, aku tidak tersinggung"


Yang Zhou mengeluarkan tekanan yang lebih kuat lagi dan membuat Yu Shin serta teman temannya tertekan dengan tekanan seberat 300 kilo gram.


"T-tolong berhenti! a-aku percaya! a-aku minta maaf! ampun!"


Yu Shin akhirnya percaya dengan Yang Zhou lah yang sudah menyelamatkan mereka. Sesaat Yu Shin berpikir bahwa ia akan mati saat berada di bawah tekanan Yang Zhou.


"Baiklah! aku tidak akan membuang buang waktu lagi, aku akan mulai bertanya, kalian harus menjawab dengan jujur"


Ucap Yang Zhou.


"Kami akan menjawab sebisa kami!"


"Baiklah, yang pertama, ada urusan apa kalian masuk ke hutan ini?"


Tanya Yang Zhou.


"Kami mencari reruntuhan"


Ucap Fei Chu.


"Tunggu! apa tidak apa apa mengatakannya pada orang lain? bukankah itu adalah rahasia keluarga mu?"


Tanya Yan Gong.


"Yan Gong benar! bukankah ini adalah rahasia keluarga mu? apa tidak apa apa memberitahu orang lain?"


Tanya Tian Ru.


"T-tidak apa apa, asalkan......nyawa kita selamat"


Ucap Fei Chu.


"Jika itu adalah rahasia keluarga kalian, maka aku tidak akan mencari tahu lebih jauh, tenang saja"


Ucap Yang Zhou.


"Be-benarkah?"

__ADS_1


Ucap Fei Chu.


"Ya, kalian kembalilah ke tempat asal kalian, di sini terlalu berbahaya untuk kalian, berada di hutan ini hanya akan membuat nyawa kalian terancam. Kalau begitu aku akan pergi, ingat kata kataku, Menyerah lah mencari reruntuhan di hutan ini, Luas hutan ini tidak dapat kalian bayangkan, mungkin bagi kalian kira kira butuh 3 atau 4 bulan perjalanan untuk sampai di pertengahan hutan ini"


Ucap Yang Zhou.


"B-baiklah, kami mengerti"


Yang Zhou pun pergi keluar dari hutan itu.


"Ingin mendengarkan kata kataku atau tidak, itu tergantung dari mereka sendiri, aku sudah cukup menolong mereka, jika mereka masih terus melanjutkan mencari reruntuhan, maka kematian lah yang menunggu mereka"


Ucap Yang Zhou saat di perjalanan keluar dari hutan itu.


Yang Zhou melanjutkan perjalanannya menuju ke ibukota Yuunzhu. Ia menghampiri beberapa toko sayur dan makanan lainnya untuk di bawa menuju perguruan Yin Wu sebagai oleh oleh untuk teman dan para tetua nya.


Beberapa menit kemudian, Yang Zhou sampai di kerajaan YunXiang. Tak lama dari itu, tibalah Yang Zhou di perguruan Yin Wu. Yang Zhou membagikan makanan yang ia beli di kerajaan Cheng Yi kepada seluruh murid.


"Untungnya aku memiliki ruang hampa, aku bisa menyimpan begitu banyak benda tanpa ada batasan, sungguh bermanfaat"


Ucap Yang Zhou.


"Yang Zhou, dari mana kau mendapatkan begitu banyak uang untuk membeli makanan sebanyak ini? bukan kah ini terlalu banyak?"


Tanya wakil ketua perguruan.


"Apa anda lupa? 1 tahun lalu, aku menyelesaikan misi untuk mencari bunga jiwa angin dan mendapatkan ratusan ribu koin emas dari misi itu?"


Ucap Yang Zhou.


"Ah! aku ingat! benar juga, ratusan ribu koin emas bukanlah jumlah yang akan habis dalam 1 tahun bahkan jika kau adalah orang terboros di dunia, sangat luar biasa, sepertinya aku memang sudah tua. Hahaha"


Wakil ketua perguruan tertawa karena ia merasa bahwa dirinya sudah tua.


"Lalu, dimana kau menyimpan koin koin mu yang begitu banyak itu?"


Tanya wakil ketua perguruan.


"Saat itu, koin koin ku aku simpan di ruang hampa ku"


Ucap Yang Zhou.


"Ruang hampa?! kau sudah mempelajari elemen ruang hampa? elemen angin yang berevolusi menjadi sebuah ruang hampa?! evolusi yang bahkan di dalam sejarah kerajaan YunXiang saja hanya ada 36 orang?! luar biasa! selain elemen alami mu yang adalah elemen kuno, kau juga memiliki ruang hampa! sangat berbakat!"


Wakil ketua perguruan begitu senang karena tahu Yang Zhou sudah berkembang pesat selama kepergiannya.


"Hahaha, anda terlalu memuji, aku tidak sehebat itu"


Ucap Yang Zhou.


"Benar juga! aku ingin mengenalkan mu dengan salah satu teman ku besok! aku yakin dia bisa membantu mu masuk ke akademi YunXiang!"


Ucap wakil ketua perguruan.

__ADS_1


__ADS_2