
SERING BERUBAH-UBAH
Sudah dua hari bram dan vita tinggal dirumah orang tua bram. Bram sangat senang karena rumah mamanya yang besar cocoklah untuk pertumbuhan amel dan kandungan istrinya.
Bram sangat senang begitu juga vita. Mereka bisa jalan di halaman kalau pagi hari sama amel juga.
Ibu leli juga sangat perhatian dengan makanan dan gizi mereka. Tapi mungkin karena hormon kehamilannya vita kadang suka berubah moodnya.
Tiba-tiba dia ingin dimanja sama bram, tapi tiba-tiba dia benci sama bram, kadang ngga mau di dekatin bram.
Seperti Malam ini , vita ingin bermesraan sama bram. Tapi bram yang mengingat pesan dokter menahan dirinya supaya tidak menjamah vita karena belum aman untuk kandungannya.
Tapi vita yang lagi ingin bermesraan malah mengira kalau bram sudah tidak mau mesra-mesra lagi dengannya. Bahkan dia bilang bram punya cewek lain kali.
Bram sangat kewalahan menghadapi sikap vita. Tapi kalau kita berniat baik mudah-mudahan hasilnya baik, batin bram.
Dia pun mendekati vita yang lagi ngambek.
“Sayang, kamu ingat ga pesan dokter kemaren?” tanya bram. Vita pun masih diam dan cemberut.
“Wah sayangku, kalau ngambek susah juga saya, tidur peluk siapa donk”, goda bram pura - pura bingung.
“Ayolah jangan ngambek ya, “ ucap bram lalu mencium bibir vita. Bram ingin menenangkan hati vita tanpa melakukan hubungan badan yang bisa mebahayakan kandungannya. Lalu bram menarik badan vita kedalam pelukannya dan mengusap punggungnya.
Bram pun menciumi vita lama sekali dan penuh kelembutan sampai vita benar-benar menikmatinya. Tapi setelah vita merasa tenang, sekarang malah bram yang sudah tidak bisa menahan gejolak tubuhnya. Jujur aja, dia adalah laki - laki normal, tidak cukup jago menguasai dirinya. Bram terperangkap sendiri, karena dia yang sudah menegang pun mengajak vita melakukannya dengan posisi yang dia anggap aman.
Bram yang sudah berapa lama puasa pun tidak bisa langsung menyudahi permainan. Dan akhirnya mereka bermain cukup lama tapi sangat hati-hati, dan akhirnya keduannya pun terpuaskan.
Bram menciumi istrinya berulang-ulang.
Istri kecilnya yang sangat menggemaskan meskipun kadang-kadang bikin pusing, batin bram.
Bagaimana tidak, bram yang sedang berusaha keras menahan gejolak tubuhnya malah dituduh tidak ingin menyentuh istri kecilnya itu. Kalau mau nuruti kemauan bram sepanjang malam dia akan menghajar istrinya itu. Tapi mengingat calon anak - anaknya bram tidak akan egois.
Setelah memastikan istrinya tidur pulas, bram pun ikut tidur disamping istrinya. Tidak butuh waktu lama untuk bram, dia sudah ikut tertidur lelap.
Jam 4 subuh vita lapar, sangat lapar membuat dia ngga tahan menunggu pagi. Apalagi permainan tadi malam jelas menguras tenaganya.
Dia sudah tidak bisa tidur.Dia lihat bram sangat pulas tidurnya. Dia pun turun ke dapur mencari sesuatu yang bisa di makan, tapi nihil.
__ADS_1
Dikulkas memang banyak makanan tapi vita lagi tidak suka yang adem-adem.
Vita melihat dikulkas ada mi instan. Masak ini aja dh batin vita.
Lalu vita pun memasak mie instan kuah itu sendiri. Setelah masak dia bawA ke meja makan dan menunggunya sedikit dingin. lalu setelah agak dingin diapun dengan cepat menghabiskannya. Tidak butuh waktu lama buat vita menghabiskan dua bungkus mie instan itu. Karena posisi sangat lapar, akhirnya habis dalam sekejap.
