
Kepala kedua murid inti itu terjatuh dari tempatnya dan menggelinding.
Diwaktu yang sama Yang Zhou membawa Xiang Fei pergi.
"Yang Zhou!" kata Xiang Fei.
"Para murid inti begitu berani mengganggu teman ku, benar benar cari mati" kata Yang Zhou.
"Teman ya?" pikir Xiang Fei.
"Terimakasih sudah membantu ku" kata Xiang Fei.
"Kalau begitu aku pergi dulu" kata Xiang Fei.
"Eh?kenapa kau buru buru sekali mau pergi?" tanya Yang Zhou.
"Tak apa, jangan pedulikan aku, aku hanya temanmu" kata Xiang Fei.
"Hey, tunggu!kita baru saja bertemu lho" kata Yang Zhou.
"Tak usah mengejar ku, aku hanya temanmu" kata Xiang Fei.
"Ha?apa dia marah karena aku datang terlambat?" pikir Yang Zhou.
"Apa sih yang di inginkan wanita itu?" kata Yang Zhou.
Tiba tiba Huan Hu datang.
"Oh, kau sudah kembali?" tanya Yang Zhou.
"Ya tuan, putri juga sudah sampai dengan selamat" kata Huan Hu.
"Bagus, kau anak baik" kata Yang Zhou sambil mengelus elus kepala Huan Hu.
"Yasudah, kembalilah ke bayanganku" kata Yang Zhou.
"Tentang Xiang Fei...." Yang Zhou bingung.
"Ah sudah lah, biarkan saja, mungkin nanti dia akan merindukanku juga" kata Yang Zhou.
Yang Zhou pergi ke tempat wakil ketua perguruan.
Tempat wakil ketua perguruan
"Permisi, ini aku Yang Zhou, apa boleh masuk?" tanya Yang Zhou.
"Oh, silahkan" kata wakil ketua perguruan.
"Hormat pada wakil ketua perguruan!" kata Yang Zhou.
"Ya, apa kau sudah menyelesaikan misi nya?" tanya wakil ketua perguruan.
"Aku tidak tahu apa aku juga bisa disebut menyelesaikannya atau tidak, tapi sepertinya bisa dibilang setengah menyelesaikan misinya hehe" kata Yang Zhou.
"Setengah?" tanya wakil ketua perguruan.
__ADS_1
"Ya, seperti nya mereka tidak terlalu menyukai ku, jadi aku hanya membantu sedikit sekali" kata Yang Zhou.
"Oh seperti itu, biarkan saja, itu memang sudah sifat manusia, manusia bebas memilih orang yang mereka sukai" kata wakil ketua perguruan.
"Kau benar, aku juga tak terlalu suka dengan mereka, jadi kubiarkan saja" kata Yang Zhou.
Saat Yang Zhou sedang berbincang bincang dengan wakil ketua perguruan, tiba tiba ketua perguruan datang.
"Apa aku juga boleh masuk?" tanya ketua perguruan.
"Suara ini!" Yang Zhou terkejut.
"Ketua perguruan!" kata wakil ketua perguruan.
"Yo, lama tidak bertemu" kata ketua perguruan.
"Hormat pada senior!"kata wakil ketua perguruan.
"Hormat pada ketua perguruan!" kata Yang Zhou.
"Hahaha,tidak usah terlalu formal, aku datang untuk mendiskusikan sesuatu" kata ketua perguruan.
"Mendiskusikan sesuatu?" kata mereka berdua bersamaan.
"Ya, ini tentang perguruan Zhu Ye" kata ketua perguruan.
"Perguruan Zhu Ye?perguruan tetangga itu?" kata wakil ketua perguruan.
"Benar, setelah aku amati, beberapa hari ini, perguruan Zhu Ye dan perguruan Yin Wu sedang ada beberapa konflik" kata ketua perguruan.
"Konflik ini terjadi saat beberapa murid perguruan Zhu Ye ingin mencuri beberapa buah apel pelangi 4 hari yang lalu" kata ketua perguruan.
"Apel pelangi?bukan kah itu makanan sehari hari ku di murid inti?" tanya Yang Zhou.
"Ya, perguruan kita memiliki beberapa ladang apel pelangi" kata ketua perguruan.
"Beberapa murid dari perguruan Zhu Ye mencoba mencuri apel pelangi dari ladang apel pelangi milik perguruan Yin Wu" kata ketua perguruan.
