TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR

TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR
BAB. 16. Pertemuan


__ADS_3

Selamat Membaca..


Faika sangat bersyukur atas resky yang dia dapatkan. Faika bahagia karena hari ini dirinya dipromosikan menjadi manajer bagian Humas. Dibalik duka mendalam atas kepergian Bapaknya masih ada senyum bahagia karena Faika mendapat kenaikan jabatan dan dua hari yang lalu Faika juga membeli sebuah mobil yang cocok dia pakai untuk berangkat kerja.


Hari ini Faika berencana sepulang dari kerja, Faika Ingin mengunjungi Panti asuhan yang tidak jauh dari rumahnya. Setiap bulan Faika menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung. Faika kadang membeli beberapa barang kebutuhan pokok, kadang berupa uang tunai tetapi hari Faika ingin memberikan uang cas dan beberapa mainan anak-anak yang kebetulan panti asuhan tersebut banyak anak kecil yang baru tinggal di Panti tersebut.


Faika menghentikan laju mobilnya di parkiran Mall tersebut.


"Ternyata sudah hampir tiga bulan Aku tidak berkunjung ke mall" ucap Faika setelah mengunci mobilnya.


Faika berjalan ke arah lantai tiga Mall tersebut. Setelah Faika berada di dalam Toko mainan, Faika tanpa sengaja melihat boneka yang menurutnya sangat lucu. Faika baru saja ingin meraih boneka tersebut, tetapi Faika kaget karena ada tangan mungil yang merebut boneka tersebut yang jelas-jelas Boneka tersebut sudah ada di dalam genggaman Faika.


Faika melirik ke arah pemilik tangan tersebut. dan Faika refleks menoel pipi anak tersebut. Faika saking gemesnya langsung menggendong anak kecil tersebut. Sedangkan Anak kecil itu pun langsung menurut dan tidak banyak bicara lagi setelah digendong oleh Faika.


"Cantik siapa namanya nak?." tanya Faika disaat Dia menggendong anak tersebut.


"Camelia Agatha Pricilla" ucap Anak perempuan tersebut yang kira-kira baru berusia 4 tahun.


"Nama yang cantik secantik orangnya" puji Faika.


"Makasih banyak tante, Tante juga Cantik". ucap Camelia.


"Kok Camelia berada di sini sendiri, apa kamu tersesat atau kamu terpisah dari Orang Tua kamu?." tanya Faika.


"Ngak kok Tante cantik, Camelia ke sini bareng Nenek sama Daddy Camelia" ucap polos Camelia.


"Alhamdulillah kalau kamu gak tersesat, oiya kamu suka dengan boneka Boba in yah?." tanya Faika sambil memperlihatkan boneka Boba kehadapan Camelia.


"Iya Tante, Camelia suka dan mau beli boneka ini" Jawab Camelia.


"Kalau gitu Tante beliin kamu satu yah gak apa-apa kan?." tanya Faika lagi.


"Alhamdulillah Makasih banyak tante cantik atas hadiahnya" ucap Camelia yang kegirangan karena mendapat Boneka Boba.


Faika membayar semua belanjaannya dan segera ke luar dari toko tersebut bersama Camelia.


"Tante bantuin Camelia Cari Dady dan nenek kamu yah?." ucap Faika yang sudah menggandeng tangan halus dan lembut milik Camelia.


"Tante sudah nikah belum?." tanya Camelia.

__ADS_1


Faika heran dengan pertanyaan dari Camelia. Faika tersenyum manis ke arah Camelia yang tidak menyangka jika Anak sekecil itu akan bertanya kepadanya tentang hal diluar jangkauan anak umur 4 tahun.


"Belum, emang kenapa kalau Tante belum nikah?." tanya balik Faika.


"Kalau tante belum nikah, Camelia punya Daddy yang ganteng, baik hati dan kaya pasti Tante akan suka dengan Daddy Camelia" Tutur Camelia.


Faika kembali dibuat heran dengan pertanyaan dan kata-kata Camelia.


"Tante mau menikah dengan pria yang juga belum menikah kalau Daddy-nya Camelia kan sudah menikah jadi gimana caranya coba Tante Nikah sama Daddy kamu?" ucap Faika yang tersenyum dan geleng-geleng kepala dengan perkataan dari Camelia.


Camelia belum sempat menanggapi perkataan dari Faika tapi ada yang berteriak memanggil namanya Camelia. Faika dan Camelia pun menoleh kebelakang ke arah sumber suara tersebut. Camelia langsung melepaskan pegangan tangannya dari Faika dan langsung berlari ke arah Orang yang memanggilnya.