Setelah makan mie instanya vita yang sudah kenyang agak enggan bergerak dari meja makan.
Sebentar lagi deh naiknya, batin vita. Tapi ternyata vita malah tidur di meja makan dengan posisi menunduk dan kepalanya ada diatas kedua tangannya di atas meja.
Jam sudah menunjukkan jam 5 subuh. Para art sudah mulai bangun seperti biasanya begitu juga ibu leli. Sudah kebiasaan ibu leli ikut terlibat ke dapur, apalagi sekarang menantunya lagi hamil.
Betapa terkejutnya ibu leli dan bi sumi yang hampir bersamaan sampe di meja makan melihat vita tidur disana. Mereka sekejap saling pandang dengan tatapan kenapa. Tapi itu hanya sekejap, detik berikutnya ibu leli langsung berwajah marah.
Sementara para art itu hanya menjaga nyonya mereka tanpa ada yang berani membangunkannya.
Ibu leli pun langsung naik ke kamar bram dan membangunkan bram.
“Bram bram “, sambil menggoyang-goyang tubuh bram.
“Haaahhhhhaahhh ,” ucap bram setengah sadar lalu bangun, bram sambil meregangkan badannya tapi belum sadar seratus persen.
Mendengar nama vita bram langsung sadar.
Vita kemana kok ngga ada. Apa dia sudah bangun? Kok mama kesini? Pertanyaan batin bram bingung.
"mana vita ma" bram malah bertanya sama ibunya.
“Kamu tuh ya ngga peka sama istri”, marah mamanya.
Bram masih bingung melihat ke arah mamanya. Dia masih berasa seperti bermimpi.
“Lihat noh vita tidur di dapur” lanjut mamanya.
“Hahhhhhh” bram pun langsung loncat turun dari tempat tidur dan berlari ke luar kamar menuju meja makan. Betapa terkejutnya dia melihat vita tidur di meja makan dan masih ada mangkok mie disana yang telah kosong.
Hahhh vita makan ini, makanan yang tidak ada vitamin sama sekali” batin bram.
Diapun mendekati vita tapi ternyata vita pulas tidurnya akhirnya bram mengangkatnya ke kamar mereka.
__ADS_1
Kasian kamu, tadi kamu pasti lapar, batin bram lagi.
Bram neletakkan vita dengan hati-hati ditempat tidur lalu menyelimutinya. Lain kali papa akan buatin makanan enak buat kalian nak, ucapnya sambil mengelus perut vita.
Bram benar - benar merasa bersalah sama istri dan anaknya.
Setelah itu bram turun kedapur lagi menemui mamanya.
“Ma, darimana vita dapat mie itu, aku ngga suka dia makan yang begitu lagi mah, jangan ada di kulkas ”,jelas bram.
“Kamu tuh yang ngga ngerti, pulas aja tidur”, balas mamanya sengit.
"iya ma maaf" ucap bram
"ya sudah, lain kali jangan sampai begitu lagi. Ingat istrimu lagi hamil bram, kembar lagi, pasti gampang lapar"
“ berarti tadi vita itu lapar tau ngga,” cecar bu leli, “lihat dia masak mie itu sampe dua”, lanjut mamanya lagi sambil menunjuk bungkusnya di dapur.
Bram pun makin merasa bersalah, vita sampe kelaparan, suami macam apa saya ini anak dan istri sampe kelaparan, batin bram.
“ Iya tadi bram pulas banget mah” jawab bram pasrah.
“Ya sudah lain kali kamu perhatikan,” jelas mamanya.
“Vita biasanya suka yang kering-kering tapi ini mie kuah ya mah,” selidik bram.
“Namanya juga wanita hamil, pasti sering berubah-ubah,” jawab mamanya jelas sambil berlalu.
'ohhhh jadi selera makannya juga berubah - ubah toh'batin bram.
Bram memutuskan kembali ke kamarnya untuk melihat istrinya. Begitu dia masuk kamar ternyata istrinya masih tidur pulas.
Halo semua
Dukung terusssss ya
like, coment dan vote
Terimakasih
__ADS_1