"Kenapa mereka mencuri dari ladang apel pelangi milik perguruan Yin Wu?bukankah mereka juga memiliki beberapa?" tanya Yang Zhou.
"Benar, mereka memiliki beberapa ladang apel pelangi juga, namun, karena perbedaan kondisi dan kesuburan tanah di antara perguruan kita dan perguruan mereka, mereka beralasan bahwa mereka hanya meminta sedikit apel pelangi karena mereka kehabisan apel pelangi ini" kata ketua perguruan.
"Hanya karena apel pelangi mereka mau membuat masalah antar perguruan?benar benar tidak bisa dibiarkan" kata wakil ketua perguruan.
"Aku ingin nanti Yang Zhou untuk mengawasi ladang apel pelangi" kata Yang Zhou.
"Aku?" tanya Yang Zhou.
"Ya, kulihat kau sudah meningkat pesat akhir-akhir ini, baru 3 tahun tidak bertemu sudah life extension" kata ketua perguruan.
Ketua perguruan menggunakan pikiran untuk telepati dengan Yang Zhou.
Yang Zhou terkejut.
"A..aku berangkat" kata Yang Zhou.
__ADS_1
Yang Zhou pun keluar dan menuju ladang apel pelangi.
Ditengah perjalanan
"Bagaimana mungkin guru Wu bisa mengetahui ranah ku?!ada di ranah apa sebenarnya guru Wu?!" pikir Yang Zhou.
"Dia memang benar benar hebat!" kata Yang Zhou.
Yang Zhou akhirnya sampai di ladang apel pelangi perguruan Yin Wu.
"Jadi seperti ini ladang apel pelangi" kata Yang Zhou.
"Apel pelangi diberikan kepada murid inti setiap minggunya secara teratur" kata Yang Zhou.
"Apel pelangi ini mempunya manfaat yang besar untuk kultivator dibawah ranah spiritual energy formation, jadi untuk ranahmu yang sekarang, apel ini hanya memiliki sedikit sekali manfaat" kata Yang Zhou.
Yang Zhou melihat orang orang berkumpul di dekat pintu masuk ladang bagian luar.
"Aku akan mengawasinya dulu" kata Yang Zhou.
Ladang apel pelangi
"Hey!sudah kubilang aku hanya meminta sedikit!" kata murid perguruan Zhu Ye.
"Kau tidak memintanya!kau mencurinya diam diam dari kami!" kata penjaga ladang.
"Aku bilang aku hanya memintanya!kalian saja yang terlalu serakah ingin menguasai ladang ini!" kata murid perguruan Zhu Ye.
"Serakah?ini memang tanah kami!" kata penjaga ladang.
"Aku hanya akan mengambil sedikit!berikan saja beberapa buah pohon dan aku akan pergi" kata murid perguruan Zhu Ye.
"Ha!?apa kau bercanda?beberapa pohon?satu pohon apel pelangi saja sudah lebih dari 20 koin kristal!dan kau ingin mengambil nya begitu saja!?jangan harap!" kata penjaga ladang.
"Cih, kau ini suka membesar besarkan masalah ya?kalau begitu aku tidak punya pilihan lain" kata murid perguruan Zhu.
"Hey, cepat panggil guru!mereka tidak mau memberikan apel pelanginya" kata murid perguruan Zhu Ye sambil memukul temannya sendiri.
"Apa yang-" kata murid perguruan Zhu Ye yang lain.
Ia lalu mengedipkan satu mata untuk memberikan tanda.
"Baik" kata murid perguruan Zhu Ye.
Mereka pun memanggil guru nya.
"Hahaha, jangan menyesal karena sudah menolak permintaan ku ya!jika guruku sudah sampai di sini, tidak akan ada yang bisa menghentikannya!" kata murid perguruan Zhu Ye.
"Biar kulihat kau masih bisa menolak atau tidak" kata murid perguruan Zhu.
Beberapa saat kemudian, guru mereka tiba.
"Hawa keberadaan dan tekanan yang kuat sekali!setidaknya guru mereka ada di ranah life extension!" kata penjaga ladang.
"Life extension?" pikir Yang Zhou.
__ADS_1
"Siapa yang berani memukul murid kesayangan ku!?" kata guru mereka.