Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 45


__ADS_3

Yang Zhou merasakan adanya hawa keberadaan ribuan orang yang hendak menyerbu desa dari jarak 4 kilo meter.


"Mereka sudah sampai" kata Yang Zhou.


"Sampai?siapa?" tanya kepala desa.


"Pasukan kaisar yang kau katakan tadi" kata Yang Zhou.


"A...apa?!ini terlalu cepat!seharusnya kabar itu sampai 2 atau 3 hari lagi, bagaimana mungkin!" kata kepala desa.


"Berapa jumlahnya?apa kau tahu?" kata kepala desa.


"10.000 pasukan atau lebih" kata Yang Zhou.


Kepala desa terdiam panik dengan keringat menetes perlahan.


"Sudah terlambat untuk menyesal" kata Yang Zhou.


"L...lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya kepala desa.


"Apa yang harus kalian lakukan?yang harus kalian lakukan adalah duduk diam di sini dan menunggu ku" kata Yang Zhou.


"Apa kau bermaksud untuk melawan mereka sendiri?itu gila!walaupun kau adalah manusia yang dipilih oleh Dewi spirit, tetap saja kau hanyalah manusia!kau tidak boleh sembrono" kata kepala desa.


"Tenanglah, jangan khawatir, aku akan baik baik saja" kata Yang Zhou.


"Tapi kau tidak boleh mati!jika kau mati, maka bangsa demi spirit akan musnah" kata kepala desa.


"Ayah benar!kakak Yang, aku tidak ingin kau mati!jika kau mati bagaimana bangsa demi spirit bisa bertahan hidup?kau tidak mungkin mengalahkan ribuan pasukan kaisar itu sendirian!" kata Yan Xie.


"Yan Yan, apa kau tidak mempercayai ku?kalau begitu aku tidak akan memaksa, tapi 10.000 pasukan yang menuju ke sini tidak akan berhenti begitu saja kan?jika bukan aku, lalu siapa yang akan menghentikan mereka?" kata Yang Zhou.


"T...tapi" kata Yan Xie.


"Tidak ada tapi tapian, aku sudah memutuskan, kau tetap lah di sini, aku akan segera kembali" kata Yang Zhou.


Ia kemudian melesat dari kota Du menuju ke tempat ribuan pasukan kaisar itu berada.


4 kilo meter dari kota Du


"Kaisar, apa perlu kita membawa ribuan pasukan untuk menyerang kota kecil seperti kota Du?apakah itu tidak terlalu berlebihan?" tanya seorang prajurit.


"Apa kau meragukan keputusan ku?!" tanya kaisar.


"B...bukan begitu" kata salah seorang prajurit.


"Aku memiliki firasat buruk" kata kaisar.


"Oh!maafkan kelancangan ku tuan kaisar!" kata salah seorang prajurit.


"Firasat kaisar tidak pernah salah!firasatnya selalu tepat dan berhasil menyelamatkan para pasukan berkali kali!aku tidak boleh meremehkan firasatnya" pikir salah seorang prajurit.


Tiba tiba ada terpaan angin yang kuat menerpa pasukan mereka dan tanah di sekitar mereka bergetar.

__ADS_1


"Ini!seorang master tingkat tinggi sedang menuju ke sini?!" pikir kaisar.


"Apa mungkin kota kecil itu memiliki seorang master dengan tingkat setinggi ini?!" kata salah seorang prajurit.


"Setidaknya ia adalah seorang master di ranah early immortality!" kata kaisar.


"Ternyata lebih buruk dari yang aku duga!" pikir kaisar.


Tak lama setelah itu, Yang Zhou berhenti tepat di depan ribuan pasukan kaisar.


"Master seperti apa yang memiliki tekanan begitu besar dari jarak sejauh itu?!" pikir kaisar.


Kepulan debu yang menutupi Yang Zhou mulai hilang.


"Mari kita lihat master mana yang memiliki tekanan sekuat ini!" kata kaisar.


Dengan wajah serius, kaisar dan para prajurit memerhatikan master seperti apa yang ada di balik kepulan debu itu.


"Itu!" jantung para prajurit berdegup kencang.


"Hanya seorang bocah!?" mereka terkejut.


"Bagaimana mungkin bocah sepertinya bisa mengeluarkan tekanan yang begitu mengintimidasi pada ku?!itu tidak logis!" kata kaisar.


"Anak ini, bukanlah anak biasa!" kata kaisar untuk memperingati para prajurit nya agar tidak meremehkan musuhnya walaupun hanya seorang anak kecil.


