
Yang Zhou membalikkan badannya dan hendak segera pergi untuk kembali ke istana dan membunuh sang raja karena kekesalannya.
"Xiao Yuan, bersiap lah untuk menemui ajal mu! berani beraninya kalian menipu ku!"
Namun tiba tiba, sebuah cahaya kecil berwarna warni pun muncul dari kepala cacing raksasa itu. Yang Zhou yang hendak pergi pun mengurungkan niatnya.
"Cahaya? kenapa bisa ada cahaya di sini?"
Pikir Yang Zhou sambil mencoba mendekati sumber cahaya itu.
"Bagaimana bisa ada cahaya dari bangkai beast yang sudah ma-"
Yang Zhou terkejut.
"I-ini adalah!.......mawar putih suci yang masih muda!"
Ucap Yang Zhou dengan mata yang melebar karena saking terkejutnya.
"Mawar putih suci ini.....aku menemukannya! syukurlah!"
Ekspresi wajah Yang Zhou yang tadinya sangat marah pun berubah total. Sebuah senyuman pun terukir di wajah Yang Zhou.
"T-tapi....mawar putih suci ini masih sangatlah muda, apakah ini akan mampu membawa kembali jiwa guru?"
Muncul sebuah keraguan didalam hati Yang Zhou.
"...."
Yang Zhou memikirkan sesuatu. Mencoba mencari jalan keluar yang terbaik.
"Apa yang harus aku lakukan jika ternyata mawar putih suci ini tidak akan berpengaruh apapun pada jiwa guru?"
Pikir Yang Zhou.
"Sial! padahal ku kira aku sudah dapat mengobati jiwa guru ku! sialan!"
Yang Zhou mulai terbawa suasana lagi dan terhanyut dalam amarahnya.
"Tunggu, aku harus tenang. Aku tidak boleh sampai kembali terhanyut oleh emosi ku! aku harus berpikir jernih!"
Ucap Yang Zhou sambil mengatur pernafasan serta emosi nya.
Terdiam sesaat, Yang Zhou merenungkan apa yang bisa ia lakukan pada bunga itu. Memikirkan sebuah cara agar mawar putih suci itu dapat sepenuhnya memulihkan jiwa gurunya.
Setelah berpikir panjang, Yang Zhou menemukan sebuah ide. Ide itu tiba tiba saja muncul di kepalanya. Membuat Yang Zhou kembali tenang.
"Darah biru ku! benar! saat itu, bunga yang ada di asrama ku, begitu terkena darah ku, bunga layu itu langsung mekar dengan cepat! pasti bisa dengan darah biru ku!"
Ucap Yang Zhou dengan senyum penuh harapan.
Yang Zhou menggores kulit jarinya dan meneteskan setetes darah ya tepat di atas mawar putih suci yang masih muda itu.
"Berhasil?!"
Ucap Yang Zhou dengan serius sambil menatapi mawar putih suci itu.
__ADS_1
Namun, mawar itu tidak menunjukan respon apapun.
"...."
Senyuman Yang Zhou menghilang. Ia kembali berpikir akan sesuatu.
"Apakah masih belum cukup? satu tetes lagi?"
Pikir Yang Zhou.
Ia lalu meneteskan satu tetes darahnya sekali lagi.
Namun hasilnya sama saja. Mawar putih suci itu tidak mengeluarkan respon apapun.
"Apakah benar benar tidak bisa? apakah aku harus meneteskan satu tetes lagi?"
Pikir Yang Zhou dengan pikiran yang penuh kekhawatiran.
"Tidak ada pilihan lain!"
Yang Zhou meneteskan tetesan ketiga darahnya.
"Kumohon!"
Ucap Yang Zhou sambil terus menatap mawar putih suci itu dengan sorot mata serius.
Tiba tiba, bunga itu bergerak. Perlahan lahan berubah bentuk dengan cahaya warna-warni yang perlahan lahan menghilang. Cahaya cahaya itu pun berubah menjadi cahaya putih yang sangat terang. Begitu terang hingga membuat mata Yang Zhou menjadi silau.
"Berhasil!"
"Eh?! ada apa ini?!"
Yang Zhou mulai bingung.
Lantaran mawar putih suci itu seolah olah terserap perlahan lahan kedalam tubuh Yang Zhou.
