Takdir Seorang Istri

Takdir Seorang Istri
Bonus Chapter 2 End


__ADS_3

"Arsy! Cepat bersiap kenapa lama sekali!" Serina berteriak marah saat putri nya belum juga bersiap sejak tadi, padahal waktu mereka tinggal sedikit lagi tapi Arsy masih bergulat dengan bola basket nya di luar.


Serina khawatir jika Arsy merusak kebunnya, yah! Siapa yang menyangka orang yang telah membeli rumah lama Arga adalah Arga sendiri.


Dan sekarang mereka kembali menempati rumah itu bersama dengan keluarga kecil mereka.


Arsyila Wahyutama putri kedua dari Arga dan Serina yang kini berusia 8 tahun.


Kadang-kadang Serina berfikir dari mana putri nya itu mendapat gen tomboy seperti itu?.


"Mas!"


Kali ini sasaran kemarahan nya teralih pada Arga yang sedang asik santai membaca koran dengan secangkir kopi di depannya.


Arga hanya melirik sekilas sebelum kembali melanjutkan bacaan nya.


"Astaga!"


Serina menarik Arsy masuk kedalam memandikan anak gadisnya itu lalu menyiapkan pakaian nya.


"Ibu kenapa buru-buru?" Tanya Arsy sebal pada sang ibu.


Serina mendelik dengan pertanyaan putri nya.


"Ibu tidak akan buru-buru jika kamu bersiap sejak tadi!" Jawab Serina dengan sebal.


Arsy mengerucutkan bibirnya sebal.


"Acara wisuda kakak kan masih satu jam lagi" dengusnya merasa jika ibunya terlalu bersemangat sekali.


"Aaa!" Arsy berteriak saat ibunya tiba-tiba saja mencubit pipinya sampai memerah.


"Satu jam lagi? Itu tadi sekarang sudah lewat setengah jam tapi kamu belum siapa juga!" Marah Serina.


Arsy tidak menjawab dia hanya mengelus pipinya yang sakit karena cubitan dari sang ibu.


"Kenapa berteriak?"


Lalu Arga datang ketika jeritan Arsy yang tidak kecil itu sampai ke telinga nya.


Ah! Ayahnya datang di waktu yang tidak tepat, Arsy hanya bisa meringis mengasihani ayah Tampannya itu saat sang ibu berbalik menatap tajam suaminya.


Arga mengerutkan keningnya heran, kenapa Serina menatap nya garang seperti itu?


Plak!


Arsy menutup mulutnya saat ibunya memukul lengan ayahnya cukup kuat.


"Kenapa tiba-tiba?" Tanya Arga tidak terima.


Serina mendelik "cepat bersiap mas! Kita sudah terlambat sekarang!" Desisnya marah.


.


.


Arga tidak henti-hentinya meminta maaf pada sang istri yang sedari tadi mengacuhkannya, karena Arsy dan Arga terlalu lama bersiap mereka hampir saja melewatkan acara penting putra mereka Sean.


Masalahnya Serina sangat ingin duduk paling depan, tapi karena mereka hampir lambat jadinya hanya bisa bersyukur duduk di kursi agak belakang.


"Acaranya belum mulai dan kita belum terlambat, kenapa masih marah?" Arga bersuara, pria itu juga menyuruh putri nya untuk membantu membujuk ibunya.


Arsy tidak menjawab gadis kecil itu hanya sibuk memperhatikan sekelilingnya merasa kagum.


Serina mengabaikan suaminya yang masih berusaha meminta maaf padanya, pandangannya saat ini sedang mencari keberadaan putra kesayangannya.


Berkali-kali serina mencari sosok sang putra di barisan para mahasiswa tapi nihil dia belum menemukan Sean.


"Apa yang kamu lihat?" Arga merasa tidak senang melihat istrinya mencuri pandang pada pria-pria muda di sana.


Serina menepis tangan suaminya yang berkali-kali mencolek nya.


Perdebatan Arga dan Serina terhenti ketika Arsy berteriak heboh dan menunjuk arah panggung.

__ADS_1


"Kakak! Ayah ibu itu kakak!" Jeritnya heboh.


"Dimana?" Tanya Serina kemudian wanita itu ikut berteriak ketika melihat sang putra berdiri dengan gagah di atas podium.


