
Sepanjang malam, tidak sedikit beast yang datang menyerang kelompok Yang Zhou.
Namun Yang Zhou sudah menyuruh Thunderheart dan Huan Hu untuk menjaga daerah sekitar kelompoknya dari para beast yang ada.
Dengan begitu, Yang Zhou dapat menikmati keindahan alam pada malam hari di daerah Gong Hu.
1 malam berlalu.
Para pengawal laki laki bangun dan melihat Yang Zhou yang sedang di peluk oleh ke 3 wanita sekaligus.
Mereka terdiam iri melihat fenomena alam itu.
"Apa yang di lakukan bocah itu hingga ia bisa di peluk oleh tiga wanita di kelompok kita" bisik salah seorang pengawal laki laki.
"Iya, aku sangat iri, padahal kekuatan nya begitu lemah, hanya ranah formation Ki tahap menengah tapi ia begitu beruntung" bisik salah seorang pengawal laki laki.
Yang Zhou sebenarnya yang sudah bangun, sengaja berpura pura tertidur agar lebih lama menikmati keadaan bahagia tersebut.
"Tak ada salahnya menikmati hidup sebagai laki laki sesekali" pikir Yang Zhou.
Qing Yan membuka mata.
"Hm...dimana ini?" kata Qing Yan.
"daerah Gong Hu" kata Yang Zhou.
"Oh, hoam.....apa kita masih dalam perjalanan?" kata Qing Yan sambil menguap.
"Ya, kau dan yang lainya tertidur tadi malam" kata Yang Zhou.
"Oh, begitu ya,eh?" Qing Yan menyadari sesuatu.
Qing Yan baru sadar bahwa semalam ia dan ke dua wanita lainnya memeluk Yang Zhou karena kedinginan.
"Eh!?a..apa aku semalaman tertidur sambil memelukmu!?" kata Qing Yan.
"Iya" kata Yang Zhou.
"Apa!?" Qing Yan tersipu malu dan membuang muka.
"Apa aku sejelek itu hingga kau tidak sudi memelukku?" tanya Yang Zhou.
"B....bukan begitu, ha...hanya saja.....hanya saja aku tidak sadar sudah memeluk mu" kata Qing Yan dengan tangan menutupi wajahnya yang tersipu.
"Oh, bukan masalah besar, aku juga menikmati saat saat itu" kata Yang Zhou.
"Apa yang kau bicarakan!jangan bahas itu lagi!" kata Qing Yan.
Karena teriakan Qing Yan, kedua pengawal perempuan yang lain pun terbangun dan mendapati mereka tidur di pangkuan Yang Zhou.
"Eh, siapa kau?" kata salah seorang pengawal wanita.
"Hi, selamat pagi" kata Yang Zhou.
"Eh?eh!apa yang kau lakukan!?" kata salah seorang pengawal wanita.
__ADS_1
"Apa?aku tidak melakukan apapun" kata Yang Zhou.
"Bukan itu, kau....kau melakukan apa kepadaku semalam!jangan bilang kau mengambil keuntungan dariku!" kata salah seorang pengawal wanita.
"Tidak, tidak, aku yang harusnya berteriak, kalian lah yang mengambil keuntungan dari ku" kata Yang Zhou.
"Itu tidak benar!aku.....aku hanya sedikit kedinginan saja, aku tidak sengaja melakukannya" kata salah seorang pengawal wanita.
"Huh!kau marah marah padaku padahal aku yang dirugikan" kata Yang Zhou.
"Maaf, aku tidak tahu" kata salah seorang pengawal wanita.
"Maaf?kau harus mengganti kerugian ku!" kata Yang Zhou.
"B...baiklah, apa yang kau ingin kan?akan aku lakukan apa yang aku bisa, tentu nya dalam batas normal" kata salah seorang pengawal wanita.
"Apa yang aku ingin kan?" tanya Yang Zhou.
"Ya, cepat katakan" kata salah seorang pengawal wanita.
"Hmm....bagaimana dengan itu" kata Yang Zhou sambil melihat ke arah tubuh pengawal wanita.
"I...itu apa maksudmu!?" kata pengawal wanita.
"Ya aku ingin kau memberikan itu" kata Yang Zhou.
"Hey!da..dasar tidak tahu malu!aku peringatkan!jangan membuat permintaan yang kelewat batas!" kata pengawal wanita.
"Hahaha!kau ini terlalu serius!aku hanya bercanda tapi kau menanggapinya dengan begitu serius, ayolah, santai saja" kata Yang Zhou.
