TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR

TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR
BAB. 65. Sebuah Pertanyaan


__ADS_3

Selamat Membaca..


Sifat ceroboh Faika dari dulu hingga sekarang masih sama, mungkin sulit untuk berubah. Rian hanya memperhatikan apa yang dilakukan oleh Faika bersama dengan bapak yang tidak sengaja ditumpahkan seluruh makanannya dari atas meja ke atas lantai keramik.


Faika pun segera meminta maaf dan mengganti rugi semua yang ia jatuhkan ke Lantai hingga termasuk peralatan makan pun yang pecah harus dia ganti rugi dengan membayar sejumlah uang sesuai yang diputuskan oleh pemilik restoran tersebut.


Faika hanya pasrah dengan yang sudah terjadi.


"Kamu tidak apa-apa kan?" tanya Rian saat semuanya sudah beres diatasi oleh Faika.


"Alhamdulillah aku baik-baik saja Pak, tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh bapak," tuturnya.


"Alhamdulillah kalau Kamu baik-baik saja," ucap Rian.


"Maaf Pak saya kebelakang dulu," ucap Faika lalu berjalan mendahului Rian.


Rian hanya tersenyum melihat kepergian Faika yang berjalan terburu-buru masuk ke dalam Toilet umum.


"Kenapa susah sekali Aku meluluhkan dan meraih hatimu kembali untukku Fa, Aku sangat berharap Kamu masih mencintaiku seperti dahulu."


Rian kembali ke meja tempat Nathan dan Fahira berada.


"Kok lama banget, Kamu buang air atau apa sih sampai-sampai Kami jamuran menunggumu di sini," ucap sarkas Nathan dengan jengah sambil memandang Rian yang cuek saja tanpa memperdulikan omelan dari Nathan. Bagi Rian hal itu biasa terjadi di antara mereka.


Rian kembali duduk di kursinya dan menikmati kopi khas restoran tersebut yang sudah dipesankan untuknya. Sesekali Rian menyeruput kopinya dalam cangkirnya sambil menatap terus ke arah pintu masuk untuk menunggu kedatangan Faika.


"Fahira gimana dengan cincinnya apa cocok di jarimu?" tanya Nathan yang memecah keheningan yang terjadi di antara mereka.


Fahira yang mendengar pertanyaan dari Nathan langsung menatap ke arah jarinya yang sudah tersematkan sebuah cincin emas putih yang sudah melingkar di jari manisnya.


"Alhamdulillah, cincinnya pas kok pak," Jawab Fahira dengan wajah yang sedari tadi menunduk.


"Kok panggil pak terus emangnya saya oak guru apa," ucap Nathan yang tersenyum mendengar kata sapaan dari Fahira untuknya.


Rian berada di antara mereka, tapi perhatiannya tertuju pada Faika yang sudah lama berada di toilet, tapi belum datang juga.


"Apa yang terjadi padanya sih, kenapa lama banget yah, apa dua baik-baik saja?"


Rian barusan ingin beranjak dari duduknya, tapi langsung kembali mendudukkan bokongnya kembali ke kursi setelah melihat sosok perempuan yang sudah berhasil menyita perhatiannya berjalan ke arahnya.


"Kenapa lama sekaliki di wc, ada sesuatu kah?" tanya Fahira saat Faika sudah kembali duduk.


"Ada tadi sedikit masalah kecil yang terjadi, tapi tidak apa-apaji," jawab Faika.


"Khawatirku kak, tapi kalau baik-baikji Alhamdulillah kalau begitu," ucap Fahira.


Rian baru menyadari ternyata Faika adalah kakak dari calon istrinya Nathan. Kalau ia dan Faika menikah berarti mereka akan jadi kakak iparnya Nathan.


"Rian kapan Kamu akan menyusul, Aku kira Kamu sudah bertemu kembali dengan mantan pacarmu yang gagal menikah dengan calon suaminya itu," tutur Nathan.


Faika yang mendengar perkataan dari Nathan hanya bisa terbatuk, karena tidak menyangka jika Nathan mengetahui kisah mereka.


Rian dan Fahira menyodorkan gelas yang berisi air putih ke hadapan Faika secara bersamaan, membuat Nathaniel Sanjaya Park menatap menelisik ke arah Rian. Seumur-umur Rian belum pernah dan tidak pernah menolong orang lain yang belum dikenal dengan baik olehnya sehingga mampu membuat Nathan mengerutkan keningnya.


'Tumben manusia datar dan kaku ini bersikap perhatian dengan orang lain, sepertinya ada sesuatu yang terjadi di antara mereka, Aku harus cari tahu secepatnya."


Nathan mengaduk minumannya sambil memutar otaknya untuk berfikir cara yang tepat untuk mengetahui hubungan apa yang terjadi antara Rian dengan kakaknya Fahira. Memang Rian kadang curhat tentang kisah percintaannya, tapi untuk menyebutkan siapa namanya itu cewek pasti akan menutup mulutnya rapat-rapat.


"Faika bisa tanya sesuatu gak?" tanya Nathan lalu menatap ke dalam matanya Faika.

