
"Besok, aku akan mengenalkan mu pada salah seorang teman ku yang memiliki koneksi besar di akademi YunXiang. Dia pasti bisa membantu mu masuk ke akademi YunXiang lagi"
Ucap wakil ketua perguruan.
"Akademi YunXiang? apakah aku masih bisa menjadi murid di sana? apa anda yakin?"
Yang Zhou masih memiliki keinginan untuk masuk ke akademi YunXiang, namun ia ragu dapat masuk menggunakan koneksi. Wajah Yang Zhou terlihat bimbang.
"Tidak perlu khawatir, aku yakin pada koneksi temanku di dalam akademi YunXiang, aku pastikan bahwa kau akan masuk di akademi YunXiang!"
Wakil ketua perguruan dengan bangga dan percaya diri mengatakan hal itu sembari menepuk pundak Yang Zhou untuk menyemangatinya. Pasalnya, akademi YunXiang adalah akademi impian semua kultivator muda yang ingin memiliki masa depan cerah. Tempat dimana kultivator kultivator yang sudah lulus dari sana sekarang menjadi orang yang besar.
"Baiklah, kalau anda bilang begitu"
Ucap Yang Zhou.
Tiba tiba, seseorang masuk dari pintu. Dan mengatakan hal ini.
"Wah wah, sudah lama tidak bertemu kau jadi seenaknya menggunakan nama ku ya? hahaha"
Seorang pria paruh baya yang tampak dengan rambut penuh uban berjalan memasuki ruangan wakil ketua perguruan dengan perlahan dan penuh kewibawaan.
"Hawa keberadaannya tidak aku rasakan! orang ini kuat!" aku tidak boleh gegabah!"
Yang Zhou berpikir bahwa pria paruh baya yang baru saja masuk ke ruangan wakil ketua perguruan bukanlah orang biasa. Seharusnya, dalam jarak minimal 10 meter, Yang Zhou sudah merasakan hawa keberadaan pria paruh baya tersebut. Dan itu sudah cukup membuktikan bahwa pria paruh baya itu memiliki kultivasi yang sangat tinggi.
"Ah! Meng Hua! sudah lama sekali! hahaha, kau ini sombong sekali, biarlah aku menggunakan nama mu kali ini, karena ini demi perguruan Yin Wu ku"
Wakil ketua perguruan berjalan perlahan mendekati teman lamanya itu sembari tersenyum.
"Zhu Ye, kau ini sungguh tidak tahu malu, aku heran padamu"
Pria paruh baya itu pun duduk dan meminum secangkir teh yang ada di atas meja.
"Memang begini lah sifat ku sedari dulu, tidak ada yang mengherankan"
Ucap wakil ketua perguruan yang juga ikut duduk bersama teman lamanya itu dan kemudian meminum teh.
"Permisi, jika tidak keberatan, apa aku boleh keluar? sepertinya pembicaraan kalian akan sangat panjang"
Ucap Yang Zhou dengan penuh kesopanan dan sebagai seorang murid.
"Oh, tidak perlu, ini akan segera selesai, kami tidak akan berbicara selama itu hahaha"
Ucap wakil ketua perguruan dengan tawa yang besar namun masih terlihat berwibawa.
"Benar juga, Zhu Ye, siapa dia? sepertinya cukup kuat?"
Pria paruh baya itu melihat Yang Zhou hanya sekejap namun mampu melihat bahwa Yang Zhou adalah anak yang cukup kuat dan memiliki potensi.
__ADS_1
"Menurut pandangan mu? siapa dia menurut mu?"
Tanya wakil ketua perguruan.
"Murid mu?"
Tanya pria paruh baya.
"Benar, dan tujuan ku kali ini memanggilmu adalah untuk murid ku"
Ucap wakil ketua perguruan.
"Untuk apa?"
Tanya pria paruh baya.
"Kau sendiri juga sudah mengetahui nya dengan pasti, apa bila ada seorang murid yang ada di sini dan aku memanggil mu di saat yang bersamaan, sudah pasti akademi YunXiang jawabannya"
Ucap wakil ketua perguruan dengan sedikit senyuman.
"Sudah kuduga, tapi sebelum itu, kau sudah tahu pasti, aku akan menguji murid mu ini dahulu, jika ia tidak memuaskan ku, maka jangan bermimpi memasuki akademi YunXiang"
Ucap pria paruh baya.
"Tentu, kau boleh mengujinya, aku yakin kau akan terkejut"
Ucap wakil ketua perguruan.
Ucap pria paruh baya.
