
Yang Zhou tumbang dengan tubuh yang telah penuh dengan luka. Bukan luka karena serangan dari pamannya, tapi luka karena kekuatan yang ia keluarkan tidak mampu di tahan oleh tubuhnya. Energi yang ia keluarkan telah menghabiskan hampir seluruh energi yang ada di tubuhnya, yang artinya daya hidup dari Yang Zhou juga berkurang.
Namun, berkat darah biru Yang Zhou yang juga bukan lah darah biasa, pemulihan Yang Zhou menjadi jauh lebih cepat dari pada orang lain. Hanya dalam waktu 6 jam, Yang Zhou sudah pulih sepenuhnya bagaikan tak terjadi apapun.
Yang Zhou membuka matanya dan menyadari sedikit ingatan yang terlintas di kepalanya.
"Apa yang terjadi? kenapa aku terbaring di tanah? tunggu, tadi aku tengah melawan paman lalu.....aku......membunuh paman? siapa yang membunuhnya? itu bukan diriku, seperti tubuhku di ambil alih oleh nya, siapa dia?"
Pada saat roh iblis itu mengambil alih tubuh Yang Zhou, hanya jiwa Yang Zhou saja yang tertidur, namun apa yang di lihat Yang Zhou menggunakan matanya adalah tetap kesadaran Yang Zhou, roh iblis itu hanya mengendalikan tubuh Yang Zhou, tapi rasa sakit dan ingatan saat bertarung akan di ingat juga oleh Yang Zhou walaupun hanya samar samar.
"Tubuh ku di ambil alih, dan aku seolah olah jiwa ku tertidur untuk sesaat lalu tiba tiba aku sudah membunuh paman? ah, aku sangat bingung dengan apa yang terjadi"
Kepala Yang Zhou menjadi pusing saat mencoba mengingat apa yang baru saja terjadi. Ia merasa ada sesuatu yang hilang tapi tak tahu apa itu. Perasaan kosong di dalam jiwa Yang Zhou pun muncul dan sangat mengganggu bagi Yang Zhou.
"Ah sudahlah! yang terpenting saat ini adalah paman ku sudah mati, tapi, bagaimana dengan ayah ku?! seingat ku, paman mengatakan bahwa ia memberikan pil yang membuat ayah ku bangkit kembali, itu berarti ayah sudah menjadi Undead"
Yang Zhou berkeliling hutan itu untuk mencari jasad ayahnya. Beberapa saat kemudian, Yang Zhou melihat ada sebuah tangan pucat yang muncul dari dalam tanah. Yang Zhou menggali tanah itu dan menemukan jasad ayahnya.
"A-ayah!"
Yang Zhou mengangkat jasad ayahnya itu lalu memandangi wajah ayah nya itu dengan ekspresi sedih dan kemudian mengubur nya.
"Padahal aku sudah berjanji bahwa aku yang akan membunuh paman! tapi kenapa aku malah hilang kesadaran?! aku benar benar tidak berguna!"
Yang Zhou menyesal karena telah terbawa emosi dan berakhir di kendalikan oleh mahluk yang tidak ia kenali itu. Ia menyalahkan dirinya sendiri karena tak mampu mengontrol kemarahannya. Berkali kali Yang Zhou bersujud di depan kuburan ayahnya sambil mengatakan "Aku sangat menyesal! maafkan aku ayah!".
Ia melakukan itu berkali kali hingga kepala Yang Zhou mengeluarkan darah. Yang Zhou kemudian merenungkan kesalahannya.
"Tidak ada gunanya juga aku terus meminta maaf seperti ini, ayah dan keluarga ku tidak akan pernah kembali"
Yang Zhou pun pergi dengan memasang sebuah pelindung yang dapat melindungi kuburan ayahnya bahkan dari sebuah meteor sekalipun, sebuah pelindung yang di bentuk dari energi spirit Yang Zhou.
Setelah itu, Yang Zhou pun hendak keluar dari hutan itu. 1 jam berlalu dan Yang Zhou tiba tiba merasakan adanya hawa keberadaan sebuah kelompok yang tengah di kepung oleh ribuan beast tingkat 8 sampai 9 sekitar 18.000 meter dari tempatnya berada.