"Nenek" teriak Camelia.


Faika pun ikut berjalan menyusul Camelia yang berlari. Faika takut jika Camelia terjatuh saat dirinya berlari.


"Jangan lari nak, hati-hati lantainya licin" teriak Faika ke arah Camelia.


"Camelia cantik kok berlarian nak, apa Camelia gak takut jika terjatuh?." tanya Neneknya Camelia ibu Marissa Nasution Kim.


"Camelia senang nenek karena Camelia punya teman baru dan teman Camelia itu beliin Camelia boneka ini" ucap Camelia yang mengarahkan bonekanya kehadapan ibu Marissa.


"Bonekanya lucu banget Nak, nenek Mau bertemu dengan teman barunya Camelia" ucap ibu Marissa sambil mengarahkan pandangannya ke arah depan.


"Kok ditarik duh tangannya tante Nak, kasihan loh tantenya entar tangannya sakit lagi" ucap ibu Marissa yang kasihan melihat Faika yang sepertinya kesakitan karena tarikan tangan Camelia.


"Oohh tidak apa-apa kok Bu." ucap Faika.


"katanya Camelia kamu yang belikan Boneka ini yah?." tanya ibu Marissa Neneknya Camelia.


"iya Ibu kebetulan tadi kami saling berebut boneka ini jadi Aku beliin saja Camelia boneka ini yang kebetulan Camelia sangat suka dengan boneka ini" ucap Faika.


"Ayok kita cari tempat duduk, pegal kakinya Ibu nih kalau lama-lama harus berdiri" ucap Ibu Marissa yang tersenyum ke arah Faika.


"Dari Ibu saja mana baiknya" ucap Faika.


Mereka kemudian berjalan ke arah kafe yang ada di sekitar area Mall. Mereka pun duduk di kursi yang ada di pojokan Kafe.


"Mbak sini" ucap ibu Marissa yang memanggil pelayan kafe tersebut.

__ADS_1


"Iya Bu ada yang bisa kami bantu?." tanya pelayan tersebut.


"Saya pesan Ayam goreng sambal pedas dua lengkap dengan nasinya, sama minumnya jus jeruk juga dua" ucap Ibu Marissa.


"Ada lagi Bu?.' tanya Pelayan tersebut.


"Kalau kamu mau pesan apa?." tanya Ibu Marissa.


"Samaiin saja dengan pesanan ibu" ucap Faika yang tidak ingin merepotkan ibu Marissa.


"Pesanannya ditambah yah Mbak" perintah Ibu Marissa.


Beberapa saat kemudian, pesanan mereka sudah tersaji rapi di atas Meja makan. Mereka pun makan malam bersama. Dan menghabiskan waktunya bermain dan bercanda bersama Faika dan Camelia tetapi daddy-nya Camelia belum datang juga.


"Kita sudah menghabiskan waktu bersama tapi ibu belum tahu nama kamu Nak." ucap Ibu Marissa.


"Namaku Faika Pertiwi Bu" ucap Faika singkat padat dan jelas.


"Nama yang cantik seperti orangnya" ucap ibu Faika.


"Dari tadi Aku perhatiin wajah ibu dan sepertinya Faika pernah melihat ibu tapi Faika lupa dimana" ucap Faika yang tersenyum dengan perkataannya sendiri.


"Apa kamu cewek yang mengantar pesanan kue yang ibu pesan dari Bakery Khadijah sewaktu anak Ibu baru pulang dari luar negeri?." ucap ibu Marissa Nasution Kim yang mengingat kejadian itu.


Sebenarnya ibu Marissa sudah curiga dan ingin bertanya hal tersebut tetapi Ibu Marissa takut jika dirinya salah Orang. Faika hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum ke arah ibu Marissa.


"Apa kamu sudah mendapat kerjaan Nak?." tanya Ibu Marissa.


Tapi Faika baru mau menjawab pertanyaan tersebut Faika dibuat kaget oleh kedatangan seseorang yang membuatnya harus meneteskan air matanya. Faika dibuat terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa.


Bersambung...


Typo Mohon dimaklumi 🙏


FANIA Ucapkan Makasih banyak Kakak Readers 🙏


Tetap Dukung Novel Fania yah 🙏✌️


Makasih banyak.

__ADS_1


by Fania Mikaila Azzahrah


Makassar 05 April 2022.


__ADS_2