
Malam dengan cepat telah berganti pagi, biar pun ia tidak pernah dihargai oleh Suaminya sendiri ia tetap berusaha berbakti dengan membuatkan sarapan untuknya biar pun pada kenyataannya perjuangannya mungkin sama sekali tidak akan pernah dihargai olehnya.
Membuatkan bekal nasi goreng yang ia taruh didalam Tupperware berwarna oranye yang sudah ia hias semenarik mungkin. Dan melihat Richard yang akan berangkat kerja ia pun terlebih dulu mencegahnya dan memberikan bekal tersebut padanya.
"Richard ini aku buatkan bekal untukmu, jadi jika sekarang kamu tidak inggin sarapan disini setidaknya nanti di kantor kamu tidak akan telat sarapan jadi bawalah!. ucapnya dan menunjukkan senyuman tulusnya.
"Apa kamu pikir aku ini anak kecil, disana banyak yang jual makanan jadi aku bisa sendiri untuk membelinya jadi kamu gak perlu repot-repot membuatku bekal," bentaknya dengan melemparkan bekal itu tepat dihadapannya, tanpa berpamitan mau pun berkata sepatah kata pun Richard langsung pergi dan tanpa memperdulikan Cassandra yang terlihat sangatlah sedih akibat penolakannya itu.
"Sampai kapan kamu akan menganggap ku sebagai istrimu?" gumamnya yang kemudian ia melihat ponsel Richard yang tertinggal.
"Seburuk-buruknya kamu? ternyata kamu masih sangat ceroboh, sudahlah mendingan aku antar kan saja ponsel ini ke kantornya," ucapnya yang kemudian ia pun mengambil tas dan berlaku pergi menyusul Tristan.
PERUSAHAAN GENTABUANA RECORD.
"Sandra? sejak kapan kamu datang kesini? tanya Richard yang terkejut setelah ia membuka pintu ruang kerjanya. Melihat Richard sudah datang bergegas Sandra memeluknya dengan erat.
"Sayang aku kangen banget sama kamu. Apa kamu tahu sehari tidak bertemu denganmu rasanya aku tidak punya tenaga lagi untuk bangkit dan melakukan aktifitas jadi akhirnya aku nekat datang kesini karena aku tidak mau kondisiku akan parah kalau tidak bertemu denganmu," godanya dengan membelai wajah Richard.
"Kamu itu ternyata sedari dulu tidak pernah berubah ya? kamu masih aja manja sama aku? balasnya dengan tersenyum.
"Ya sudah sebagai hadiah karena kamu seharian telah mengabaikan ku, bolehkan kalau aku mencium kamu satu kali aja? tanya Sandra dengan nada manjanya.
__ADS_1
"Baiklah silahkan," balas Richard yang kemudian Sandra pun mengecup leher Richard.
"Apa kamu menyukainya?,tanya Sandra yang mulai memancing hawa nafsu Richard.
"Sudahlah ini kan waktunya kerja jadi lebih baik kamu kembalilah ke perusahaan kamu, aku takut kalau ada orang yang akan melihat hubungan kita ini jadi mendingan kamu cepatlah kembali. Dan sebagai gantinya kamu tenang aja nanti malam aku akan datang ke hotelmu?
"Richard kira-kira jika Istrimu tahu hubungan kita? apa dia akan menceraikan mu?tanya Sandra dengan tangannya yang mulai meraba-raba kebagian dada kekar Richard.
"Sudahlah jangan bahas soal itu aku malas kalau membahas soal Wanita itu?
"Kamu itu kenapa kelihatannya sangat benci sekali sama dia? dia kan Istrimu memangnya apa kesalahannya? dan kenapa kamu sampai tega mengkhianatinya? ucapnya
"Sekali lagi kamu bertanya dan membuat darah tinggiku naik, maka jangan salahkan aku kalau aku tidak segan-segan akan memangsamu secara habis-habisan apa kamu mengerti?
"Iya aku akan memangsamu dan ini buktinya," balas Tristan yang tanpa berkata mau pun mengucapkan sepatah kata lagi ia pun melahab B*b*r Sandra.
Setelah beberapa menit mereka melakukan tindakan itu dan tidak mau mengakhirinya. Seketika mereka berdua terkejut setelah apa yang tidak mereka pikirkan terjadi, gimana seseorang tiba-tiba datang dan melihat tindakan mereka saat ini. Dan seseorang itu yang tak lain ia adalah Cassandra Istri dari Richard sendiri.
"Kalian? apa yang kalian lakukan dan siapa kamu kenapa kamu mencium Suamiku?
"Astaga aku kira siapa? timpal Sandra yang kemudian ia pun menghampiri Cassandra.
__ADS_1
"Richard, jadi ini Istri kamu ternyata lebih buruk dari yang aku kira dan kamu? aku tidak perlu menyebutkan siapa nama kamu karena itu tidak akan penting. Karena yang terpenting sekarang aku hanya inggin mengasih tahu kamu kalau kita berdua ini saling mencintai. Dan kita memutuskan akan menikah jadi biar kamu gak kaget lebih baik kamu tahu sekarang," balas Sandra dengan senyum bangganya.
"Richard apa yang diucapkan Wanita ini memang benar? apa benar dia ini selingkuhan mu?
"Iya, dia memang selingkuhan ku gimana kamu pasti terkejut kan karena dia lebih sempurna dan lebih cantik dari kamu?
"Bisa-bisanya kamu berkata seperti itu. Apa kamu sadar kita ini masih sah menjadi sepasang Suami Istri apa kamu pantas melakukan semua ini padaku? apa kamu pantas?
"Menurutku pantas, kita kan hanya melakukan pernikahan atas dasar balas dendam. Sedangkan hati dan perasaan, kita juga tidak memilikinya, jadi sudahlah kita jangan ributkan masalah itu karena biar kamu melarang ku aku juga akan tetap menikahinya," balas Richard dengan mencubit pipi kanan Sandra.
"Aku sadar sekarang. Aku sadar kenapa kamu mau menikahi ku? kamu menikahi ku hanya karena inggin menyelamatkan nama perusahaan kamu saja, sedangkan aku? aku hanya kamu anggap sebagai pelampiasan saja. Dan bodohnya aku karena aku percaya dan ikut dalam rencana bodoh kamu itu. Baiklah jika itu mau kamu? jika kamu mau hubungan kita hanya atas dasar balas dendam maka jangan salahkan aku kalau aku juga berani untuk menduakan cintamu,"
Berlalu pergi dari hadapan mereka. Air mata yang berlinang membanjiri dua sudut pipinya tak membuat Richard berusaha untuk mengejarnya.
"Apa dia sudah gila? apa dia sudah tidak waras, apa dengan tampangnya itu ia mampu mengait seorang laki-laki?
"Apa dia serius dengan ucapannya?"batin Richard yang terlihat memikirkan sesuatu.
Apa kebahagiaanku sangatlah mahal bila dibeli sampai-sampai untuk mendapat kebahagiaan yang sempurna aku harus melalui rintangan sebesar ini. Apa salahku Tuhan apa salah ku.
Tangisan yang tak henti-hentinya menetes dari kedua sudut matanya, tak membuat Cassandra berusaha bangkit dari tempat ia bersimpuh.
__ADS_1
BERSAMBUNG