Terima Kasih , Untuk Luka Ku

Terima Kasih , Untuk Luka Ku
PART 23 TERNYATA BISA ROMANTIS


__ADS_3

TERNYATA BISA ROMANTIS


Setelah mereka selesai membersihkan diri, vita pun berjalan menuju kamar amel dan mendapati amel sedang bersenda gurau bersama bi sumi saat itu. sesudah melihat ke kamar amel , dan melihat Amel sedang bermain dengan bi Sumi, vita pun langsung menyusul bram ke ruang makan untuk sarapan.


Di meja makan mereka ngga banyak bicara, seperti biasa vita melayani bram di meja makan dan setelah itu baru ngambil buat dia sendiri.


Setelah selesaì sarapan, dan Bram berangkat ke kantor, vita ingin bermain sama amel tapi ternyata bocah sudah tidur lagi.


Akhirnya vita masuk ke kamarnya lagi. Dia duduk disofa yang ada dikamar itu dan membayangkan kembali perjalanan rumah tangganya.


Awalnya kak Bram dan Bu Lely hanya ingin menolong Vita, tapi akhirnya mengangkatnya jadi menantu walaupun hanya untuk status Amel anak Vita.


Tapi setelah sekian lama akhirnya mereka bersatu layaknya suami istri pada umumnya.


Terimakasih untuk semua ini Tuhan dan Semoga keluargaku kedepannya lebih di berkati lagi , doa Vita dalam hati.


Sementara Bram yang sedang berada di kantor, hari ini terlihat sangat bahagia. Senyum tidak lepas dari bibirnya, seperti remaja yang sedang di mabok cinta. Badannya memang di kantor tapi hatinya ada di rumah, bersama vita. pikiran bram tidak sedang ingin bekerja, pikirannya masih ke vita dan yang mereka lakukan tadi malam. Sungguh sangat indah untuk di kenang, batin Bram.


akhirnya setelah mengecek email atau pesan lain dari asistennya dia pun menutup laptopnya dan berniat pulang ke rumah. Karena disana tidak ada yang urgent.


Bram langsung menekan interkom yang ada di mejanya.


"Leo, tolong handle kantor, kalau ada yang urgent saya di rumah" ucap Bram


"baik pak" jawab Leo dari sebrang.


Bram langsung bergegas untuk pulang, entah kenapa dia sudah sangat ingin melihat wajah Vita. Wajah cantik yang sangat teduh. Memang kecantikan istrinya itu tidak perlu di ragukan. Sekalipun awal kenal dia hanya gadis desa yang belum di poles sama sekali.


Ternyata pengalaman pertama tadi malam sedikit banyak mempengaruhi perasaan Bram sama Vita lebih maju lagi, atau mungkin sekarang sudah mulai cinta hanya saja belum disadari.


Begitu sampai rumah dia sudah tidak sabar untuk melihat Vita. Karena dia pulang belum waktunya, Vita tidak tahu kalau suaminya itu sudah pulang.


Dia masuk ke kamarnya dengan perlahan, karena pulangnya mendadak jadi Vita tidak menyambutnya di depan pintu.


Matanya langsung tertuju ke kasur, tapi vita tidak ada disana.


Mungkin dia masih di kamar amel, pikirnya.


Bram berniat mencarinya ke kamar Amel. Tapi baru aja hendak melangkah Vita yang ada di sofa menyadari kehadiran Bram.

__ADS_1


Dan ternyata bram salah vita lagi santai disofa sambil nonton tv. Memang tv mereka agak di pojok sehingga kalau sedang nonton tidak terlihat dari dekat pintu.


“Amel kok ngga diajak kesini”, tanya bram


asal karena dia tidak tahu mau ngomong apa untuk memulai pembicaraan.


"lho.." ucap Vita kaget


“Dia sudah tidur kak, aku juga masih pegal banget kayanya, pengen istirahat dulu, kok kakak pulang cepat” Jawab vita sambil duduk tegak karena tadi dia sambil senderan ke sofa.


"ohhhhh" jawab Bram


Vita pun bangkit dari sofa , mendekati Bram dan membantu membuka pakaiannya seperti biasa.


" kak bram belum jawab pertanyaan aku tadi, kok tumben pulang cepat"


"aku kangen kamu"


"idihhhh" ucap Vita malu dan mukanya langsung merah seperti tomat.


