Takdir Untuk Aqila

Takdir Untuk Aqila
Bunga dan coklat


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang cerah,0 Aqila memutuskan untuk pergi jalan-jalan sendiri, dan sekarang Aqila sedang berada di Taman Kota lebih tepatnya dia sedang duduk di bangku Taman.


Taman Kota ini cukup ramai, mungkin karena ini adalah hari minggu jadi semua orang jalan-jalan di Taman Kota, ada yang sedang berolahraga, ada yang sedang bermain sepeda, dan ada yang sedang bertamasya bareng keluarganya.


Keluarga, ahh kata itu jadi membuatnya sedih, sekarang dia tidak memiliki keluarga yang sebenarnya, dia hanya seorang diri walaupun banyak yang mengatakan kau tidak sendiri, tapi tetap saja rasanya dia sendiri, hanya sendiri.


“Ayah, bunda, Qila merindukan kalian”


“Kenapa kalin begitu cepat meninggalkan Qila seorang diri?”


“Biasanya ayah akan membawa Qila bermain di Taman Kota jika hari libur, ayah sekarang sudah hari libur, apakah ayah tidak mau membawa Qila bermain di sini?”


Aqila terus saja bergumam sembari menatap orang-orang yang tertawa bareng keluarganya, dia tersenyum tipis. Aqila mengeluarkan kameranya untuk mengambil foto pemandangan yang indah.


Satu foto dapat, Aqila melihat hasilnya dia tersenyum senang karena hasilnya selalu memuaskan, “Bagus, lagi ah” gumam Aqila setelah melihatnya.


Dan Aqila kembali mengarahkan kameranya kepada objek yang ingin dia ambil, tapi ada yang menghalanginya, Aqila terdiam dan menurunkan kameranya untuk melihat apa yang menghalanginya.


Aqila mengerutkan keningnya, sejak kapan ada seorang anak lelaki dan anak perempuan yang sedang tersenyum manis ke arahnya, “Hai kaka cantik” sapanya sembari melambaikan tangannya.


Aqila ikut tersenyum, “Hai” sapa balik Aqila.


“Ini untuk kaka” ucap anak lelaki sembari memberikan bunga dan coklat kepada Aqila.


“Buat kaka?” tanya Aqila kaget dan menerimanya.


“Iya” jawab anak perempuan tersenyum manis.


“Dari siapa?” tanya Aqila lagi.


“Kami gak boleh kasih tau ke kaka, kalau kami kasih tau kami gak akan dapat es krim banyak sama mainan” celetuk anak lelaki.


Aqila terkekeh mendengarnya, “Iya, jadi kaka cantik terima aja ya, kami pergi dulu mau ambil es krim sama mainan baru dadah kaka cantik” lanjut anak perempuan sembari menarik tangan anak lelaki dan melambaikan tangan kepada Aqila.


Aqila terdiam dan mengikuti arah mereka pergi, tak lama kemudian dia sudah tidak melihatnya lagi setelah mereka berdua hilang di balik pohon.


Aqila menatap bunga dan coklat yang di pegangnya, dia mengertukan keningnya, “Dari siapa?” tanya Aqila kepada dirinya sendiri.


“Eh apa ini? Surat” gumam Aqila ketika dia melihat secarik kertas yang terselip di kelopak bunga mawar yang berwarna merah.


Aqila mengambilnya dan membacanya, isi surat :


______________________________________________


Assalamualaikum, selamat pagi semoga pagimu menyenangkan.


Jangan bersedih, kau tidak pantas untuk bersedih. Tersenyumlah, kau tambah cantik ketika tersenyum karena senyumanmu sangat manis seperti coklat ini dan kau cantik seperti bunga mawar, cantik tapi sulit untuk di dapatkan, maafkan aku.


^^^Wassalamualaikum, MI.^^^


______________________________________________


Tanpa sadar Aqila tersenyum ketika membacanya, “Siapa pengirimnya?” gumam Aqila bertanya.


“MI? Siapa dia?” Aqila melihat isi surat hanya ada inisial M dan I yang kemungkinan itu adalah pengirimnya.


“Siapapun itu terimakasih” gumam Aqila tersenyum dan mecium wangi bunga mawar yang sangat dia suka.


Dari kejauhan ternyata ada yang menatapnya dengan senyuman yang mengembang, “Om, kita sudah menjalankan tugasnya sekarang mana janji om buat ngasih kita es krim banyak dan mainan baru” ucap seorang anak lelaki menyodorkan tangan kecilnya.


Pria tersbeut menatapnya, “Nih” pria tersebut menyodorkan sekantung plastik berukuran besar kepada anak lelaki tersebut.


“Wah kakak lihat es krimnya sangat banyak” ucap anak lelaki girang kepada anak perempuan dia smpingnya.


“Iya, tapi ini hanya es krim, mana mainannya?” tanyanya kepada pria di hadapannya.


“Tidak ada, om kasih uangnya saja, kalian beli sendiri saja” jawabnya dan menyodorkan uang selembaran mereh kepada mereka berdua.


“Wah merah, asikk dapat banyak mainan, kak ayo kita beli sekarang, om makasih ya, dadah” girang anak lelaki dan langsung menarik tangan kakaknya pergi meninggalkan si pria.


