Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 90


__ADS_3

Chu Dan You menopang kakaknya yang mabuk itu dengan memegang sebotol minuman yang sudah kosong.


Mereka tampak sudah begitu akrab. Chu Dan You membawa ketua perguruan ke kamar nya untuk istirahat. Tak lama kemudian, Chu Dan You kembali untuk menemui Yang Zhou.


"Yang Zhou, aku sungguh sangat berterimakasih. Sekali lagi, aku bisa kembali tersenyum bersama dengan saudaraku"


Ucap Chu Dan You.


"Itu tak apa, dengan begini kalian sudah bersatu kembali"


Ucap Yang Zhou.


"Hahaha, kau anak yang baik. Baiklah, kalau begitu aku akan pergi dulu, sampai nanti"


Ucap Chu Dan You.


Terlihat Xiang Fei yang melihat sekitarnya. Seolah olah sangat ingin membeli makanan, Xiang Fei melamun memandangi toko toko yang berjajar penuh dengan bau harum yang menggoda.


"Hey, apa kau ingin membeli sesuatu?"


Tanya Yang Zhou.


"Ah, tidak. Aku hanya melihat pemandangan"


Jawab Xiang Fei.


"Oh, benarkah? baiklah kalau begitu. Aku akan membeli makanan. Jika kau ingin, kau boleh ikut dengan ku"


Ucap Yang Zhou kemudian pergi hendak membeli permen kayu manis.


"Tunggu! aku....a-aku juga ingin membeli makanan"


Xiang Fei terlihat malu malu.


"Hahaha, kemari lah"


Yang Zhou kembali menggandeng tangan Xiang Fei.


Pipi Xiang Fei memerah. Ia malu namun juga senang di dalam hatinya.


"Lagi lagi Yang Zhou memegang tanganku! aku harus melakukan apa? hari ini dia memegang tanganku dua kali! a-apa jangan jangan dia menyukai ku? t-tapi bagaimana jika tidak? ah! aku sangat malu!"


Pikir Xiang Fei saat Yang Zhou memegang tangannya.


Mereka berdua pun menghampiri toko permen kayu manis itu.


"Selamat datang! tuan dan nona! kalian terlihat sangat cocok! ingin membeli permen kayu manis? aku memiliki sebuah harga khusus untuk pasangan!"


Ucap sang pemilik toko dengan rayuan manisnya.


Mendengar hal itu, Xiang Fei dan Yang Zhou menjadi salah tingkah. Mereka saling bertatapan sesaat.


"K-kami b-belum menjadi pasangan"


Ucap Xiang Fei dengan lirih.


"B-benar, b-belum"


Ucap Yang Zhou dengan senyum tipis.


"Wah wah! ternyata belum! tapi, mungkin saja kalian akan menjadi pasangan di masa depan! kalau begitu, harga pasangan akan tetap berlaku! nah, silahkan pesan, ingin berapa tusuk permen?"


Ucap sang pemilik toko.


Yang Zhou dan Xiang Fei tiba tiba menjadi canggung.


"I-itu bagus, k-kami juga tidak tahu. M-mungkin saja itu terjadi. Hahaha"


Yang Zhou gugup.


"B-benar. I-itu mungkin saja terjadi"

__ADS_1


Ucap Xiang Fei.


"Hahaha! baiklah baiklah, ingin pesan berapa tusuk permen?"


Tanya sang pemilik toko.


"K-kau ingin berapa tusuk permen?"


Tanya Yang Zhou.


"D-dua. I-itu cukup"


Ucap Xiang Fei sambil membuang muka.


"Baiklah! dua tusuk! dan tuan ingin berapa?"


Tanya pemilik toko.


"A-aku satu tusuk saja"


Ucap Yang Zhou.


Beberapa saat kemudian, permen kayu manis pun jadi.


"Baik! ini pesanan kalian"


Terlihat sebuah permen besar yang berbentuk hati dengan 3 permen kecil di sampingnya.


"I-ini...."


Yang Zhou dan Xiang Fei bingung.


"Ini adalah hadiah untuk pasangan! karena kalian akan segera menjadi pasangan, maka permen ini sangat bagus untuk membuka masa masa penuh cinta kalian! nah, harganya hanya bertambah sedikit kok"


Ucap pemilik toko.


"Eh? wah, ini sangat besar. Apakah ini bonus pasangan?"


Tanya Yang Zhou.


Ucap pemilik toko.


