
Kedatangan Yang Zhou membuat para tetua terkejut. Bukan karena kedatangannya yang tiba tiba saja, tapi juga karena hawa keberadaan Yang Zhou yang sudah sangat berubah dari terakhir kali bertemu.
Saat sebuah pedang melayang ke arah ketua perguruan, pada saat itu, ketua perguruan sudah sangat siap untuk mati, namun, pedang itu di tangkis oleh Yang Zhou dengan kakinya.
"Tang!!"
Pedang itu tertancap ketanah.
"Yang Zhou?!"
Perhatian para tetua teralihkan kepada Yang Zhou.
"Bagaimana bisa kau ada di sini?! ini sangat berbahaya, lebih baik kau pergi!"
Ucap ketua perguruan karena khawatir Yang Zhou tidak akan kembali dengan selamat dari sana.
"Lalu, aku harus meninggalkan kalian di sini dan pergi seperti pengecut? aku bukan orang seperti itu, guru"
Yang Zhou melesat dan menumbangkan ratusan prajurit berkuda bersamaan. Sebuah pedang ia ambil dari ruang hampa nya. Pedang itu adalah pedang Yin Yang.
"P-pedang itu! p-pedang besar dengan elemen Yin dan Yang, lalu corak hitam dan putih yang indah, serta ornamen ornamen marmer yang legendaris! itu pedang Yin Yang!"
Ucap ketua perguruan.
Mendengar itu, para tetua terkejut. Karena pedang itu adalah pedang yang berada pada tingkat suci. Sebuah pedang peninggalan kerajaan TIAN LANG yang sudah runtuh. Sudah ribuan orang yang mencoba mencarinya, namun mereka semua menyerah setelah hampir 20 tahun pencarian.
"Pedang tingkat suci, dimana kau mendapatkan itu nak?"
Pikir ketua perguruan.
Semua perhatian para tetua kembali teralihkan ke Yang Zhou yang mengubah pedang itu menjadi dua, lalu mengeluarkan elemen petir hitam yang terbakar dan es putih Aurora.
"Anak ini, dia sudah mampu menguasai pedang itu sampai ke tingkat dimana pedang itu mampu menjadi dua pedang? sungguh perkembangan yang tidak masuk akal!"
Pikir ketua perguruan.
Yang Zhou melepaskan hantaman es raksasa yang ia keluarkan dari pedang Yin. Ribuan prajurit berkuda beku seketika. Di sisi lain, Yang Zhou membuat sebuah busur api hitam raksasa dan melepaskan ribuan panah api hitam yang membakar ribuan prajurit berkuda.
Dalam waktu singkat, Yang Zhou sudah menumbangkan 5000 prajurit berkuda. Membuat para rekan rekannya menjadi ragu untuk menyerang. Namun, terlihat seorang pria tua dengan tubuh yang besar keluar dari pasukan berkuda itu.
"Hahaha! kemampuan yang unik, kau berhasil membunuh ribuan prajurit ku dalam sekejap. Sangat mengagumkan! aku mengakui mu, siapa namamu nak?"
Ucap pria tua itu.
"Chu Dan You! jadi kau yang menyerang perguruan ku?!"
Ketua perguruan marah.
"Oh, Wu Dao, lama tak bertemu, bagaimana kejutan dariku?"
Tanya Chu Dan You.
__ADS_1
"Sialan! berani berani nya menyerang perguruan Yin Wu diam diam! jika kau seorang laki laki, ajak aku berduel! jangan menyerang perguruan ku!"
Ucap ketua perguruan.
"Oh maafkan aku karena tidak sopan, sebenarnya aku ingin mengajak mu berduel, tapi sepertinya energi mu sudah habis. Bagaimana jika anak ini yang menggantikan mu berduel dengan ku?"
Tanya Chu Dan You.
"Aku masih mampu untuk mengalahkan sampah sepertimu! jangan libatkan murid ku!"
Ucap ketua perguruan.
"Benarkah? bagaimana jika kita cari tahu saja?"
Chu Dan You melemparkan sebuah bola energi ke arah ketua perguruan. Tanpa energi sedikit pun, ketua perguruan mencoba menahan serangan itu tanpa secuil energi pun.
"Apakah ini akhirnya? sial, kenapa aku jadi lemah begini?"
