Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 39


__ADS_3

Orang orang itu hendak menyelinap ke kamar Yang Zhou melalui jendela.


"Cepat juga datangnya" pikir Yang Zhou.


Orang orang itu kemudian masuk ke kamar Yang Zhou.


"Aduh~, ada tamu malam malam begini kok tidak sopan ya!" kata Yang Zhou.


Orang orang itu terkejut.


"Karena kalian sudah repot repot datang, aku akan menjamu kalian, tentunya dengan sangat baik, hehe" kata Yang Zhou.


"Heh, kalian tidak punya mulut ya?" kata Yang Zhou.


Orang orang itu menjadi bingung.


"Kalau begitu silahkan duduk" kata Yang Zhou.


Orang orang itu kemudian mengeluarkan pedangnya dan ingin menyerang Yang Zhou.


"Kubilang duduk ya duduk!tidak dengar hah!?" Yang Zhou menggunakan jurus pengendali jiwa.


Seketika mereka semua duduk.


"Nah~, begitu kan enak, baiklah, siapa yang menyuruh kalian melakukan ini?" kata Yang Zhou.


"Gong Tian, dia menyuruh kami membunuh mu saat kau lengah dan sedang tidur" kata orang orang itu.


"Hmm.....dimana Gong Tian sekarang?" tanya Yang Zhou.


"Dia ada di penginapan Lu Yu sekitar 500 meter dari sini" kata mereka.


"Oh begitu ya, yasudah kalian pergilah kembali ke tempat Gong Tian, bawa benda ini juga" Yang Zhou memberikan sebuah ledakan ruang jangka pendek.


"Baik" kata orang orang itu.


Orang orang itu pun pergi menuju penginapan Gong Tian.


Beberapa saat kemudian.


Penginapan Lu Yu, kamar Gong Tian


"Aku yakin Yang Zhou si sampah itu pasti sudah terbaring tak bernyawa, hehehe" kata Gong Tian (berbicara nya agak tidak normal)


"Hahahaha, ini adalah akibat dari kebodohan mu menantang ku!kau membakar mulut ku!dasar bodoh, menantang ku hanya akan ada satu pilihan untuk orang orang seperti mu, yaitu mati, hahahaha" kata Gong Tian.


"Aku ingin lihat kepala lu disini dan akan ku kencingi lalu akan ku lemparkan ke kandang beruang!hahaha" kata Gong Tian.


"Tok, tok, tok" suara ketukan pintu.


"Oh!mereka sudah kembali!cepat juga!" pikir Glen Gong Tian.


"Hehe, kalian sudah bekerja keras!aku akan memberikan hadiah yang banyak pada kalian, cepat katakan mau ber-" ledakan ruang jangka pendek aktif dan meledakkan seluruh bangunan penginapan.

__ADS_1


Orang orang yang menyelinap ke kamar Yang Zhou serta Gong Tian tewas tanpa jasad.


Para tetangga dan orang orang yang ada di sekitar penginapan terkejut dan histeris melihat kejadian itu.


Tidak ada yang tahu apa penyebab ledakan itu.


Penginapan Yang Zhou


"Masalah lainya beres" kata Yang Zhou.


"Baiklah, aku akan berkultivasi sambil menunggu waktu tahap ke dua" kata Yang Zhou.


Beberapa jam kemudian.


"Baiklah!sudah waktunya!" kata Yang Zhou.


Yang Zhou pun berangkat menuju kerajaan.


Akademi YunXiang


"Baiklah, semua peserta yang lolos kemarin akan melanjutkan ke tahap ke dua, harap tunjukan token tahap ke dua" kata tetua ke 1.


Mereka pun menunjukan tokennya, begitu pula dengan Yang Zhou.


"Semua peserta yang memiliki token, segera masuk ke aula akademi"


Yang Zhou pun masuk ke aula akademi YunXiang.


"Aula nya benar benar sangat besar!" pikir Yang Zhou.


"Baiklah!semuanya sudah berkumpul" kata tetua ke 2.


"Aku tetua kedua, akan mengambil alih di tahap ke dua ini" kata tetua ke 2.


"Ditahap ke dua ini, ujiannya akan sedikit berbeda" kata tetua ke 2.