"Hee?"


Yang Zhou kecewa karena mengira itu adalah bonus pasangan.


Tak lama setelah itu, ketua akademi YunXiang pun datang untuk menjenguk Perguruan Yin Wu. Ketua perguruan dan guru akademi YunXiang pun mengobrol semalaman sambil minum minum.


Dengan begitu, Yang Zhou dan Xiang Fei menghabiskan malam menyenangkan itu berdua bagaikan pasangan. Mereka sangat menikmati acara sesaat itu. Hari berganti dan acara perayaan pun selesai.


Sudah waktunya Yang Zhou kembali ke akademi YunXiang. Pagi itu, Xiang Fei berdiri di depan gerbang perguruan untuk mengantar kepergian Yang Zhou.


"Xiang Fei, aku memiliki sesuatu untuk mu"


Yang Zhou mengeluarkan sesuatu dari kantungnya.


"Hm?"


Xiang Fei penasaran.


"Ini, melihat apa yang terjadi kemarin, aku jadi waspada dan khawatir padamu. Oleh karena itu, pakailah ini"


Yang Zhou memberikan sebuah kalung kristal yang di isi dengan energi spirit. Kalung itu adalah sensor pasif yang akan aktif jika jiwa Xiang Fei merasakan ancaman. Saat kalung kristal itu aktif, Yang Zhou akan menerima sinyal bahaya dan bisa mengetahui keberadaan Xiang Fei.


Dengan begitu, tanpa perlu waktu yang lama untuk mencari Xiang Fei lagi, Yang Zhou bisa langsung datang ke tempat Xiang Fei berada.


"I-ini"


Xiang Fei melihat kalung itu begitu indah.


"Ini adalah kalung kristal spirit. Kalung ini akan memberiku tanda jika kau dalam bahaya"

__ADS_1


Ucap Yang Zhou.


"T-terimakasih, ini indah. A-aku menyukainya"


Ucap Xiang Fei.


"Aku akan memakaikannya padamu"


Ucap Yang Zhou.


"B-baiklah"


Pipi Xiang Fei memerah.


Kalung itu pun sudah terpakai oleh Xiang Fei, sudah waktunya untuk Yang Zhou segera berangkat.


"Kalau begitu, aku akan berangkat"


Yang Zhou membuka portal ruangnya.


"Baiklah, hati hati. Jaga dirimu"


Ucap Xiang Fei sambil melambaikan tangan.


Yang Zhou memasuki ruang hampa ya dan keluar di akademi YunXiang. Ia lalu langsung pergi menemui para tetua untuk melaporkan apa yang terjadi. Itu di lakukan agar tak timbul kecurigaan pada Chu Dan You kedepannya.


Ruang tetua


"Yang Zhou, aku punya sesuatu yang penting yang harus dikatakan padamu"


Ucap guru akademi YunXiang.


"Ada apa guru? apa hal penting itu?"


Tanya Yang Zhou.


"Aku sudah memutuskan, kau akan menjadi perwakilan murid biasa tahun ini untuk mengikuti pertandingn Tao Yun. Bersama dengan 2 perwakilan lagi dari murid dalam dan murid inti"


Ucap guru akademi YunXiang.


"Begitu kah? kapan pertandingan Tao Yun itu akan di selenggarakan?"


Tanya Yang Zhou.


"4 bulan lagi. Aku harap kau bersiap untuk pertandingan ini"


Ucap guru akademi YunXiang.


"Baiklah guru, aku bersedia mengikutinya"


Ucap Yang Zhou.


"Aku sangat berharap tinggi padamu. Dengan bakat mu yang seperti itu, aku yakin dan optimis bahwa akademi YunXiang tahun ini akan mampu membawa satu penghargaan dari murid biasa"


Ucap guru akademi YunXiang.


"Aku akan berusaha sekuat tenaga. Mengerahkan seluruh kemampuan ku pada pertandingan Tao Yun ini"


Ucap Yang Zhou.


"Terimakasih Banyak Yang Zhou, aku sangat bersyukur kau adalah murid akademi YunXiang"


Ucap guru akademi YunXiang.


"Kau terlalu menyanjungku"


Ucap Yang Zhou.


"Baik, hanya itu saja yang bisa aku katakan"


Ucap guru akademi YunXiang.

__ADS_1


"Kalau begitu, aku akan kembali ke asrama untuk berlatih"


Yang Zhou pun pergi.


__ADS_2