Terima Kasih , Untuk Luka Ku

Terima Kasih , Untuk Luka Ku
EPISODE 44


__ADS_3

ASURANSI


Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam, akhirnya mereka sudah kembali lagi ke rumah. Masing-masing langsung masuk kamar mereka.


Malamnya mereka ngumpul di meja makan. Semua ngumpul karena kata bu leli ada yang mau diomongi oleh papanya bram.


Setelah selesai makan tanpa beranjak dari duduk masing-masing papanya bram mulai membuka obrolan.


“Bram, papa lihat sekarang kamu sangat bahagia sama vita. Papa sama mama sangat senang. Papa tidak tahu mau kasih apa kado di ulang tahunmu. Sampai akhirnya papa kepikiran satu hal. Memang tidak langsung untuk kamu tapi ini untuk orang-orang yang membuat kamu selalu bahagia.” Ucap pak bram sambil menatap bram serius.” Mi, tolong ambil tas papi tadi,” pintanya ke bu leli.


Ibu leli pun langsung beranjak ke kamar dan kembali membawa satu tas berbentuk paperbag. Lalu dia memberikannya kepada suaminya.


“Bram ini kado papa, bukalah” sambil menyerahkan tas ke bram.

__ADS_1


Bram pun berdiri untuk menerima tas yang diberikan papanya.


“ makasih ya pi, apa pun yang papi kasih bram pasti senang pi, kehadiran mami sama papi aja sudah kado terindah pi,” ucap bram sambil menatap papinya.


“Papi benar, sekarang memang akusangat bahagia pi. Hidupku sekarang berwarna” ucap bram sumringah.


Lalu bram pun membuka kantong yang diberikan papanya. Perlahan dia keluarin lalu dia terbelalak. Ada tiga polis asuransi didalam tas tersebut. Asuransi pendidikan untuk kètiga anaknya.


Dia terharu dengan kado papanya, yang berpikir sudah jauh ke depan.


“Terimakasih ma”, ucap bram juga sambil memeluk mamanya. Mamanya pun langsung menangis, entah kenapa dia sangat terharu dengan situasi ini.


Lalu bram mendekati istrinya dan memeluknya juga.

__ADS_1


“Terimakasih sayang, sudah hadir dalam hidupku. Kau membangunkan aku dari mati suri yang panjang, kau memberiku penuh kebahagiaan dan bunga-bunga hidup yang indah. Kau memberiku tiga buah hatiku. Kau selalu memperhatikan aku, memikirkan kebahagiaanku, sampai kadang aku takut tidak bisa membahagiakanmu, tapi kamu selalu bilang, yang tidak bisa kamu jangkau serahkan sama Tuhan. Aku tidak bisa mengungkapkan semuanya, tapi terimakasih ya, tetaplah disampingku,” ucap bram sudah meneteskan airmata dari tadi. Vita juga terharu dan akhirnya menangis. Lalu bram beranjak ke amelda dan memberikan polis asuransi atas namanya.


“Terimakasih ya sayang, kamu selalu membuat papa semangat. Karena kelucuanmu waktu kecil membuat semangat papa untuk bekerja lebih keras. Jadilah panutan untuk adik-adikmu ya sayang”, bram masih terharu sambil memberikan polis asuransi atas nama amelda.


“Oh ya terima kasih untuk kado puisi kalian waktu diperusahaan,” ucap bram lagi sambil mengacak rambut amelda.


Lalu bram beralih ke sikembar kenzo kenzi. Keduanya sudah menangis dari tadi melihat papanya menangis.


“Nih jagoan papi sambil memegang pundak keduannya,” terimakasih ya sayang sudah memeriahkan hidup papa”, sambil menciumi anaknya. Kehadiran kalian sudah melengkapi kebahagiaan mama dan papa,” Ucapnya lagi. Ketiganya pun berpelukan.


“Ya sudah, kalian harus rajin belajar ya, besok kami sudah balik kesingapura. Lain kali kalian harus kesana bram,” ucap papanya.


“Iya pi,” jawab bram.

__ADS_1


“Ya sudah kami mau istirshat karena besok pagi harus berangkat,” kata bu leli akhirnya. Dan mereka pun masuk ke kamar mereka yang ada dilantai bawah.


__ADS_2