Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 80


__ADS_3

Hari ini, semua murid dan tetua maupun dekan, berkumpul di arena latih tanding akademi YunXiang. Mereka akan menyaksikan pertandingan latih tanding antara perwakilan masing masing kelas.


Dengan di awasi oleh para tetua akademi, pertandingan pun di mulai.


"Para menonton! sekarang, saya akan menyebutkan perwakilan dari masing masing kelas biasa!"


Ucap moderator latih tanding akademi.


"Ru Yuan! kelas biasa A! Dao Ming! kelas biasa B! Gun Yu! kelas biasa C! Dan terakhir! Yang Zhou dari kelas biasa D!"


Penonton mulai bersorak dan acara semakin memanas. Suara dukungan untuk keempat perwakilan semakin keras terdengar. Sebagian besar pendukung Yang Zhou adalah gadis gadis di kelasnya.


"Semua sudah siap?! jika sudah, mari kita mulai! pertandingan pertama! Yang Zhou melawan Ru Yuan!"


Ucap moderator latih tanding akademi.


"Yang Zhou? siapa dia? aku belum pernah mendengarnya"


"Murid baru? "


"Iya, aku dengar kemarin ada keributan di gerbang akademi. Anak itu dan ketua perguruan datang menggunakan portal ruang!"


"benarkah? tapi sepertinya ia kurang beruntung. Ru Yuan adalah adik dari Ru Yan yang merupakan pemimpin pasukan Daun biru"


"Benar. Ru Yan terkenal karena kekejamannya pada laki laki kecuali adiknya. Ia begitu tidak berperasaan pada laki laki"


Para penonton berbisik saat pertandingan hendak berlangsung.


"Aku akan membacakan beberapa peraturan arena latih tanding akademi YunXiang, mohon dengarkan dan perhatikan"


Ucap moderator latih tanding akademi.


"Yang pertama! dilarang membunuh lawan! tidak di izinkan melumpuhkan kultivasi lawan! kalian akan dinyatakan kalah jika keluar dari arena! terakhir, dilarang menggunakan senjata fisik! jika menggunakan senjata dari energi dan aura, di perbolehkan!"


Ucap moderator latih tanding.


Yang Zhou naik ke atas panggung dan di susul oleh Ru Yuan dengan wajah sombongnya. Setelah masuk ke arena, kedua perwakilan melakukan salam yang di lakukan dengan membungkuk.


"Hey, aku tidak ingat ada seorang murid seperti dirimu sebelumnya. Atau aku salah ingat? siapa kau?"


Tanya Ru Yuan.


"Aku adalah murid baru, Yang Zhou"


Ucap Yang Zhou.


"Oh! pantas saja kau tidak takut dengan ku; biar ku beri tahu ya, Kakak ku adalah murid inti akademi YunXiang ini! dia adalah pemimpin pasukan Daun biru!"


Ucap Ru Yuan dengan sombongnya.


"Lalu?"


Ucap Yang Zhou yang menandakan bahwa ia tidak tertarik atau pun merasa takut.

__ADS_1


"Lalu apa? dia adalah orang yang sangat kuat! jika aku di kalahkan di sini, maka sudah bisa di pastikan bahwa kau akan menjadi bahan latihan kakak ku!"


Ucap Ru Yuan.


"Oh. Begitu kah? bisa kita mulai?"


Tanya Yang Zhou.


"Cih. Tentu, akan ku buat kau menyesal karena telah meremehkan ku!"


Ru Yuan menyerang dengan kecepatan penuh nya yang mana dimata Yang Zhou adalah sebuah serangan yang lambat.


"Oh~, apakah ini adalah serangan dengan kecepatan penuh mu? pfftt! kau ini ingin membuat ku tertawa?"


Dengan cepat, Yang Zhou berdiri di belakang Ru Yuan dan mendorongnya keluar dari arena.


"Brak!"


Ru Yuan tersungkur di bawah arena latih tanding. Para penonton terkagum kagum dengan kecepatan Yang Zhou yang gila. Hanya dalam sepersekian detik, Yang Zhou mampu berpindah ke belakang Ru Yuan.


Para penonton terdiam terkagum kagum dengan apa yang mereka lihat. Kecepatan Ru Yuan masih mampu mereka lihat, namun Yang Zhou berbeda. Jangankan melihat bayangan Yang Zhou, mereka sama sekali tak melihat Yang Zhou bergerak dari tempatnya berdiri.