Cahaya yang melapisi mawar putih suci itu mulai menyebar ke seluruh tubuh Yang Zhou. Memasuki seluruh pori pori yang bisa di masuki.
"A-apa yang terjadi?! kenapa cahaya mawar putih suci ini meredup dan masuk ke dalam tubuhku?!"
Yang Zhou mencoba mendorong keluar cahaya dan aura serta energi mawar putih suci itu dari tubuhnya menggunakan tenaga dalamnya. Namun hasilnya percuma. Semua energi maupun cahaya itu seperti tertarik ke dalam tubuh Yang Zhou.
"Sial! jika seperti ini terus, mawar putih suci ini akan layu dan kemudian mati!"
Pikir Yang Zhou.
Sesaat kemudian, cahaya, energi, maupun aura dari mawar putih suci itu pun menghilang dan terserap sepenuhnya kedalam tubuh Yang Zhou.
"K-kenapa malah jadi begini?"
Yang Zhou terduduk bingung. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Namun tiba tiba, Yang Zhou menyadari sesuatu.
"Energi....suci? ah! benar juga! energi suci yang ada di dalam mawar putih suci ini, mungkinkah energi suci yang ada di dalam tubuhku menyerap energi suci yang ada di dalam mawar putih suci ini?!"
Ucap Yang Zhou.
__ADS_1
"Jika itu memang benar, maka seharusnya energi suci mawar putih suci itu sekarang berada di dalam tubuhku. Tepatnya di dalam ruang energi ku"
Pikir Yang Zhou.
"Tapi mana mungkin energi suci ku dapat menyerap energi suci milik mawar putih suci yang termasuk tanaman obat tingkat raja? apakah mungkin?"
Pikir Yang Zhou.
"Satu satunya kemungkinan yang dapat aku bayangkan adalah energi suci ku lah yang terserap, dan energi suci mawar putih suci lah yang masuk kedalam tubuhku untuk menyerap energi suci ku"
catatan : maaf kalo belibet.
Ucap Yang Zhou.
"Aarrgh! sial, semua ini membingungkan ku!"
Teriak Yang Zhou.
Tanpa diduga, sebuah energi yang tidak lain adalah energi suci milik mawar putih suci didalam tubuh Yang Zhou pun bergejolak.
Seolah olah energi suci Yang Zhou baru saja menjadi lebih kuat.
"Perasaan ini! sama seperti saat energi iblis ku bertambah kuat! apa jangan jangan energi suci ku-"
Yang Zhou terdiam sesaat. Ia merasakan bahwa tubuh bagian kanannya baru saja terguncang.
"A-apa ini?! ra-rasanya seperti tubuh bagian kanan ku di acak acak dari dalam!"
Yang Zhou merasakan rasa sakit yang luar biasa dalam sekejap.
Hanya seperti sepersekian detik yang sangat penuh rasa sakit.
"A-apa itu tadi?! apakah energi suci mawar putih suci itu mencoba menghancurkan organ organ dalam ku?!"
Yang Zhou lalu mencoba menenangkan tubuh bagian kanannya. Ia duduk bersila untuk bersiap melakukan kultivasi penenangan tubuh. Mencoba menstabilkan tubuhnya, Yang Zhou malah terbawa kedalam alam spiritual nya tanpa disadari.
"K-kenapa aku ada di sini? bukan kah tadi aku tengah berkultivasi untuk menstabilkan energi ku?"
Yang Zhou bingung.
"Aku merasa....bingung? aku tidak mengerti, apa yang sedari tadi terjadi? ini semua sangat aneh. Tapi apa yang aneh?"
Pikir Yang Zhou.
Tiba tiba, tanpa di sadari, muncul sebuah gelombang energi yang sangat kuat dari belakang Yang Zhou. Sebuah gelombang energi yang setidaknya 100 kali lebih kuat dari gelombang energi Yang Zhou saat berubah ke wujud raja dewa naga.
Gelombang energi itu dengan cepat memenggal kepala Yang Zhou tanpa sempat di rasakan oleh Yang Zhou.
"Eh? aku... terpenggal?"
Ucap Yang Zhou dengan sisa kesadarannya. Kepalanya tergeletak di tanah dengan darah yang mengucur keluar.
"Apakah aku.....sudah mati? kenapa? bagaimana bisa?"
Pikir Yang Zhou dengan darah yang keluar dari mulut dan hidungnya.
__ADS_1