__ADS_1


"Boleh Kak, emangnya mau tanya apa?" tanya Faika balik.


"Kalau misalnya Saya punya teman cowok mau gak Aku kenalin Kamu dengan teman aku itu?" tanya Nathan pada Faika tapi tatapan matanya ke arah Rian.


Faika menatap balik Nathan dan tidak tahu maksud dari pertanyaan Nathan yang jawabannya sangat mudah saja. Faika barusan ingin menjawabnya, tapi Fahira yang mendahuluinya untuk membuka mulutnya.


"Tidak adaji Kak pacarnya Kak Faika jadi kita kenalkanmi saja Kakak Faika sama sahabatnya Kakak," timpal Fahira.


"Apa betul yang dikatakan oleh Fahira Ga kalau Kamu belum punya cowok?" tanya Nathan yang ingin memastikan.


"Iya, tidak punya," ucap singkat Faika.


"Oooh bagus kalau gitu berarti terbuka lebar dong jalan aku untuk kenalin Kamu dengan sahabat aku itu," ucap Nathan.


"Apa sih maksudnya ini orang untuk cariin segala Faika cowok."


Rian mendumel mendengar perkataan Nathan.


"Kamu sungguh lihai menyembunyikan apa yang kamu rasakan tapi aku yakin pasti kamu juga akan cemburu."


Nathan segera mengirimkan Chat diam-diam ke nomor hp sahabatnya itu. Farhan adalah cowok yang dimintai bantuan oleh Nathan untuk menguji sejauh mana kemampuan Rian untuk menyimpan rapat rahasia perempuan yang dua sukai.


Untung saja Farhan berada di sekitar Tamrin sehingga lebih mudah dan cepat untuk sampai ke Restoran yang mereka tempati sekarang. Farhan pun menyetujui permintaan dari Nathan untuk mengerjai Rian.


"Di sini akan terjawab siapa perempuan yang kamu sukai itu apa kah Faika atau Gadis lain, tapi aku yakin kalau Faika lah cewek yang dia sayang selama ini."


"Maaf jika gara-gara perkataanku kamu harus batuk-batuk seperti ini," sesal Nathan kepada Faika.


"Tidak apa-apa kok Kak, biasa saja kak," ucap Faika yang baru bisa bernafas lega setelah menghabiskan segelas air putih.


"Dulu Kak Faika hampir saja menikah, tapi harus gagal," ucap Fahira.


"Maksudnya Kamu, apa sayang?" tanya Nathan.


"Maksudnya Fahira gagalki pernikahannya karena itu calon suaminya Kakak Fahira ternyata sudah punya istri sah tanpa sepengetahuan siapa pun," terang Fahira.


"Terus kelanjutannya gimana?" tanya Nathan yang penasaran dengan penjelasan dari tunangannya itu.


"Yah terpaksa Bapakku memutuskan untuk mengakhiri acara pernikahan yang sudah terpampang jelas di depan mata," ucap Fahira.


"Ohh gitu yah, tapi apa setelah itu tidak ada pria lagi yang dekat dengan Kakak Kamu?" tanya Nathan.


Faika yang jadi bahan diskusi yang dilakukan oleh Nathan dan Fahira hanya terdiam saja dan tidak berniat untuk menghentikan apa yang mereka lakukan karena menurutnya itu hal wajar jika calon adik iparnya bertanya tentang masalah pribadinya. Sedangkan Rian ingin segera pergi dari tempat itu bersama dengan Faika. Saking jengkelnya dengan Faika Sabrina Dwi Putri yang jadi tema saat itu. Tapi Rian sama sekali tidak menampakkan kemarahannya.


Hidup ini tak akan indah


Tanpa kau ada di hati


Ceria ini tak kan ada


Tanpa kau ada di sisi


Kekasihku, kau bunga mimpiku


Tiada yang lain hanya dirimu


Yang kusayang dan selalu kukenang


'Kan selalu bersama dalam suka dan duka

__ADS_1


Dirimu satu yang kumau


takkan lagi ada selain dirimu


Cinta suci hanyalah untukmu


Dengarlah kasih, kaulah dambaanku


Walau kan datang badai menghadang


Kita kan selalu bersama


Tetap satu dalam cinta


Tiada yang mampu merubah


Wajah manis yang lembut dan ayu


Bagaikan untaian mutiara


Takkan kulepas hingga akhir masa


Kan selalu bersama dalam suka dan duka.


Rian tidak jenuh memandangi terus wajah dari Faika dan hal tersebut ternyata tidak sengaja dilihat oleh Nathan.


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Hasrat Daddy Anak Sambungku


Cinta Yang Tulus


Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Benci


Bertahan Dalam Penantian


Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar


8.Pelakor Pilihan



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


I love you all Readers...


Makasih banyak atas dukungannya terhadap Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar.


Tetap Dukung terus TAJYT dengan cara Like setiap episodenya, Rate Bintang 5 dan Favoritkan.


Mohon maaf jika ada beberapa kesalahan dalam penulisannya 🙏


Semoga suka dengan recehan Fania ✌️

__ADS_1


by Fania Mikaila AzZahrah


Takalar, Kamis, 02 Juni 2022


__ADS_2