Arga hanya bisa mendesah pasrah melihat kelakuan wanita miliknya.


Seperti nya dulu Serina tidak seperti ini.


Sean berdiri di atas podium dan akan bersiap untuk memulai pidato nya, tapi teriakan heboh ibu dan adiknya membuat Sean merasa sangat senang dengan kehadiran keluarga nya di sana.


Lambaian tangan Sean berikan untuk keluarga kecilnya.


"Perkenalkan nama saya adalah Sean Wahyutama, yang akan menyampaikan pidato pelepasan wisuda tahun ini" ucap Sean sama sekali tidak terlihat gugup.


"Terimakasih atas kehadiran kalian semua yang ada di sini, terutama untuk keluarga hebat yang ada di sana" Sean melambaikan kembali tangannya pada keluarganya.


Serina menatap Sean berkaca-kaca tidak menyangka putra nakalnya bisa menjadi orang hebat seperti sekarang.


Melihat istrinya bersedih Arga merangkul Serina dalam pelukannya, keduanya menatap penuh bangga pada putra mereka di depan sana.


"Ayah,ibu, dan Arsy! Aku persembahkan pidato ini untuk kalian"


Semua orang memberikan tepuk tangan yang meriah untuk keberanian Sean, bahkan kini Serina sudah menangis campur haru melihat putranya begitu hebat di atas sana.


Kemudian pidato pun berlanjut hingga akhirnya mereka masuk kedalam inti acara, yaitu penyerahan dokumen perkuliahan dan pengumuman hasil nilai mahasiswa terbaik tahun ini.


Seorang dosen yang menjadi MC pada acara hari itu mulai menyebutkan satu persatu nama mahasiswa untuk menaiki panggung dan melakukan serah terima nilai.


Sampai saat pengumuman mahasiswa terbaik di universitas tersebut lagi-lagi nama Sean kembali di sebutkan.


"Untuk Sean silahkan naik ke panggung" MC mengarahkan Sean untuk memberikan sebuah pesan singkat.


Arga dan Serina tidak terkejut melihat bagaimana putra mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas, tapi mereka sungguh bangga saat Sean bisa berdiri menjadi salah satu yang terbaik dari ribuan mahasiswa lainnya.


"Sekali lagi terimakasih, ini berkat ibu yang selalu mengajari ku, lalu juga berkat ayah yang sudah bekerja keras untuk bisa menyekolahkan ku sampai bisa ada di sini, dan untuk Arsy yang selalu menjadi mood booster untuk kakak" Sean mengucapkan rasa terimakasih nya.


Wajah Serina sekarang sudah basah oleh air mata melihat bagaimana putra nya berterimakasih sampai seperti itu.


"Jangan menangis" Arga lelah dari tadi harus menghapus air mata serina yang mengalir.


Tepuk tangan kembali terdengar begitu meriah tidak ada yang menyangka bocah SD yang gemar berkelahi dan memiliki sifat yang buruk, kini tumbuh menjadi seorang yang hebat dan jenius di usia nya yang ke 21.


Dari sini bisa kita lihat jika sifat dan tingkah laku seseorang anak itu di lihat dari bagaimana cara orangtuanya merawat.


Dan Serina adalah buktinya, Arga pun menyadari hal itu Sean tumbuh menjadi seperti sekarang karena didikan dari Serina.


.


.


"Wah calon menantu selamat ya!" Naura memberikan ciuman hangat di wajah Sean yang kembali dengan membawa sebuah mendali berkat usahanya selama ini.


Serina memutar matanya malas ketika Naura menyebut Sean sebagai menantu nya lagi.


"Terimakasih kak" ucap Sean tersenyum lembut.


Naura berdecak sebal mendengar panggilan Sean untuk nya.


"Sudah ku bilang panggil aku ibu!" Koreksi Naura, lagipula sebentar lagi mereka akan menjadi keluarga.


Tidak ingin mendengar omong kosong lagi Venya menarik Sean mendekati nya.


"Selamat nak!" Venya memberikan pelukan pada keponakan nya.


"Selamat Sean" kali ini Kelvin suami dari Venya ikut memberikan selamat.


