Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 79


__ADS_3

Yang Zhou mengambil kembali cincin penyimpanan nya itu dan memakainya. Tak lama setelah itu, para dekan lain kembali. Karena sudah di rasa aman, para tetua pun juga ikut kembali.


Wu Dao di bawa menuju ruang obat.


"Y-Yang Zhou, sepertinya kau terlalu berlebihan. Dia adalah kandidat perwakilan kelas kita, bagaimana dengan latih tanding nya?"


Tanya dekan.


"Bagaimana dengan latih tandingnya? tenang saja, aku pasti akan memenangkannya untuk kelas ini. Kau tak perlu khawatir, karena selama ini kelas mu ini tak mampu mendapat kemenangan di latih tanding antar kelas, hari ini aku akan memenangkannya"


Ucap Yang Zhou.


"Cih, sombong sekali. Coba saja kau ikuti latih tanding ini. Jika kau menang, maka aku akan keluar dari akademi ini"


Ucap dekan karena terpancing oleh kata kata Yang Zhou.


"Baiklah. Aku pegang kata kata mu. Di sini, di tempat ini. Kau yang telah berjanji, itu berarti kaulah yang harus menepati janjimu. Jika kau melanggar janji mu, aku sendiri yang akan menyeretmu keluar dari tempat ini"


Ucap Yang Zhou.


"B-baiklah! kau juga tidak akan mungkin memenangkan latih tanding ini! jika kau berani, kau harus angkat kaki dari akademi ini jika kau kalah!"


Ucap dekan sambil menunjuk nunjuk Yang Zhou.


"Baiklah. Aku terima"


Ucap Yang Zhou.


"Kau sudah berjanji! kau harus menepati janji mu! hahaha!"


Ucap dekan dengan begitu senang nya. Ia pikir ia telah berhasil menjebak Yang Zhou.


"Tentu. Aku pasti menepati janji ku"


Ucap Yang Zhou.


"Bagus! kalau begitu, aku akan melanjutkan pelajaran hari ini. Hari ini, kita akan mempelajari apa itu aura! apa di sini ada yang sudah dapat mengeluarkan aura?"


Para murid tidak ada yang dapat menjawab. Mereka sama sekali belum memiliki aura. Karena aura sendiri dapat di keluarkan hanya saat seorang kultivator mencapai ranah aura formation. Di kelas Yang Zhou, yang mana adalah kelas paling tidak berprestasi di akademi, para muridnya bahkan belum mencapai ranah aura formation.

__ADS_1


"Tidak ada? hmm....baiklah kalau begitu. Karena Yang Zhou tadi begitu sombong ingin memenangkan latih tanding antar kelas, mari kita panggil Yang Zhou untuk maju ke depan"


Para murid terdiam. Mereka berpikir bahwa Yang Zhou juga belum memiliki aura. Mereka tidak ingin membuat Yang Zhou di permalukan, sehingga tak ada yang menjawab pertanyaan dekan nya.


Tiba tiba, Yang Zhou berdiri dan maju ke depan.


"Hahaha! bagus bagus! mari kita lihat aura seperti apa yang akan di keluarkan anak sombong ini. Ah, maksudku anak jenius ini...hahaha"


Ejek dekan.


"Kau akan terkejut. Mundur atau kau akan merasakan jurang kematian"


Ucap Yang Zhou untuk memperingatkan dekan.


"Oh! tak apa, serangan mu tidak akan mampu melukai ku, tenang saja"


Ucap dekan.


"Baiklah, kau sendiri yang mengatakan itu. Kalau begitu, aku mulai!"


Yang Zhou mulai mengeluarkan aura nya. Bukan aura biasa, melainkan aura hitam yang berasal dari energi iblis di dalam dirinya. Sebuah aura yang terbentuk dari kebencian dan energi negatif, murni energi hitam yang mampu memusnahkan apapun.


"Apa maksudmu aura itu yang seperti ini?"


Ini adalah tingkat selanjutnya yang terbentuk saat Yang Zhou melangkah ke ranah early immortality.


"A-apa apaan ini? aura macam apa yang memiliki energi negatif sebanyak dan sekuat ini? ini tidak normal! jumlah energi yang ia keluarkan sangat tidak normal! anak ini, siapa sebenarnya kau!"