Pria tersebut menatap kepergian mereka berdua dengan gelengan kepala, setelah itu kembali menatap Aqila yang masih tersenyum menatp bunga yang di pegangnya.


“Kau tersenyum, aku bahagia” gumamnya setelah itu pergi.


Aqila merasa seperti sedang di perhatikan, Aqila menatap sekelilingnya tapi tidak ada yang menatapnya semua orang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.


“Perasaan aja kali” gumam Aqila dan kembali menatap bunga dengan senyuman.


“Tapi, kemana kedua anak kecil yang tadi?” gumam Aqila ketika baru sadar setelah mereka berdua hilang di balik pohon tidak terlihat lagi.


“Aneh” lanjutnya, tapi tak menghiraukannya.


TING


Notifikasi dari ponselnya mengalihkan fokusnya, Aqila mengambil ponselnya dari tas selempagnya dan melihat siapa yang menigirimnya pesan.


...• Via Chat •...


______________________________________________


+62 82********


______________________________________________


...Today....


-Seneng banget kayaknya


dapat hadiah kecil.- 10.30//

__ADS_1


________________________________________________


Pesan dari nomer asing yang sama, Aqila bingung pasalnya dia sudah memblokir nomernya dan menghapusnya kenapa masih bisa si pengirim mengirim pesan.


“Siapa sebenarnya dia?” gumam Aqila dan memilih untuk menghiraukannya, tak lama kemudain ada pesan masuk lagi tapi kali ini dari nomer yang berbeda.


...• Via Chat • ...


________________________________________________


Grupp Randommmm


________________________________________________


...Today....


@Yuri.


-Woii kalian semua para makhluk hidup, gue gabut nih jalan-jalan yu.- 10.31//


________________________________________________


@Loli.


-Ayooo, jalan-jalan kemana nih?-. 10.31//


__________________________________________


@Kak Ilham.


-Gasken lah, kemana aja, @Qilaa @Kak Faisal @Abang Iqbal, ayo jalan diam-diam bae-. 10.32//


________________________________________________


@Kak Faisal.


-Mager.- 10.32//


____________________


@Yuri.


-Mager-mager banget kayak cewek aja, banci yang bang upss haha-. 10.32//


________________________________________________


@Kak Ilham.


-Waduh banci gak tuh😂.- 10.32//


____________________________________


@Loli.


________________________________________________


@Yuri.


-Gak ada bedanya sama aja


sebelas dua belas 🤣.- 10.33//


_________________________________


@Kak Ilham.


-Waduh kayak gimana nih waria


atau banci? 🤣.- 10.33//


_____________________________


@Kak Faisal.


-Anak baik diam🤡.- 10.33//


___________________________


@Yuri.


-🗿.- 10.33//


_____________________


@Loli.


-🗿.- 10.33//


________________________


@Kak Ilham.


-🗿😆.- 10.33//


________________________


@Yuri.


-@Qilaa @Abang Iqbal, jadi jalan gak nih gue udah cantik membahana tinggal tancap gas.- 10.34//

__ADS_1


________________________________________________


@Kak Faisal.


-🤢.- 10.34//


___________________________


@Yuri.


-Wah kurang asem tuh anak,


@Faisal duel yo.- 10.34//


______________________________


@Kak Ilham.


-Nanti nangis.- 10.34//


__________________________


@Kak Faisal.


-Lapor mama, 😆.- 10.3**4//


_______________________________


@Yuri.


-Bcd, banget ya kalian semua males gue, @Qilaa lo di mana?.- 10.34//


_______________________________________________


@Loli.


-Kalian berisik banget deh.- 10.34//


___________________________________


^^^@Qilaa.^^^


^^^-Taman Kota.- 10.35//^^^


^^^____________________________^^^


@Yuri.


-OTW, tunggu.- 10.35//


___________________________


@Loli.


-Ikutttt, Yuri jemput Loli.- 10.35//


_________________________________


@Yuri.


-Elah biasanya juga di jemput.- 10.35//


_____________________________________


@Loli.


-😁.- 10.35//


___________________________


@Kak Ilham.


-Gasken, kita para cowok juga OTW.- 10.35//


_____________________________________________


@Kak Faisal.


-Boleh, walaupun malas.- 10.35//


____________________________________


@Abang Iqbal.


-👍.- 10.36**//


________________________________________________


Aqila hanya membacanya saja dan membalas jika dia di tanya, kemarin sore Yuri yang memasukan Aqila ke dalam grup WA.


Aqila menghela nafas pelan, dan dia berdiri lalu pergi ke cafe yang cukup ramai yang jaraknya tak terlalu jauh dari Taman Kota, tapi sebelum itu dia mengirim pesan kepada Yuri.


**To Be Continued....


****


Wahh Aqila dapat bunga mawar dan coklat nih kira-kira dari siapa ya guys? Ada yang tau gak? Yang penasaran saksikan terus kelanjutan ceritanya...


Terimakasih sudah mampir dan selamat membaca di bab selanjutnya, bye-bye**....

__ADS_1


__ADS_2