"Terimakasih paman dan bibi"


Lalu tatapan Sean tertuju pada Malvin yang hanya diam tanpa mengucapkan sepatah katapun untuk nya.


"Paman tidak ingin memberikan selamat?" Tanya Sean menghampiri paman kebanggaan nya itu.


"Oh? Sudah selesai?" Bukanya tidak ingin memberikan selamat, tapi Malvin hanya menunggu giliran saja.

__ADS_1


Grep


"Selamat Sean, tidak menyangka bocah berandal seperti mu bisa menjadi seperti sekarang" Malvin menepuk punggung Sean pelan.


Di pelukan paman kebanggaan nya Sean tersenyum hangat.


"Ini juga berkat paman" ucapnya.


"Kak Sean! Ayo soaring dengan Arsy!" Semua orang menoleh pada gadis kecil Wahyutama yang tengah menenteng bola basket di tangan nya dan masih mengenakan dress berwarna putih milik nya.


"Arsy!" Serina mendelik tajam pada putrinya.


"Kakak ayo!" Ajak Arsy mengabaikan peringatan sang ibu.


Sean tidak bisa menolak remaja yang sudah beranjak dewasa itupun mengikuti adiknya ke lapangan rumah mereka, orang-orang pun ikut menyusul untuk melihat bagaimana kedua adik kakak itu bertanding.


Grep!


Serina berhenti berjalan saat suaminya menahan tangan nya.


"Ada apa mas?" Tanya Serina heran.


Arga tersenyum lembut masih tidak percaya hidupnya bisa sebahagia ini sekarang.


Serina hanya pasrah saat Arga menarik nya kedalam pelukan pria itu.


"Terimakasih banyak istri ku" bisik Arga di samping telinga Serina.


Serina membalas pelukan sang suami tidak kalah eratnya.


"Aku juga sangat berterimakasih karena kamu kembali ke dalam hidup ku mas" sahut Serina.


Kehidupan mereka saling melengkapi sekarang setelah berbagai macam duka yang mereka hadapi akhirnya mereka sampai ke titik yang paling membahagiakan ini.


Tidak ada yang menyangka jika seluruh kejahatan Arga membawanya kembali pada cintanya, tidak ada yang menyangka jika kebaikan Serina membawanya kembali pada cinta nya.


Semuanya karena cinta tulus yang mereka curahkan kepada masing-masing, sejauh apapun cobaan yang mereka hadapi, kekuatan cinta mereka berhasil melewati nya.


Kisah cinta Arga dan Serina yang berawal manis akhirnya berakhir dengan manis pula.


The End....


Terimakasih atas dukungannya selama ini teman-teman!😭 Ga nyangka cerita ini Tamat juga🤗


Setelah berpuluh-puluh konflik akhirnya mereka bisa bersama kan❤️❤️


Sekali lagi terimakasih banyak dukungan yang kalian berikan membuat aku bisa menamatkan cerita ini❤️


Sampai jumpa di karya ku selanjutnya yaaa🤗


Judul: Ibu sambung yang tak dianggap


Genre: Perjodohan


Rated: 18+


Sinopsis:


Adisti terpaksa menerima tawaran mantan majikan nya untuk menikah dengan putra mereka, tidak kuasa menolak keluarga yang pernah membantu nya Adisti pun menerima tawaran tersebut.


Dia kira karena mereka sudah saling mengenal semua akan baik-baik saja namun siapa sangka sebagian dari mereka malah membenci nya.


Bahkan Acia putri semata wayang Yudha yang dulu pernah ia rawat saat berusia dua bulan pun ikut membenci nya.


Tidak ada alasan khusus untuk membenci seorang Adisti.


Karena dia hanyalah seorang pembantu....


Jangan liat dari judulnya ya 🤭 sumpah ni konflik nya ringan kok dan sedikit berbau dewasa ya ❤️😭


Di cerita ini bakalan banyak scene romantis nya dari pada konflik jadi tenang aja💪🏻


Sekian dari saya terimakasih ❤️❤️

__ADS_1


Jangan lupa mampir yaaaa🔥🔥


yang masih ngerasa banyak pertanyaan belum terjawab bisa tanya di kolom komentar yaa insyaallah ku jawab kok


__ADS_2