Terima Kasih , Untuk Luka Ku

Terima Kasih , Untuk Luka Ku
EPISODE 52


__ADS_3

SURPRISE


Setelah pekerjaan bram selesai mereka menuju toko kue yag sudah bram beli. Menurut bram sh toko kue kecil tapi menurut vita ini adalah toko kue yang sangat besar.


Bram mengajak vita masuk, semua sudah rapi bahkan rak- rak tempat pajangan kuenya juga. Vita sangat- sangat senang. Dia yakin amel pasti akan senang juga.


Begitu sampai rumah bŕam dan vita menemui amel yang lagi teleponan sama charles.


“Papa sama mama boleh masuk ngga sayang? “ tanya bram karena lihat vita lagi teleponan.


“Ntar aku telepon lagi ya,” ucap vita di hand phonenya.


“Ada apa ma pa,”? Tanya ameĺ


“ngga apa-apa sayang, besok mama sama papa mau ngajak kamu cari toko kuenya. Papa sh sudah liat, makanya papa ingin ngajak kamu besok,” ucap bram sambil mengelus kepala amel.


Besoknya mereka bertiga berangkat ke toko kue itu. Toko yang sudah rapi,berada ditempat strategis dekat mall x.


“Amel ok nh pa, berapa kontraknya setahun pa,? Tanya amel.

__ADS_1


“Kalau itu nanti mama mu yang bilang,” ucap bram melirik vita. “ karena mamamu yang mau bayar”, tambah bram terkekeh.


“Emang iya ma”? Tanya amel


“Tadaaaaaa kejutan, papa beliin ini buat kamu, atas nama kàmu”, kata vita sambil menunjukkan kuncinya.”Kamu harus berkembang ya. Kamu harus maju dalam segala hal,” jelas vita sambil memeluk putrinya dan menyerahkan kunci ruko tersebut.


“Benarkah?” ucap amel setengah ngga percaya.


“Iya sayang, kamu anak baik, kemaren papa tahu kamu korbankan semua tabungan kamu buat menyenangkan mama dan juga papa. Padahal papa tahu kamu sangat menginginkan sebuah toko kue. Kamu tahu ngga kebahagiaan mama itu adalah kebahagiaan papa juga.Berarti kamu korbankan kebahagiaan kamu demi papa dan mama. Terima kasih ya sayang,” ucap bram sambil merentangkan tangannya untuk memeluk amel.


“Dengan toko ini kamu tidak boleh somboñg, jadikan tokomu untuk berkat bagi orang lain ya nak,” ucap vita.


****


Besoknya amel mengajak dua pembantu dan tukang kebun untuk beres-beres tokonya. Dia juga tidak lupa menyùruh charles datang untuk minta masukan.


Begitu melihat toko amel charles pun ikut mendukung. Dia menyuruh orang-orang yang bèrkompeten menghias luarnya dan mendekor dalamnya.


Dalam dua hari semua sudah rapi. Amel pun melakukan soft opening tokonya dibantu charles.

__ADS_1


Semua berjalan lancar, karena kolega charles dari segala kalangan. Di dunia pengusaha dia dikenal karena ayahnya, sementara dikampus dia juga terkenal.


Dengan bantuan charles juga amel langsung dapat order dari beberapa catering, juga beberapa hotel. Dalam seminggu amel sudah banyak mengantongi keuntungan membuat dia semakin ambisi. Melihat itu vita pun mengingatkannya.


“Jangan terlalu nafsu vit, seiring berjaĺan aja nak, lihat kamu sampe gada waktu istirahat. Mama ngga setuju kamu terlalu ngotot ya,” ucap vita mengingatkan. “dalam hidup kita harus punya pagar diri vit, jangan sampai keluar pagar, karena pasti akan ada yang dikorbankan.” Lanjutnya. “Kalau kamu terlalu nafsu nanti keluarga dan diri sendiri akan terabaikan sayang,” lanjut vita.


“Iya mah,” ucap amel


“Kalau suatu saat kamu menikah, kamu harus utamakan rumah tanggamu, perasaan suamimu, kebutuhan suamimu. Karena itulah ibadah yang sebenarnya nak,” lanjut vita lagi.


“Mama, makanya aku belum mau menikah, kan masih muda,” balas vita ke mamanya.


“ Oh ya kalau boleh mama tahu, apa cita-citamu sekarang,” tanya vita ke putrinya.


“Aku ingin membuat kue, setelah itu aku ingin kuliah ma,” jawab amel lugas.


“Ok, kamu harus atur prioritasmu ya nak,” ucap vita menasehati.


“Aku akan kuliah ma,” jawab amel

__ADS_1


__ADS_2