"A..apa yang..." pengawal wanita itu kehabisan kata kata untuk membalas Yang Zhou.
Saat sedang tertawa ria, ada sebuah suara auman beast yang menggema di seluruh penjuru daerah Gong Hu.
Mereka pun terdiam mendengar auman itu.
"Su...suara ini?!" pikir salah seorang pengawal.
"I...ini suara beruang es Yin!" kata Qing Yan.
"Beruang es Yin?!beruang es Yin adalah beast tingkat 11!bagaimana ada beast setingkat itu di daerah Gong Hu ini!?" kata salah seorang pengawal.
"Gawat!beruang ini dikenal tak kenal ampun dan memangsa semua mahluk hidup di sekitarnya!" kata salah seorang pengawal.
"Cepat amankan putri!bawa putri ke tempat yang aman!" kata salah seorang pengawal.
"Buat susunan roh pelindung! cepat!kita kehabisan waktu!" kata salah seorang pengawal.
"Yang dapat berlari cepat, cepat bawa putri sejauh mungkin dari sini!" kata salah seorang pengawal.
"Tidak!aku akan tetap disini! bagaimana aku bisa melarikan diri membiarkan orang orang ku mencoba melindungi ku?" kata Qing Yan.
"Putri, kumohon pergilah!beast itu semakin dekat!" kata salah seorang pengawal.
"Tidak!aku akan tetap disini, jika harus mati, lebih baik mati bersama!" kata Qing Yan.
__ADS_1
"Baiklah jika itu keinginan putri, tapi aku mohon berdirilah di bagian belakang!" kata salah seorang pengawal.
Karena suasana tegang itu, para pengawal dan putri tidak memperhatikan yang Zhou.
Yang Zhou yang merasa bosan, duduk santai dan menunggu beast itu datang.
Karena sudah merasa tidak tahan dan tangannya sudah gatal, Yang Zhou masuk ke dalam hutan agar bisa diam diam membereskan beast itu pada saat yang menurutnya tepat.
"Susunan roh sudah hampir selesai!" kata salah seorang pengawal.
"Tidak bagus!beast itu sepertinya merasakan kehadiran kita!dia menuju ke arah sini!" kata salah seorang pengawal.
"Hampir selesai!" kata para pengawal.
"Ah, beast itu lambat sekali" kata Yang Zhou.
"Groooaaarrr!" suara beast semakin dekat.
Tanah berguncang karena beast itu semakin dekat.
"Gawat!sepertinya beast ini lebih kuat dari rumornya!" kata salah seorang pengawal.
Yang Zhou yang bosan menunggu pun menyuruh Huan Hu membereskan beruang es Yin itu.
Dari arah hutan suara ledakan pun terdengar.
Suara beast serta guncangan pun berhenti dan hilang seolah ditelan bumi.
"Eh?kenapa aura dingin beruang es Yin itu tiba tiba lenyap?" kata salah seorang pengawal.
"Iya, kau benar! guncangan dan suara auman beast itu sudah berhenti, apa yang terjadi pada beast itu?apakah ia pergi?" kata para pengawal.
"Iya, auranya benar benar sudah hilang!syukurlah!" kata para pengawal.
"Horeee!kita selamat!" kata para pengawal.
Mereka terlihat lega dan kembali tenang.
Qing Yan menyadari bahwa Yang Zhou tidak ada.
"Eh, dimana Yang Zhou?" kata Qing Yan.
"Tadi aku melihatnya masuk ke dalam hutan" kata slaah seorang pengawal.
"Iya, mungkin dia terlalu takut dan melarikan diri lebih dulu" kata para pengawal.
"Benar benar sampah!sudah mengambil keuntungan dari kita, dia mau melarikan diri saat kita sedang berjuang kesusahan?!benar benar tidak punya harga diri sebagai laki laki!" kata salah seorang pengawal wanita.
"Huh!aku tidak habis pikir!" kata salah seorang pengawal.
"Jangan berpikir buruk tentang nya dulu, mungkin saja dia perlu melakukan sesuatu yang penting" kata Qing Yan.
Yang Zhou keluar dari dalam hutan.
"Itu Yang Zhou!kau tidak berguna!kemana saja kau selama kejadian tadi!?" tanya salah seorang pengawal.
__ADS_1
"Tadi aku sangat ketakutan dan aku dengan sendirinya lari kedalam hutan" kata Yang Zhou dengan ekspresi ketakutan.
Qing Yan terkejut.