TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR

TAK ADA JODOH YANG TERTUKAR
BAB. 19. Permohonan Wandi


__ADS_3

Selamat Membaca..📖


Faika tidak menyangka jika perpisahan yang terjadi antara Dia dengan Rian sedari dulu sekarang harus bertemu kembali secara tidak terduga dan tanpa sengaja atau pun direncanakan.


Faika segera pamit kepada Ibu Marissa setelah mendengar perkataan dari Camelia yang memanggil Rian dengan sebutan Papi. Faika tidak ingin berlama-lama bersama mereka dan tiba-tiba istri sekaligus mamynya Camelia muncul di hadapan Faika pasti itu akan sangat membuatnya sakit hati dan hancur.


"Maaf Tante Faika pamit pulang dulu, soalnya masih ada pekerjaan dan urusan yang Faika ingin selesaikan" ucap Faika yang matanya sudah berkaca-kaca.


"Kok buru-buru banget sih Nak, padahal putra sulung Tante baru datang loh, tapi kamu sudah mau pamit lagian makanan kamu belum habis loh Nak" bujuk bahkn Bu Marissa yang berusaha menahan Faika untuk pulang. Ibu Marissa mencurigai jika ada sesuatu yang terjadi antara mereka.


"Apa yang terjadi dengan mereka, Kenapa pikiran aku mengatakan kalau ada yang mereka sembunyikan dari saya" .


"Lain kali saja yah Tante, Assalamu alaikum" ucap Faika yang langsung berjalan tergesa-gesa dan tidak ingin menoleh ke belakang lagi karena tidak ingin lagi melihat wajah Rian yang membuatnya akan semakin larut dalam kesedihannya.


"Kenapa Rian harus hadir kembali di dalam hidupku, Dan Aku harus menghapus dan membuang jauh-jauh dari isi hatiku, Aku tidak pantas untuk mencintainya lagi ya Allah, Dia sudah mempunyai seorang putri yang sangat cantik".


Air mata Faika terus saja mengalir membasahi pipinya, dan membuat orang-orang yang berpapasan dengannya, melihat ke arah Faika yang kondisinya yang sudah kacau bahkan make up minimalis yang dia pakai sudah berantakan.


"Aku harus berusaha untuk melupakan kenangan yang terjadi di antara kami dan Aku harus belajar melupakan Mas Rian".


Genangan air matanya yang sedari tadi menetes membasahi pipinya membuatnya tidak menyadari langkah kakinya yang menaiki tangga eskalator yang rencana awalnya ingin ke lantai dasar, tetapi karena tidak berkonsentrasi berjalan dan pandangan matanya juga sedikit kabur semakin memperparah keadaan yang ada.


Faika sekarang sudah berada di lantai enam. Dan tersesat tidak tahu dia sekarang berada di mana karena konsentrasinya sudah terpecah. Kebetulan ada Security yang sedang berjalan berpapasan dengannya sehingga Faika langsung berinisiatif untuk bertanya.


"Maaf pak kalau boleh tahu di bagian mana letak Mushollah nya yah pak?." Tanya Faika.


"Kalau mushollah Mall kebetulan di lantai 6 tidak ada Mbak, yang ada itu di lantai 4, kalau lantai 6 itu yang khusus Toko elektronik Mbak" ucap Pak Security tersebut.


"Makasih banyak atas informasinya Pak" ucap Faika yang sedikit malu karena salah jalan dan berujung kesasar.


"Tidak apa-apa, sama-sama Mbak" ucap Security tersebut sambil tersenyum.

__ADS_1


Faika pun mencari tangga eskalator karena akan kembali ke Lantai empat.


"Ya Allah di saat Aku bertemu Kembali dengannya kenapa harus dalam keadaan yang sudah berkeluarga, sakit dan hancur hati ini ya Allah, Aku masih sangat mencintainya, Apa Dia menikah karena mendengar perkataan Aku dulu yang mengatakan Aku akan menikah di saat di menelponku?".


Faika melangkahkan kakinya menuju tangga eskalator tapi langkah kakinya terhenti di saat dirinya mendengar ada seseorang yang berteriak memanggil namanya.


"Faika Dwi Putri" teriak Orang tersebut.


Faika pun menolehkan wajahnya dan raut wajahnya langsung berubah dari sedih berubah jadi masam dan jengkel sekaligus ilfeel.


"Kenapa orang ini harus muncul lagi sih, Apa hari ini edisi khusus bertemu dengan seseorang yang berasal dari Masa laluku".


Faika tidak menggubris teriakan orang tersebut dan tetap mengikuti arah Tangga eskalator. Orang tersebut pun berlari dan mengikuti langkah Faika. Faika yang menyadari bahwa dirinya diikuti pun ikut melangkahkan kakinya agar tidak bertemu dengan Pria tersebut. Faika semakin berlari, Orang itu pun semakin ikut berlari juga.


"Faika stop!!, Aku mohon berhenti" teriak Wandi calon mantan suaminya Faika dari kampung.