"Sekelompok manusia? di hutan yang tidak biasa ini? dan lagi mereka sepertinya sedang terpojok oleh beast beast itu. Apa aku harus menolongnya atau tidak?"
__ADS_1
Yang Zhou memikirkan apa yang harus di lakukan ya dalam beberapa detik dan langsung memutuskan sebuah keputusan.
"Ah terserah, tidak ada salahnya menolong orang lain"
Yang Zhou dengan cepat melesat menuju lokasi yang di tentukan. Ia sampai hanya dalam kurang dari 2 detik.
Kelompok orang yang tengah terpojok
"Yu Shin! kau pergilah duluan! bawa Fei Chu dan Yan Gong bersama mu! aku akan menahan mereka!"
Seorang pemuda yang tengah terpojok dengan kaki yang terluka bersama rekan rekannya mencoba menyelamatkan diri namun tidak berhasil. Ia lalu menyuruh rekan rekannya itu agar lari terlebih dahulu.
"Apa yang kau katakan?! Tian Ru, kau adalah rekan kami juga! kami tidak akan meninggalkan mu!"
Seorang pemuda bertubuh besar dengan wajah yang penuh tato sedang menghadang kawanan beast yang mengepung mereka.
"Yan Gong benar! cepatlah mendekat padaku! lapisan pelindung ku sudah hampir selesai!"
Wanita dengan wajah yang cantik membuat sebuah pelindung agar mampu menahan kawanan beast lebih lama. Ia tampak kelelahan dan sudah kehabisan energi.
Seorang pengguna pedang bertubuh biasa dan tidak terlalu tinggi mencoba menahan para beast dengan tubuh yang sudah di penuhi luka.
"Sudah lah! kalian semua bersiaplah! lapisan pelindung ku sudah akan selesai! mendekat lah! aku akan mati bersama kalian!"
Ketiga pemuda itu berlari mendekat dan memasuki lapisan pelindung yang di buat wanita itu dengan cepat.
"Hah, hah, hah! tadi itu hampir saja!, Fei Chu! berapa lama kau bisa bertahan?!"
Tanya Yu Shin.
"2 atau 3 menit lagi!"
Ucap Fei Chu dengan terbata bata.
"Apa? hanya tiga menit?! kita harus segera mencari cara agar kawanan beast ini menjauh! tapi seluruh energi ku hampir habis!"
__ADS_1
Ucap Yan Gong.
"Sial! kita hanya punya waktu 3 menit! apa yang harus kita lakukan?!"
Tian Ru tampak begitu panik dan penuh kekhawatiran.
"Sial! sepertinya aku salah mengira! aku terlalu banyak menghabiskan energi! aku hanya bisa bertahan 1 menit lagi!"
Ucap wanita itu dengan menahan rasa sakit.
"Apa?!"
Ketiga pemuda itu terkejut dan bertambah panik.
Tiba tiba, lapisan pelindung itu mulai mengeluarkan suara yang menandakan bahwa lapisan pelindung itu akan segera hancur. Kita sudah berakhir! selesai sudah!"
Tian Ru mendekam pasrah membayangkan bahwa ia akan segera mati.
Tiba tiba, sekelebat bayangan hitam ke ungu ungu an pun muncul dan pada saat itu juga, para beast itu terpenggal secara massal dan membuat kelompok itu terdiam tanpa tahu apa yang baru saja terjadi. Mereka terkejut melihat ribuan beast itu mati dalam sekejap.
"T-tidak bisa di percaya, s-semua beast itu mati?"
Tian Ru membuka matanya dan melihat pembantai pada ribuan beast itu.
"A-apakah ini mimpi? mereka para beast tingkat 10 lho! bukan sekedar beast biasa!"
Fei Chu mengucapkan kata kata itu dengan penuh ke kaguman.
"Siapakah master yang mampu melakukan ini hanya dalam hitungan detik? tidak! ini bahkan kurang dalam 1 detik!"
Ucap Yan Gong.
"K-kita selamat! Inti core para beast ini pasti juga berharga mahal!"
Ucap Tian Ru dengan begitu senang.
__ADS_1