Strongest Martial Master

Strongest Martial Master
chapter 57


__ADS_3

Yang Zhou berjalan ke ruangan susunan roh yang sangat besar di pimpin oleh sang raja spirit diikuti si penasehat.


Yang Zhou menuruni tangga berjalan masuk ke dalam lorong yang menurun dan sampai di sebuah ruang bawah tanah yang sangat besar.


"Kita sampai tuan Yang" kata sang raja spirit.


Yang Zhou pun tiba di sebuah pintu raksasa setinggi rumah 4 lantai.


Yang Zhou kemudian hendak membuka pintu raksasa itu.


"Tuan Yang, tunggu sebentar, aku akan memanggil pasukan ku dulu" kata sang raja spirit.


"Untuk apa?" tanya Yang Zhou.


"Ah, untuk membuka pintu raksasa ini membutuhkan sekurangnya 60 orang untuk mendorongnya secara fisik dan 20 orang kultivator sebagai pendukung agar mampu membuat pintu raksasa ini bergerak" kata sang raja spirit.


"Oh, jangan panggil mereka" kata Yang Zhou.


"Kenapa tuan?" kata sang raja spirit.


"Apa anda masih melihat ku sebagai seorang anak kecil?anda terlalu meremehkan ku yang mulia" kata Yang Zhou sambil perlahan mendekat ke pintu raksasa itu.


"Eh?jangan jangan?!" kata sang raja spirit terkejut.


Yang Zhou menyentuh pintu raksasa nan berat itu dan mulai mendorongnya.


"Ternyata lebih berat dari yang ku duga" pikir Yang Zhou.


"Tapi, ini bukan masalah untukku" kata Yang Zhou.


Yang Zhou mengerahkan hampir setengah kekuatannya dan pintu itu mulai terbuka.


"L...luar biasa!" kata sang raja spirit.


"Pintu itu benar benar bergerak di dorong oleh satu orang!" kata si penasehat.


Yang Zhou terus mendorong pintu itu sampai akhirnya terbuka sepenuhnya.


"Bahkan para pasukan dan kultivator kekaisaran saja belum pernah membuka pintu ini sampai selebar ini sebelumnya!" kata si penasehat.


"Tuan Yang ini kekuatannya sungguh tak di ragukan!pantas menjadi leluhur spirit generasi pertama!" kata sang raja spirit.

__ADS_1


"Padahal ukurannya saja sudah membuat seorang kaisar sekalipun berpikir 2 kali untuk mendorongnya, belum lagi beratnya, pintu ini terbuat dari batu spirit yang sudah tercampur dengan besi yang membuat beratnya lebih dari 300 ton dan tuan Yang mendorongnya seperti mendorong lemari?!" kata sang penasehat.


Raja spirit dan si penasehat tercengang sekaligus kagum dengan apa yang di lakukan Yang Zhou.


"Sedang apa kalian?ayo kita ke ruangan susunan roh" kata Yang Zhou.


"B..baik" kata sang raja spirit dan si penasehat bersamaan.


Yang Zhou memasuki ruangan susunan roh.


Saat memasukinya, Yang Zhou melihat sebuah kristal raksasa yang terlihat seperti mengambang di tengah tengah ruangan besar itu.


"Kristal apa ini?" tanya Yang Zhou.


"Itu adalah kristal spirit raksasa, kristal ini di wariskan turun temurun oleh para leluhur agar dapat melindungi kekaisaran spirit sejak 9000 tahun lalu, namun, ras spirit kami mengalami keterpurukan, setiap generasinya, kekuatan kami selalu melemah dan terus melemah, sehingga tak dapat membangkitkan array dari kristal ini lagi" kata sang raja spirit.


"Hmm....jadi ini kristal array ya, aku hanya perlu memasukkan energi spirit ku kan?" tanya Yang Zhou.


"B..benar, tapi ......penggunaan energi spirit yang di butuhkan sangat besar, mungkin akan menguras energi spirit mu" kata sang raja.


"Anda ini benar benar susah sekali untuk percaya padaku ya, sudah ku bilang, biar aku yang membangkitkan array nya kan?" kata Yang Zhou.


