
"Matilah kau bocah!" kata Ru Lan.
"Rasakan akibatnya menyinggung orang yang tak seharusnya kau singgung!" kata Ru Lan.
"Cepat menghindar!" kata rekan pengawal yang lain.
"Ru Lan sudah hentikan!kau tidak boleh membunuh murid!" kata Qing Yan.
"Ah, apa masih lama sampainya?serangan mu sangat lambat" kata Yang Zhou sambil menguap.
Serangan itu sampai tepat di tempat Yang Zhou berdiri.
"Huh!bocah sampah banyak omong!aku belum mengeluarkan seluruh kemampuan ku saja sudah lenyap tak tersisa, mau menantang ku sama saja cari mati" kata Ru Lan.
"Omong besar!mayat saja tidak tersisa, jika bisa, aku akan memusnahkan roh mu juga!" kata Ru Lan.
"Oh, begitu ya" kata Yang Zhou.
"Pasti!pasti sepe-" Ru Lan terkejut.
"Apa!?kenapa...kenapa kau tidak lenyap!?" Ru Lan mulai bergeming.
"Ugh, kaki ku" kata Ru Lan.
"Tadi aku hanya melangkah sedikit saja" kata Yang Zhou.
"Tapi karena kau sangat lambat, jadi aku sempat melakukan sesuatu yang buruk untuk mu, hehehe" kata Yang Zhou.
"Apa yang telah kau lakukan!?" kata Ru Lan sambil meringkuk kesakitan"
"Aku hanya sedikit membakar beberapa saraf penopang kaki mu" kata Yang Zhou.
"Mungkin kaki mu akan bisa berjalan kembali setelah 2 sampai 3 bulan berobat" kata Yang Zhou.
"Argh!kau!berani beraninya kau membuat kaki ku lumpuh seperti ini, kau berbuat kecurangan!kau takut kalah dengan ku dan membuatku begini kan?!dasar sampah!" kata Ru Lan.
"Hah~, perkataan mu itu sungguh tidak enak di dengar" kata Yang Zhou.
"Memangnya kenapa?!kau mau membuat mulutku tidak bisa bicara juga?!" kata Ru Lan.
"Tepat!aku akan membakar beberapa saraf mulut mu agar tertutup beberapa hari, bulan, atau bahkan tahunan, siapa yang tahu" kata Yang Zhou.
"Kau tidak akan berani!" kata Ru Lan.
"Aku ak-" perkataan Ru Lan di potong.
"Hentikan itu!Ru Lan, sebagai komandan, tidak baik memperlakukan junior mu seperti itu, pergilah temui tabib kerajaan, tugas mu akan di ganti kan oleh komandan lain" kata Qing Yan.
"Baiklah jika putri berkata begitu, aku akan melaksanakannya" kata Ru Lan.
"Bocah!akan ku ingat ini!wajah mu sudah aku tandai!jika suatu saat aku bertemu denganmu, akan ku pastikan mayat mu akan ku jadikan makanan hewan!" kata Ru Lan.
"Aduh, aku takut sekali" kata Yang Zhou.
"Kau!" Ru Lan pun pergi di bantu para pelayan istana.
"Baiklah, mari kita lanjutkan, perjalanan ku kali ini akan di temani 7 murid terkuat dari masing masing perguruan" kata Qing Yan.
"Kita juga akan di temani oleh beberapa jendral kerajaan YunXiang" kata Qing Yan.
"Baik" kata mereka.
"Kalau begitu, perjalanan di mulai!" kata Qing Yan.
Mereka pun berangkat dari kerajaan YunXiang menuju kerajaan Cheng Dao.
Setelah berjalan beberapa hari, mereka pun sampai di jurang Luo.
"Hati hati, jembatan di jurang Cheng Dao ini hanya bisa di sebrangi oleh 1 orang, jalan satu per satu!" kata salah satu jendral.
"Jangan takut, jembatan ini pasti bisa di sebrangi oleh 1 orang!" kata salah satu jendral.
"Gerak gerik jendral jendral ini aneh sekali, sepertinya ada yang tidak beres" pikir Yang Zhou.
"Aku akan mengamatinya sebentar lagi" kata Yang Zhou.
Satu per satu orang menyebrangi jembatan.
Semua murid perguruan sudah menyebrang, hanya Yang Zhou yang memilih menunggu.
__ADS_1
"Nak, kau menyebrang saja duluan, aku akan menjaga putri" kata jendral.
"Tak apa, saya juga akan menjaga putri" kata Yang Zhou.
"Kau menyebrang lah, biar aku yang menjaga putri" kata jendral.
"Ah baiklah kalau begitu, yasudah" kata Yang Zhou.
Saat hendak menyebrang, Yang Zhou diam diam memindahkan Huan Hu dari bayangan Yang Zhou ke bayangan putri Qing Yan untuk berjaga jaga.