"baik! murid ini mengerti! murid ini akan berjuang sekuat tenaga agar dapat memuaskan anda!"
Ucap Yang Zhou.
"Kalau begitu, pertama tama, ayo kita ke lapangan latihan"
Ucap pria paruh baya.
Lapangan latihan perguruan Yin Wu
"Baiklah. Sekarang, aku ingin kau menyerang ku dengan tangan kosong sekuat tenaga mu, kau boleh menggunakan seluruh kekuatan mu seolah olah ingin membunuh ku, keluarkan semuanya pada satu pukulan mu ini"
Ucap pria paruh baya.
"Tapi.....apa tidak apa apa?"
Tanya Yang Zhou dengan ragu.
"Apa kau meremehkan pria tua ini? jangan melihat buku dari sampulnya nak, cepat serang aku, jangan menahan diri"
__ADS_1
Ucap pria paruh baya.
"Baiklah, kalau begitu aku mulai"
Yang Zhou mengeluarkan aura nya dan mengubah wujud nya menjadi wujud dewa raja naga. Ia melapisi tangannya dengan spirit dan aura nya. Dengan petir hitam yang terbakar milik Yang Zhou, ia bergerak dengan kecepatan luar biasa.
"Sangat cepat! bentuk apa itu? terlihat sangat kuat, jika serangan itu mendarat padaku, apa yang akan terjadi? pertama tama, aku harus mengantisipasi kerusakan berlebihan pada perguruan ini, anak ini benar benar tidak menahan diri!"
Dalam jangka serangan Yang Zhou yang singkat itu, pria paruh baya itu berpikir dengan sangat cepat dan tepat, ia membuat sebuah lapisan pelindung berlapis yang sangat tebal dan kuat dari auranya lalu membuat sebuah tameng energi dari elemennya yang adakah elemen tanah.
"Duaarrr!"
Suara Sambaran petir yang di hasilkan serangan Yang Zhou yang begitu kuat. Lapisan pelindung milik pria paruh baya itu hancur sepenuhnya dan pria paruh baya itu terhempas cukup jauh. Namun serangan Yang Zhou membuat nyawa pria paruh baya itu hampir melayang.
Wakil ketua perguruan yang melihat kejadian itu terkejut dengan kekuatan Yang Zhou. Wakil ketua perguruan terdiam sesaat dan kemudian berlari untuk menengok keadaan teman lamanya itu.
"Uhuk! uhuk! uhuk! anak ini mengerikan! daya hancur serangannya tidak masuk akal! hahaha! aku sangat puas! akh! sial, sepertinya tulang rusuk ku patah!"
Yang Zhou berlari menuju tempat terhempasnya pria paruh baya itu sambil mengubah wujudnya menjadi wujud manusia nya lagi.
"Sepertinya aku berlebihan! aku tidak menahan diri karena ia menyuruh ku tidak menahan diri, apa dia akan marah dan tidak mengizinkan ku masuk ke akademi YunXiang?"
Pikir Yang Zhou di dalam hatinya dengan panik.
"Kau tidak apa apa? duh dasar bodoh, jangan asal menyuruh murid ku untuk mengeluarkan seluruh kemampuannya, untung saja kau tidak mati!"
Wakil ketua perguruan mengangkat tubuh temannya itu dengan perlahan dan membawanya menuju ruang obat. Yang Zhou mengikutinya dari belakang.
Teman lama wakil ketua perguruan itu di baringkan di kasur dengan perlahan.
"Bagaimana ini? tabib perguruan sedang tidak ada di perguruan, luka dalam yang di sebabkan serangan tadi cukup parah, aku akan mencari tabib di sekitar! bertahanlah sebentar!"
Ucap wakil ketua perguruan.
"Permisi, apakah aku boleh membantu?"
Tanya Yang Zhou.
"Membantu? apa kau juga bisa teknik penyembuhan?"
Tanya wakil ketua perguruan.
"Ya, kurasa aku bisa sedikit"
Yang Zhou mengeluarkan sebuah api biru hangat yang memancarkan energi positif. Ia mengusap kan api itu pada seluruh tubuh pria paruh baya itu dengan cepat dan kemudian melapisi nya.
"Tubuh ku, terasa lebih baik! tulang rusukku sudah menyatu kembali! rasanya seperti tak terjadi apapun! aku puas dengan kemampuan mu! kau di terima di akademi YunXiang!"
Ucap pria paruh baya itu dengan bangga dan senang karena akhirnya ia menemukan seorang murid yang begitu berbakat setelah sekian lama.
__ADS_1