"Ujiannya akan dilakukan di aula ini" kata tetua ke 2.


"Tahap ke dua kali ini, sudah di siap kan sebuah batu di depan kalian, kalian harus bisa memotong batu itu menggunakan energi dalam kalian atau bisa di sebut Ki, jika bisa memotong setidaknya seperdua dari ukuran batu itu, kalian akan lolos" kata tetua ke 2.


"Hah?!lolos?ini sangat mudah!" bisik para peserta.


"Hanya batu sepeti ini?bukankah ini terlalu mudah?" bisik para peserta.


"Memotong batu ini setidaknya seperdua?sepertinya batu ini bukan batu biasa" pikir Yang Zhou.


"Ingat!gunakan seluruh kekuatan kalian!" kata tetua ke 2.


"Ah, aku hampir lupa, batu ini adalah batu Dryad, batu yang di dapatkan dari dalam tanah sedalam 18 ribu meter, batu Dryad juga biasanya digunakan sebagai bahan senjata tingkat langit" kata tetua ke 2.


"A...apa?!" para peserta terkejut.


"Oh~, batu Dryad ya, menarik juga" kata Yang Zhou.

__ADS_1


"Baiklah, tahap ke dua aku nyatakan, dimulai!" kata tetua ke 2.


Para peserta kemudian mulai mencoba memotong batu itu.


"Hanya tergores, gagal!tidak sampai 1 centimeter, gagal!hanya seperempat, gagal!lulus!......." para peserta yang lulus hanya puluhan orang dan giliran Yang Zhou tiba.


"Tidak perlu menahan diri kan?" kata Yang Zhou.


"Baiklah!jangan salahkan aku jika aula ini memiliki jalan keluar masuk yang baru!" kata Yang Zhou.


Ia mulai membentuk Ki dan mempertajam ujung jarinya dari dalam.


Yang Zhou menyerang dan membuat batu Dryad hancur berkeping keping serta tembok aula berlubang seukuran sebuah rumah.


"L...lihat!batu itu hancur!bahkan tembok nya juga berlubang!" kata para peserta.


"Kekuatan apa ini?!sangat kuat sekali!" kata para peserta.


"I...ini,kau lolos!" kata tetua ke 2.


"Hehe, terima kasih" kata Yang Zhou.


"Nak, siapa namamu?" kata tetua ke 2.


"Aku Yang Zhou!dari perguruan Yin Wu!" kata Yang Zhou.


"O..oh" kata tetua ke 2.


"Anak ini berpotensi!sangat berpotensi!saat seusianya dulu, aku bahkan tidak sampai setengah dari batu Dryad itu, sungguh kekuatan yang luar biasa" kata tetua ke 2.


Tahap ke dua pun berlanjut.


Beberapa menit kemudian, tahap kedua selesai.


Dari 8 ribu orang yang lolos ke tahap kedua, peserta yang lolos ke tahap ke tiga hanya berjumlah kurang dari 900 orang.


"Tahap ke dua aku nyatakan selesai!para peserta yang lolos tahap ke tiga, harap untuk bersiap melaksanakan ujian akhir uji seleksi penerimaan murid baru akademi YunXiang!" kata tetua ke 2.


"Baik!" kata para peserta.


"Kalau begitu, kalian semua bisa pulang dan kembali lagi ke sini besok" kata tetua ke 2.


Para peserta pun pulang dan kembali ke penginapan masing masing.


"Hah~, rasanya di lihat begitu banyak orang saat mengeluarkan kekuatan tanpa menahan diri sangat tidak biasa, tentunya aku masih harus menahan kekuatan ku agar tidak menghancurkan seluruh aula dan mencelakai para peserta" kata Yang Zhou.


"Walaupun tidak seluruh kekuatanku, tapi tetap saja aku senang, haha" kata Yang Zhou.


Yang Zhou pulang dengan gembira.


Sesampainya di penginapan, Yang Zhou berkultivasi sebentar dan langsung tidur.


Esok hari nya.

__ADS_1


Yang Zhou bangun dan bersiap menuju akademi YunXiang.


"Tahap ke tiga, jangan mengecewakan aku!" kata Yang Zhou


__ADS_2