Para gadis yang berada di kursi penonton takjub dan tak tahu harus bereaksi apa. Namun, suasana itu cair karena sang moderator mulai berbicara.


"I-itu tadi adalah kecepatan yang gila! a-aku bahkan tak melihat bayangannya! tapi, sesuai dengan peraturan Yang ada, Yang Zhou menang!"


Ucap moderator latih tanding akademi.


Para gadis dari kelas lain mulai bersorak dan berteriak untuk Yang Zhou.


"Sungguh, pertandingan Yang singkat! tapi aturan tetaplah aturan! maafkan kami, tapi kelas biasa A hari ini harus pulang dengan kekalahan!"


Ucap sang moderator.


"T-tunggu! aku belum kalah! aku ingin pertandingan di ulang! Yang Zhou ini pasti menggunakan artefak! aku yakin! kecepatan nya itu tidak normal untuk anak seusianya!"


Ru Yuan bergerak naik ke atas panggung untuk menutupi rasa malunya.


"Para penonton! kalian juga pasti tahu kan?! kecepatan anak ini tidak normal! itu terlalu cepat! pasti dia menggunakan artefak! aku yakin itu!"


Ucap Ru Yuan sambil menunjuk nunjuk Yang Zhou.


Para penonton mulai terpengaruh.


"Benar juga, kecepatannya tidak normal"


"Iya! bahkan Ru Yan, kakak Ru Yuan saja tidak bisa mencapai kecepatan itu"


"Apakah anak ini benar benar menggunakan artefak?"


"Jika benar, maka anak ini sudah melanggar peraturan latih tanding akademi dan harus di beri teguran keras"


Para penonton mulai percaya pada kata kata Ru Yuan.

__ADS_1


"Hahaha! mana pembelaan mu Yang Zhou? mengaku saja! kalau kau menggunakan artefak! kau sudah tidak bisa membohongi kami!"


Ucap Ru Yuan.


"Baiklah baiklah! aku mengaku! akan ku lepas artefak ku!"


Yang Zhou melepaskan cincin kawin nya dan menjatuhkannya di atas arena latih tanding.


"Brak!"


Lantai arena hancur karena sebuah cincin seberat 1 ton.


Semua orang semakin terkejut.


"Sudah, aku sudah melepaskan artefak ku. Sekarang sudah menjadi jauh lebih ringan. Ingin pertandingan ulang?"


Tanya Yang Zhou.


Ru Yuan terdiam membisu karena tidak menyangka bahwa artefak yang di gunakan Yang Zhou adalah artefak seberat itu. Bukannya semakin mudah di kalah kan, Yang Zhou malah akan semakin cepat.


"Y-Yang Zhou telah melepaskan artefaknya! seperti yang bisa kita lihat! sepertinya artefak yang di pakai Yang Zhou adalah artefak yang sangat berat! lantai arena latih tanding yang begitu kuat hingga hancur di buatnya! jadi, aku nyatakan pertandingan tadi adalah murni kekuatan Yang Zhou! ada yang keberatan?"


Tanya moderator.


Para penonton terdiam.


"B-bohong! pasti artefak itu hanya ringan saat di gunakan oleh Yang Zhou! aku yakin itu! kita harus mengujinya! aku tidak percaya!"


Ucap Ru Yuan.


"Oh~, boleh saja. Kau ingin mengujiku dengan apa?"


Tanya Yang Zhou.


"Para tetua! kumohon! tingkatkan tekanan di arena latih tanding ini sampai ke berat 1000 kilogram! aku ingin anak ini membuktikan ucapannya!"


Teriak Ru Yuan.


Dari kursi pengawas, para tetua mulai membicarakan usulan Ru Yuan tersebut. Setelah beberapa saat, Para tetua pun sepakat untuk membuktikan kekuatan Yang Zhou.


"Baiklah, kami akan menerima usulan mu. Tapi jika terjadi apapun, kami tidak akan bertanggung jawab"


Ucap para tetua.


"Baik. Aku akan terima pengujian mu"


Ucap Yang Zhou.


Ru Yuan pun keluar dari arena dan tekanan mulai di tingkatkan. Beberapa saat kemudian, tekanan di dalam arena latih tanding pun mencapai berat 1000 kilogram. Terlihat Yang Zhou masih santai seolah tidak terjadi apapun.


"I-ini! anak ini benar benar memiliki bakat!"


Para tetua mulai tertarik pada Yang Zhou.

__ADS_1


__ADS_2