Ketua perguruan bergumam sambil bersiap menerima serangan itu.
"Guru, kau beristirahatlah, aku sudah cukup di lindungi oleh mu saat aku kecil, sekarang, waktunya aku membalas budi"
Yang Zhou dengan cepat menghadang serangan bola energi itu dengan sayatan ruang nya. Yang Zhou berdiri di depan gurunya itu dan memberikan satu tetes darah birunya kepada masing masing tetua.
Yang Zhou kemudian membuat sebuah lapisan pelindung yang sangat amat kuat. Di lapisi dengan energi iblis, energi spirit, elemen petir hitam yang terbakar, energi suci, dan energi Ki nya. Lapisan itu Yang Zhou buat untuk mencegah para tetua keluar dan terluka lagi.
Yang Zhou? hey! kenapa kau mengurung kami?! hey! nak?!"
Hey! kami juga akan membantu mu! keluarkan kami!"
Para tetua berusaha menyerang lapisan pelindung itu. Jangan kan hancur, lapisan pelindung itu bahkan tak bergetar.
"Maafkan aku, guru, tapi ini demi keamanan mu"
Yang Zhou lalu pergi menghadap Chu Dan You.
"Wah wah, kau murid yang sangat berbakti rupanya. Kau mengurung guru mu agar tidak terluka lagi hah? sangat baik sekali"
Ucap Chu Dan You.
"Berisik, suara mu jelek sekali"
Ucap Yang Zhou.
"Baiklah baiklah, tapi, apa kau yakin bisa mengalahkan ku sendirian?"
Tanya Chu Dan You.
"Itu tak perlu dipertanyakan, bisa atau tidaknya aku mengalahkan mu bergantung pada siapa yang lebih kuat. Kita lihat saja nanti"
Ucap Yang Zhou.
__ADS_1
"Baiklah baiklah, kalau begitu....kita mulai saja?"
Ucap Chu Dan You.
"Tidak perlu basa basi, kau terlalu banyak bicara"
Yang Zhou bersiap untuk menyerang.
"Tenanglah, kau boleh menyerang ku dulu-"
Sebuah tendangan spirit dari kaki Yang Zhou melayang ke kepala Chu Dan You dan membuatnya terhempas.
Belum sempat mendarat ke tanah, Chu Dan You menerima ratusan pukulan dari Yang Zhou hingga membuat tulang tulang Chu Dan You patah.
"Akh, sial! anak ini sangat cepat"
Chu Dan You mencoba bangun. Ia menyembuhkan seluruh tulang tulang nya yang patah dalam sekejap.
"Anak ini memang kuat, tapi, penyembuhan ku juga cepat!"
Yang Zhou berdiri di depan Chu Dan You yang baru ingin bangun dan berdiri.
"Apa? sudah sembuh? apa elemen orang ini?"
Yang Zhou terkejut.
"Heh! ada apa? apa kau terkejut? ini adalah elemen ku! elemen angin!"
Ucap Chu Dan You.
"Kau mau menipuku? elemen angin tidak mungkin memiliki efek penyembuhan, apalagi yang secepat ini"
Ucap Yang Zhou.
"Dasar amatir! elemen angin ku sudah mencapai penguasaan elemen tingkat langit! aku menyerap angin di sekitarku dan membuat angin angin itu menyembuhkan dan menata ulang sel sel tubuhku! membuatku sembuh dengan cepat! hahaha!"
Ucap Chu Dan You.
"Orang ini, dia bukanlah orang yang lemah! aku harus berhati hati. Tingkatan elemennya sama dengan tingkatan ku, tapi ia mengelola kelebihan nya itu lebih baik dari pada aku, sungguh pola pikir yang mengerikan"
Yang Zhou memikirkan bahwa pola pikirnya masih belum matang dan masih harus banyak belajar. Ia berpikir bahwa dirinya masih sangatlah lemah.
"Ada apa? kenapa kau diam saja? majulah dan kalahkan aku untuk guru mu"
Ucap Chu Dan You.
"Aku akui kau sangat hebat, mampu mengembangkan kemampuan penguasaan elemen mu sampai ke tahap itu, sangat mengesankan"
Yang Zhou kembali bersiap untuk bertarung.
FYI : seminggu kedepan, gw updatenya mungkin agak siang, karena gw lagi PTS.
__ADS_1