"Tapi tuan kaisar, dia hanyalah seorang bocah" kata para prajurit.


"Aku bilang anak ini bukan anak biasa!apa kau meragukan perkataan ku?!" kata kaisar.


Yang Zhou terlihat seperti seorang bocah berumur 13 tahun dengan tubuh yang biasa biasa saja.


"Aku akan mencoba berbicara padanya" kata kaisar.


Sang kaisar maju dan menghadap di depan Yang Zhou.


"Nak, adakah hal yang membuat mu menghadang kami?" kata kaisar.


"Tentu" kata Yang Zhou.


"Lalu, hal apakah itu?mungkin aku bisa membantu mu menyelesaikannya,kita bisa membicarakan hal ini baik baik" kata kaisar.


"Membicarakan hal ini baik baik?membantuku?kalau begitu aku hanya ingin satu hal" kata Yang Zhou.


"Apa itu?biar aku memenuhinya semampuku" kata kaisar.


"Bukan hal sulit, aku hanya ingin kau mati" kata Yang Zhou.


Sang kaisar dan para prajurit terkejut.


"Nak, jika itu adalah lelucon, itu mungkin akan sedikit menyinggungku, tapi masih bisa aku maafkan, katakan, ada masalah apa kau menghadang kami?" kata kaisar.


"Sudah ku bilang kan, aku ingin kau mati, dan itu bukan lelucon, lagi pula aku tidak tanya pendapat mu" kata Yang Zhou.

__ADS_1


"Apa?!" kaisar itu mulai marah.


Yang Zhou membuat 8 bola ledakan ruang seukuran bola basket dan melemparkannya ke para prajurit barisan belakang.


"A....apa!" pada waktu bersamaan menyerang kaisar dengan tendangan Yang Zhou.


Para prajurit itu meledak dan mayatnya berhamburan ke mana mana.


Kaisar itu sendiri terhempas ratusan meter jauhnya.


Dalam waktu singkat, lebih dari 8000 prajurit musnah.


"Mundur!semuanya mu-" para prajurit panik dan memutuskan untuk mundur.


Namun, belum sempat berlari, mereka sudah terhempas lagi karena gelombang ledakan dan debu yang di akibatkan oleh ledakan dari bola ruang.


Sang kaisar yang terhempas pun langsung kembali secepat mungkin.


"Boleh juga kau bocah!" kata kaisar.


"Sial!tulang rusukku patah!tendangan bocah itu sangat kuat" pikir kaisar.


"Oh, masih hidup?pantas menjadi kaisar" kata Yang Zhou.


"Kau sudah menyerang mendadak!aku akan menunjukan apa itu yang namanya serangan!Tubuh Raja harimau!" sang kaisar mengeluarkan aura nya dan menggunakan jurus andalannya.


"Hoo" Yang Zhou dengan santai menunggu serangan sang kaisar.


"Kau terlalu meremehkan musuh mu!akan ku buat wajah sombong mu itu menjadi alas kaki!rasakan kekuatan sejati kaisar spirit!" kata sang kaisar sambil menyerang ke arah Yang Zhou.


"Duh, serangan mu lambat sekali, apa kah kau tidak bisa cepat sedikit?" kata Yang Zhou sambil menguap.


"Dasar sombong!akan ku bungkam mulut mu bocah!" kata kaisar.


Serangan itu pun sampai tepat di tempat Yang Zhou.


"Apa aku mengenainya?!" kata kaisar.


"Boleh juga serangan mu ini, agak terasa seperti di gigit oleh lebah tanduk" kata Yang Zhou.


Catatan :


Lebah tanduk adalah beast tingkat 4.


Yang Zhou menerima serangan kaisar spirit itu dengan tubuhnya tanpa bergeming sedikit pun.


Ia lalu mencengkram kepala sang kaisar lalu melelehkannya dengan petir hitam yang terbakar.


"Masalah selesai, tubuh dewa naga benar benar sangat kuat bahkan pada wujud manusia" kata Yang Zhou.


"Baiklah, hanya tinggal membakar jasad para sampah ini dan kembali" kata Yang Zhou.


"Sayang sekali ada beberapa prajurit yang berhasil selamat" kata Yang Zhou.

__ADS_1


Pada pertempuran itu, dari 10.000 prajurit yang menyerang, hanya tersisa 20 prajurit yang berhasil kabur, itupun dengan sebagian luka parah di tubuhnya.


__ADS_2