"Terserah padamu, aku akan mulai memasukkan energi spirit ku" kata Yang Zhou sambil mendekat ke arah kristal raksasa itu.


Yang Zhou menaruh tangannya di kristal itu.


Ia mengalirkan sejumlah besar energinya dan sebuah array raksasa yang mengitari kekaisaran pun terbentuk.


Kristal itu kemudian berubah warna dari kuning menjadi biru cerah.


Simbol pertahan yang ada di kristal itu juga berubah, dari simbol angsa menjadi simbol naga.


"Baik, seperti ini sudah bukan?" tanya Yang Zhou.


"I...ini!" si penasehat terkejut.


Si penasehat kebingungan.


"L....luar biasa!ini adalah array pertahanan tingkat tertinggi!array biru dengan simbol naga!" kata sang raja spirit.


"Apa?yang mulia, apakah kristal spirit hijau dengan simbol beruang itu bukanlah tingkat tertinggi?!" tanya sang penasehat.

__ADS_1


"Sebenarnya, kristal spirit hijau dengan simbol beruang adalah tingkat tertinggi yang di ketahui oleh para leluhur, belum ada yang pernah benar benar bisa membangkitkan array sekuat ini sebelumnya" kata sang raja spirit.


"Bahkan, array biru dengan lambang naga saja hanya di anggap sebagai legenda oleh para kultivator spirit, karena tak pernah ada yang dapat membangkitkan array terkuat ini" kata sang raja spirit.


"Begitu, sungguh luar biasa!" kata si penasehat.


"Baiklah, di sini sudah selesai, ayo kita kembali" kata Yang Zhou.


"Ya, kita harus mempersiapkan pasukan untuk menghadapi beast beast spirit yang akan mengamuk 2 hari lagi" kata sang raja spirit.


"Baik yang mulia" kata si penasehat.


Yang Zhou pun pergi dari ruangan susunan roh itu dan menuju ruangan perundingan kekaisaran.


Ruang perundingan kekaisaran


Para dewan kekaisaran berkumpul dengan tujuan merundingkan kebangkitan raja spirit beast yang akan mampu memberikan ancaman tak terduga untuk kekaisaran.


Semua dewan pun akhirnya sudah masuk, namun hanya Yang Zhou yang belum memasuki ruang perundingan kekaisaran.


"Selamat atas kesembuhan mu yang mulia!" para dewan mengucapkan selamat kepada sang raja spirit.


Yang Zhou masuk paling akhir, ia masuk di agak terlambat dari yang di tentukan, tentu saja dengan pendengaran nya yang tajam, ia bisa mendengar kata kata seseorang bahkan dari ruangan yang berbeda, namun Yang Zhou menghormati sang raja spirit, oleh karena itu ia mendatangi perundingan itu.


Para dewan yang melihat adanya seorang anak kecil yang tiba tiba masuk dan duduk di samping kursi sang raja itu langsung mengajukan protes.


"Yang mulia, siapa anak ini?kenapa dia masuk ke ruang perundingan begitu saja?sangat tidak sopan!" kata salah satu dewan.


"Benar kata nya, sembrono sekali kau bocah!masuk ke ruang perundingan saat di lakukan ya pertemuan penting, pergilah bermain di tempat lain!" kata salah satu dewan.


"Tunggu!siapapun yang menyuruh tuan Yang Zhou pergi, lebih baik keluar dari statusmu sebagai dewan kekaisaran!" kata sang raja spirit.


"Apa?!kenapa?!lihatlah betapa tidak sopan ya dia masuk ke sini tanpa mengetuk pintu dan langsung duduk di samping kursi anda!" kata salah satu dewan.


"Kalian lah yang tidak sopan!apa kalian tahu siapa dia!?" tanya sang raja spirit.


"Ha?memangnya siapa dia hingga sang raja spirit marah sampai sebegitunya?" pikir salah satu dewan.


"S.. siapa dia?" tanya salah satu dewan.


"Dia adalah leluhur kita!leluhur spirit generasi pertama berdarah biru!sekaligus adalah sang manusia pilihan Dewi spirit!" kata sang raja spirit.

__ADS_1


__ADS_2