Benar saja, saat Yang Zhou sudah sampai di sebrang, sang putri di sergap oleh para jendral itu.
"Apa!lepaskan aku!tolong!" putri berteriak.
Huan Hu langsung keluar dari bayangan putri.
"A..apa!?"para jendral itu terkejut.
Dalam sekejap, Huan Hu membakar kedua jendral itu yang berada di ranah Bone compaction hingga mayatnya pun tak tersisa.
"Mahluk apa itu?!" kata rekan pengawal lain.
"Kuat sekali!" kata rekan pengawal yang lain.
Yang Zhou langsung lompat dari ujung jurang ke ujung yang lain.
"Kau tidak apa apa putri?"tanya Yang Zhou.
"I..iya, aku baik baik saja, hanya sedikit terkejut" kata Qing Yan.
"Syukurlah" kata Yang Zhou.
"T..terimakasih banyak" kata Qing Yan dengan terbata bata karena masih syok.
Yang Zhou kemudian menggendong putri menyebrang dengan meloncati jurang.
Beberapa hari berlalu dan mereka pun sampai di daerah Gong Hu.
"Semuanya, tetap berdekatan dengan ku, aku punya elemen api" kata salah seorang pengawal.
"Aku juga" kata salah seorang pengawal.
"Bagus, buat lapisan pelindung agar hawa dingin tidak bisa masuk" kata Qing Yan.
"Oh ya, Yang Zhou, kalau tidak salah ingat, hari itu, kau bilang membakar saraf kan?apa elemen mu api?" tanya Qing Yan.
"Ah benar, elemen ku api, tapi terlalu lemah, jadi aku takut api ku akan langsung padam di daerah dingin ini hehe" kata Yang Zhou.
"Oh begitu" kata Qing Yan.
"Dasar tidak berguna" pikir salah seorang pengawal.
Beberapa saat berlalu.
"Uh, udara dingin ini terlalu kuat, bahkan pelindung api ku semakin lama semakin tipis, aku takut itu tak akan bertahan lama" kata salah seorang pengawal.
"Api ku juga, rasanya udara dingin ini mengikis api ku" kata salah seorang pengawal.
"Gawat, padahal seharusnya perjalanan masih 5 hari lagi, tapi bahkan belum satu hari penuh, kita sudah seperti ini" pikir Qing Yan.
"Apa yang harus ku lakukan?" pikir Qing Yan.
Yang Zhou tampak biasa saja seperti tidak berada di daerah Gong Hu.
"Kenapa Yang Zhou terlihat biasa saja?kenapa ia tenang sekali?" pikir Qing Yan.
Qing Yan mencoba memegang tangan Yang Zhou.
"Apa yang kau lakukan putri?" tanya Yang Zhou.
"Hangat!" pikir Qing Yan.
Qing Yan kemudian memeluk Yang Zhou.
"Hangat!nyaman sekali!tubuhmu hangat" kata Qing Yan.
Pengawal perempuan yang lain ikut memegang tangan Yang Zhou.
"Hangat!ah, nayaman sekali!" kata pengawal perempuan yang lain.
__ADS_1
Yang Zhou pun di peluk oleh 3 wanita sekaligus.
"Ah, nayaman sekali" kata Yang Zhou.
Tiba tiba para pengawal laki laki juga ingin memeluk Yang Zhou.
"Gawat!mereka juga ingin memeluk ku?aku harus melakukan sesuatu" kata Yang Zhou dengan panik.
Yang Zhou memberikan lapisan petir hitam yang terbakar nya ke tubuh para pengawal laki laki.
"petir hitam ini hanya melapisi mereka, tidak akan membakar mereka, untungnya tingkat pengendalian elemen ku sudah mencapai tingkat langit" kata Yang Zhou.
Yang Zhou sengaja hanya memberikan lapisan petir hitam yang terbakar pada pengawal laki laki saja dan memilih untuk menikmati pelukan dari 3 perempuan cantik itu.
catatan :
...Ada 12 bulan dalam setahun di dunia Yang Zhou....
Bulan 1 Huangyu
Bulan 2 Yuangyu
Bulan 3 Hangyu
Bulan 4 Qingyu
Bulan 5 Tiangyu
Bulan 6 Chengyu
Bulan 7 Ruongyu
Bulan 8 Gongyu
Bulan 9 Wuranyu
Bulan 10 Yingyu
Bulan 11 Fangyu
Bulan 12 Chunyu
...Tingkatan elemen :...
Tingkat alam
Tingkat bumi
Tingkat langit
Tingkat master
Tingkat surgawi
...Tingkatan tubuh :...
Tubuh biasa
Tubuh fana
Tubuh roh
Tubuh dewa
...Tingkatan jiwa :...
Tingkat kecil
Tingkat menengah
Tingkat tinggi
Tingkat master
Tingkat Suci
Tingkat alam
Tingkat pencampuran
__ADS_1
Tingkat dewa