Wandi adalah Pria yang pernah hampir saja menikah dengan Faika, tetapi gagal karena ternyata Wandi sudah menikah siri dengan pacarnya di kota Jakarta, Dari sejak itu lah Faika dan keluarganya menjadi bulan-bulanan dari sebagian masyarakat dan keluarganya sendiri dari pihak Ayahnya. Bahkan Faika setiap hari di perguncingkan dan tidak sedikit juga orang yang membela dan menghargai keputusan bapaknya Faika yang menolak Faika untuk dipoligami oleh Wandi. Hidup penuh kesabaran dan perjuangan Faika rasakan selama tinggal dan menetap di kampung halamannya. Dan beberapa bulan kemudian, Faika memutuskan untuk kembali ke Ibu kota melanjutkan perkuliahannya yang sempat tertunda hingga sekarang Faika sudah menjadi warga ibu kota sejak Dia bekerja di salah satu perusahaan ternama di Kota Jakarta.


Wandi berhasil menarik tangan Faika saat sudah terbebas dari tangga eskalator.


"Faika Saya mohon berhenti, Saya tidak akan apa-apain kamu kok, Saya hanya ingin berbicara dengan kamu dan saya mohon berikan saya waktu dan kesempatan untuk berbicara dengan kamu" ucap Wandi yang sudah memohon kepada Faika.


"Apa lagi yang perlu kita bicarakan Wandi, kita itu tidak ada hal lagi yang perlu dibahas, dan Kamu harus tahu kita itu tidak ada hubungan apa pun, jadi Aku mohon lepaskan tanganku, Saya mau shalat isya" ucap Faika yang berusaha untuk melepaskan tangannya.


"Baiklah kalau gitu Saya temani kamu shalat isya setelah itu berikan saya waktu lima menit saja untuk berbicara, setelah itu Saya akan pergi" ucap Wandi yang memberikan penawaran kepada Faika.


"Apa sih maksud dari orang ini, lagian menurut Saya tidak ada lagi yang perlu kami bicarakan"


"Baiklah tapi ingat cukup lima menitan saja, tapi Aku mohon lepaskan tanganku, sakit tahu" ucap Faika yang raut wajahnya sedari tadi jutek dan jengkel.


"Makasih banyak Faika" ucap Wandi yang kemudian berjalan mengikuti langkah kaki Faika yang berjalan ke arah Mushollah Mall.

__ADS_1


Faika pun mengambil air wudhu dan segera sholat isya yang sedikit terlambat dari jadwal shalatnya dikarenakan ada beberapa insiden kecil yang terjadi dan dialaminya. Faika shalat isya dengan khusyuk. Faika sengaja memperlambat gerakan shalatnya bahkan memperlambat shalatnya agar Wandi jenuh menunggu sehingga Wandi memutuskan untuk pulang. Tetapi rencana yang dilakukan oleh Faika ternyata tidak berhasil sedikit pun, Wandi santai di pojokan mushollah sambil menunggu Faika selesai membaca ayat suci Al-Qur'an. Sedangkan Wandi membuka aplikasi Novel Toon dari HPnya dan melanjutkan bacaannya yaitu novel baru yang berjudul Cinta Yang Tulus sebagai teman menunggu Faika.


Wandi kali ini akan bersabar menunggu Faika sampai selesai shalat walaupun harus menunggu berjam-jam. Faika yang sudah membaca ayat suci Al-Qur'an pun bangkit dan berdiri dari posisi duduknya dan merasakan kram dibagian kakinya. Karena terlalu lama duduk.


"Kita cari Kafe" ucap singkat Faika lalu langsung berjalan ke arah Kafe Bahagia yang ada di lantai Dua Mall tersebut.


Faika duduk di kursi begitu pun sebaliknya dengan Wandi.


"Kamu mau minum apa?" tanya Wandi yang menatap wajah Faika.


Sedangkan yang ditatap semakin menunjukkan sikap tidak sukanya saja, senyuman manis pun tidak pernah terbit dari wajahnya selama Wandi bersamanya.


"Jus jeruk saja" ucap singkat Faika.


"Mbak dua jus jeruk dan dua porsi nuggets pisang keju cokelat dan satu keju alpukat" ucap sandi.


Beberapa saat makanan dan minuman yang mereka pesan pun sudah datang. Faika karena kehausan sehingga menghabiskan isi jus jeruknya hingga tandas dan tidak tersisa sama sekali.


"Apa kah itu suaminya dan ternyata tadi buru-buru pamit yang katanya masih punya banyak kerjaan yang ternyata ingin menghabiskan waktu bersama suaminya, Sadarlah Rian, Faika itu sudah menikah dan menjadi istri orang lain".


........... Bersambung...........


Masih sepi saja, Bantu Like, Rate Bintang 5 dan FAVORITKAN dong kakak Readers 🙏.


Makasih banyak Fania ucapkan kepada Readers yang Sudi untuk mampir dan memberikan dukungannya kepada Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar 🙏.


Maaf jika ada banyak typo didalam penulisannya 🙏


.by Fania Mikaila Azzahrah


Makassar, Minggu 08 Mei 2022

__ADS_1


__ADS_2