Sesaat setelah tersentuh aura Yang Zhou. Pikiran itulah yang ia pikirkan di dalam kepalanya. Jari telunjuknya yang tersentuh seketika membusuk dan hancur seperti bangkai.


"I-ini! aura penghancur! sebuah aura yang mampu menghancurkan apapun! aku harus menjaga jarak! tidak, aku harus menghentikan nya!"


Dekan mengambil jarak aman dari Yang Zhou supaya tak tertelan aura negatifnya.


"B-berhenti! cukup! aku mengaku bahwa kau hebat! aura mu sangat kuat!"


Yang Zhou pun menyerap kembali aura nya.


"Kenapa? bukan kah kau mengatakan bahwa serangan ku tidak dapat melukaimu? tadi itu baru aura ku saja, aku bahkan belum menyerang. Tetapi lihatlah jari telunjuk mu. Kenapa jari mu itu menghilang?"

__ADS_1


Yang Zhou pun kembali ke tempat duduknya. Sang dekan terkejut karena jari telunjuknya sudah lenyap entah kapan.


"J-jari telunjuk ku, lenyap? sejak kapan? aku bahkan tak merasakannya! sungguh aura yang mengerikan!"


pikir dekan.


"A-ah! itu, tadi aku terlalu meremehkan mu, tadi itu hebat sekali! hahaha"


Mulai sekarang dan seterusnya. Dekan kelas Yang Zhou akan berpikir 2 kali untuk menyinggung Yang Zhou.


Pelajaran di lanjutkan dan tak terasa sudah 4 hari berlalu dari saat Yang Zhou mengikuti kelas. Hari ini, latih tanding antar kelas akan dilaksanakan. Sudah di tetapkan, bahwa Yang Zhou akan menjadi perwakilan kelas nya untuk latih tanding bulan ini.


FYI : latih tanding yang di adakan setiap bulan adalah acara bulanan yang di laksanakan untuk menguji peningkatan para murid setiap bulannya. Latih tanding ini juga di jadikan ajang pamer para dekan yang mengajar.


Mereka mengajukan murid terbaiknya dan mengajukan taruhan. Setiap bulannya mereka bertaruh untuk murid muridnya. Dekan kelas Yang Zhou selalu kalah dalam pertaruhan bulanan ini karena murid muridnya yang tidak pernah memenangkan latih tanding.


Latih tanding diadakan di arena latih tanding akademi YunXiang yang di buat sebagai tempat latihan khusus untuk para murid.


Arena latih tanding akademi YunXiang


"Hari ini, di tempat ini! seperti pada bulan lalu! akademi YunXiang akan mengadakan latih tanding antar kelas murid biasa! saya, Feng Hu! akan menjadi moderator latih tanding bulan ini!"


Ucap moderator latih tanding akademi.


"Bulan lalu, kelas biasa - A telah membawa kemenangan telak yang di pimpin oleh dekan kelas A!"


Catatan : Latih tanding kali ini adalah latih tanding antar kelas biasa. Yang Zhou baru saja masuk ke akademi YunXiang. Peraturannya adalah bahwa murid baru akademi tak dapat naik ke tingkat murid selanjutnya sebelum 1 bulan menjadi murid biasa.


Agar dapat naik tingkat, seorang murid harus mengumpulkan poin prestasi yang dapat di tukarkan dengan barang atau jasa. Saat poin prestasi sudah mencapai angka 1000, baru lah seorang murid dapat menjadi murid inti.


"Pada latih tanding kali ini, kita memiliki 4 kelas murid biasa yang akan menjadi peserta latih tanding bulan ini"


Ucap moderator latih tanding akademi.


"Biar ku perkenalkan! masing masing perwakilan kelas murid biasa yang akan bertanding!


4 perwakilan yang sudah di tentukan pun maju ke arena.


"Ru Yuan! kelas biasa A! Dao Ming! kelas biasa B! Gun Yu! kelas biasa C! dan Yang Zhou! kelas biasa D!"

__ADS_1


Ucap moderator latih tanding akademi.


__ADS_2