Lalu setelah mengambil baju rumah untuk Bram dan menggantung jas Bram di tempatnya, dia menuju tempat tidur, dan Vita tidak sadar itu memancing gairah Bram lagi. melihat Vita naik tempat tidur, dan duduk di pinggirnya bram terus memperhatikan Vita, dan tubuhnya pun langsung bereaksi.


“Ayo istirahat, tapi biarkan begini sebentar ya” pinta bram sambil memeluk vita dari belakang dan dagunya berada di lengan Vita.


Vita pun diam terpaku, sekarang suaminya sedikit berubah. Sedikit agak romantis tapi bukan dengan kata-kata tapi dengan tindakan.


Jujur Vita juga mulai terbiasa dengan sentuhan Bram sejak tadi malam. Dia merasa sangat berharga sekarang walaupun dulu dia hanya gadis kampung yang ternoda, bahkan di anggap sampah sama orang tua rendi.


Vita pun di buat terheran heran di sertai rasa bahagia yang menggerogoti hati nya saat mendapat perlakuan istimewa dari sang suami, dalam hati vita bergumam "semoga kamu seperti ini terus, mungkin aku akan merasa seperti wanita yang paling sempurna di muka bumi ini" di iringi senyuman yang benar benar manis.


Karna selama ini vita hanya mendapatkan perlakuan cuek dari sang suami yang memang cuek orangnya .


Setelah beberapa saat mereka dalam dekapan dan akhirnya bram tidak bisa menguasai nafsu nya dan menggendong badan vita menuju tengah kasurnya.


Bram sudah memulai semua kegiatannya dengan lembut. Dan Bram sepertinya tiada bosannya bermain di daerah yang dia suka. M ungkin itulah yang membuat orang yang baru menikah harus cuti dulu untuk bulan madu.


Tentu saja vita tidak bisa menolak permintaan suami nya dan mereka pun kembali terbuai dalam kenikmatan.


Tak lama kemudian bram dan vita kembali menuju kamar mandi dan mandi bersama kembali, betapa canggungnya vita saat itu.

__ADS_1


Sangat malu.


Bram sudah setia dengan senyumnya sekarang dan diapun sudah semakin romantis dan wajahnya sedikit ramah . Di kamar mandi dia dengan telaten menyabuni punggung vita dengan lembut, hingga akhirnya mereka selesai membersihkan diri .


Setelah mandi barulah akhirnya mereka bisa beristirahat yang benar. Vita kembali mengecek Amel yang ternyata sudah di ajak main di luar sama bi Sumi. Dia kembali ke kamarnya dan berniat istirahat.


Saat masuk kamar Vita melihat suaminya sudah tidur pulas, lalu perlahan diapun naik ke atas ranjang . Bram sebenarnya belum tidur sehingga begitu Vita tidur membelakanginya Bram langsung memeluk Vita dari belakang.


Tentu saja vita kaget dan merasa campur aduk, apa yang ia harapkan mulai terkabul. Vita mulai merasa sangat di cintai oleh suami nya.


Betapa bersyukur nya vita saat itu kepada Tuhan. Terjawab sudah semua rasa gelisah vita selama ini. Terbayar sudah rasa sedih vita atas dingin nya sikap suami nya yang kemarin. yang saat ini vita dan bram rasakan adalah kerinduan akan hubungan yang hangat dalam rumah tangga mereka , dan ya mereka mulai merasakan kehangatan itu walau terkadang bram masih terlihat rada cuek dan tetap ingin bertahan dengan sikap cool nya itu.


Dan sekarang pun mereka sudah mulai berbincang hangat tentang hal hal kecil yang ingin mereka katakan satu sama lain.


"vit"?


"iya kak"


"kamu sudah ingin tidur ya'?


"ngga, kenapa, justru aku pikir kak Bram sudah tidur"?


"aku hanya mau bilang terimakasih buat kamu"


"untuk"


"untuk mau mendampingiku, mengisi kekosongan hidupku dan juga menerima aku apa adanya" ujar Bram serius


"kak Bram salah, harusnya aku yang berterima kasih sama kakak dan ibu, mau menerima aku sama Amel"


"kalian adalah berkah dalam hidupku"


"makanya itu saya berterima kasih, kak Bram buat aku jadi berharga" ucap Vita serius juga


Hai pembaca setiaku


Dukung terus karya ini ya


like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih🙏


__ADS_2