TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR

TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR
BAB. 15. Mudik ke Ibu Kota


__ADS_3

Selamat Membaca..


Kehilangan seseorang yang kita sayangi dan hormati pasti akan menyisahkan luka dan kesedihan yang mendalam. Tetapi sebagai manusia sepatutnya kita tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan itu pula. Karena jika hal itu terjadi pasti seakan kita ini tidak ikhlas untuk menerima ketentuan dari Allah SWT.


Faika akhirnya memutuskan untuk kembali ke Ibu kota. Karena masa cutinya sudah habis. Ibunya Faika hari membuat beberapa kue kering dan kue basah serta aneka kerupuk dan kacang-kacangan. Semuanya itu adalah makanan kesukaan Faika.


Keluarga dekat dan beberapa sahabatnya datang ke rumah Faika Setelah mendengar kabar kalau Faika akan kembali ke Ibu kota. Mereka mengadakan acara kecil-kecilan yaitu bakar ikan dan makan bersama dan yang wajib ada adalah foto bersama sebagai kenang-kenangan. Acara tersebut berlangsung hingga malam hari dan cukup meriah karena bukan saja teman SMA-nya yang datang tapi mulai dari teman SD sampai SMP pun turut hadir.


Banyak yang memanfaatkan acara kumpul bersama tersebut sebagai ajang silaturahmi dan mereka ingin menggali informasi dari Faika tentang ibu kota Jakarta. Mereka ingin mengadu nasib sebagai pekerja seperti halnya Faika yang sudah sukses.


"Aku hanya karyawan biasa kok masih belum ada apa-apanya dibandingkan kalian sudah berpangkat dan punya keluarga lagi" ucap Faika.


"Tapi gaji kamu lumayan tinggi loh Faika dibandingkan kami yang kerja di sini saja" ucap Mutia salah satu temannya Faika sejak SMP.


"Aku juga mau mencoba peruntungan Faika sempat di Ibu kota aku dapat kerjaan bagus dan dapat pula jodoh" ucap Dewi teman SD Faika.


"Silahkan kalian datang ke Ibu kota jika menurut kalian hal tersebut terbaik untuk kalian lakukan baku hanya bisa memberikan masukan dan arahan gimana rasanya hidup di Ibu kota" ucap Faika.


Acara berlangsung hingga tengah malam dan ditutup dengan acara bakar jagung putih dan jagung kuning. Mereka tertawa bersama dalam kehangatan persaudaraan. Tidak ada perbedaan diantara mereka.


Dua hari kemudian, Faika pun akan kembali berangkat ke Ibu kota. Faika, ibu dan adik-adiknya mengantar Faika hingga ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.


Tangis haru kembali terlihat diantara mereka. Banyak Sahabat Faika yang turut hadir mengantar kepergian Faika ke Jakarta.


"Hati-hati nak dan jaga diri kamu baik-baik" ucap Ibunya Faika.


"Kakak kalau sampai di sana jangan lupa telpon Faihira Kak". ucap Fahira sambil memeluk tubuh kakaknya.

__ADS_1


"Itu sudah pasti Kakak akan menelpon kalian tapi ingat hpnya jangan sering di non aktifkan" ucap Faika.


"Kakak jangan lupa kirim uang pembayaran sekolahnya Fatimah yah Kak tapi jangan bilang sama ibu kalau aku minta sama Kakak" ucap Fatimah yang mengecilkan volume suaranya Karena Takut jika ibunya mendengar perkataannya


Faika hanya memberikan kode jempolnya ke arah Fatima pertanda dia setuju dengan permintaan adik bungsunya. Tidak lama kemudian, pesawat pun sudah tinggal landas menuju ibu kota dari Bandara Sultan Hassanudin Makassar.


Berat hati ibu Faika untuk melepas kepergian putrinya tetapi dirinya belum siap untuk meninggalkan kampung halamannya dikarenakan juga Suaminya Bapaknya Faika baru saja meninggal dunia masih dalam hitungan hari saja.


"Selamat jalan nak, insya Allah kalau adik kamu sudah tamat SMA pasti ibu akan menyusul kamu ke Ibu kota" ucap ibunya Faika sambil melepas kepergian anak sulungnya.


Perpisahan itu pasti akan terjadi baik itu cepat atau lambat. Ibunya Faika hanya bisa berlapang dada dan ikhlas melepas kepergian suaminya yang secara mendadak. Dikarenakan kecelakaan maut. Bapaknya Faika pulang dari tempat kerjanya dan waktu itu hujan deras dan jalan yang licin dan tiba-tiba dari arah yang berlawanan ada sepeda motor yang kecepatannya sangat tinggi membuat kecelakaan saat itu tidak terelakkan. Tubuh Ayahnya Faika terlempar beberapa meter dari tempat motornya.


Ibunya Faika berusaha untuk bertahan dalam kesendiriannya tanpa Sang suami menemaninya dan mendampinginya seperti biasanya. Hari-hari dilewatinya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan karena hanya jalan dan cara itu suaminya bisa tenang di alam sana.


Kurang lebih satu jam pesawat terbang yang ditumpangi oleh Faika sudah lending di Bandara internasional Soekarno Hatta. Walau pun sempat mabuk perjalanan dikarenakan magnya kambuh sehingga Faika harus mual dan muntah di atas pesawat. Padahal biasanya Faika orangnya kuat dan tahan untuk mabuk perjalanan tapi untuk kali ini sangat menyiksanya. Untung saja ada ibu-ibu yang menolongnya seandainya tidak ada mungkin Faika akan kelimpungan dan tidak tahu harus berbuat apa. Faika lupa minum obat anti mabuk perjalanan.


Faika memesan ojek online untuk sampai ke rumahnya. Untungnya saja hari itu ibu kota terbebas dari kata macet padat dan merayap. Padahal biasanya jam segini pasti sudah macet yang biasa membuat ibu-ibu ngomel-ngomel tidak jelas. Beberapa saat kemudian, mobil yang dipakai Faika sudah sampai di depan rumahnya. Faika rencananya akan membeli mobil untuk mempermudah perjalanannya ke kantor tempat Dia berkerja. Selama ini Dia ke kantor dengan memakai sepeda motor matic kesayangannya yang sejak dulu menemaninya.


Setiap hari seperti itu lah kebiasaan Faika. Faika merasa sangat bersyukur karena pekerjaannya setiap lancar dan terkendali saja. Bahkan semua rekan kerjanya tidak ada pernah merendahkan dirinya dan tidak ada yang suka menggubah Faika karena itu lah iklim Perusahaan tersebut mendukung untuk semua karyawan dan karyawati bisa berprestasi dan saling berlomba-lomba untuk memperbaiki kualitas kerjaan mereka.


Bersambung..


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan

__ADS_1


Hasrat Daddy Anak Sambungku


Cinta Yang Tulus


Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Benci


Bertahan Dalam Penantian


Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar


8.Pelakor Pilihan



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


I love you all Readers...


Makasih banyak atas dukungannya terhadap semua Novel FANIA yang rajin Update 🙏.


Dukungan kalian sangatlah berarti 🤗.


Dukung terus Tidak ada Jodoh yang Tertukar yah Readers 🙏.


by FANIA Mikaila AzZahrah

__ADS_1


Makassar, 04 April 2022


__ADS_2