
Dalam sebuah ruangan yang nampak megah dan sangat mewah terdapat-lah seseorang yang sedang termenung meratapi nasibnya, dengan terduduk disalah satu sofa berwarna hitam sembari lirikan matanya yang terus-menerus melirik ke penjuru arah yang dimana seseorang adalah Cassandra.
Dan baru aja Cassandra mau beranjak pergi menuju ketempat tidurnya untuk beristirahat, dia pun dibuat terkejut lantaran tiba-tiba terdengar suara pecahan kaca yang sangat keras yang sampai terdengar didalam kamarnya yang dimana suara itu berasal dari dalam rumah ini.
PYAR..
"Astaga suara apa itu?" ucap Cassandra yang seketika pandangannya pun teralihkan pada bunyi yang barusan ia dengar.
Spontan ia yang mendengarnya, ia pun lantas bergegas pergi meninggalkan kamarnya. Dan segera ia pun mendatangi asal suara itu berasal.
Setelah Cassandra keluar dari kamarnya, ada Erlangga yang juga kebetulan keluar dari kamarnya. Dan bertanya mengenai bunyi keras yang barusan terjadi.
"Kak Erlangga ada apa?"
"Tidak tahu Cassandra kakak juga baru aja bangun. Tunggu itu apa?" ucapnya yang kemudian Erlangga memungut sesuatu terbungkus kertas putih.
"Apa itu kak?"
"Entahlah, coba kakak buka dulu.
__ADS_1
"Astaga siapa yang melakukan semua ini. Dan apa maksudnya orang itu merusak jendela rumahku?"ucapnya yang merasa sangat terheran. Dan kemudian pandangannya teralihkan pada benda berwarna putih.
"Ini kan batu, tapi kenapa terbalut dengan sebuah kertas seperti ini?" gumamnya yang agak terheran.
perlahan-lahan Erlangga pun membuka sebuah batu yang terbalut dengan selembar kertas putih ini. Dan tanpa ada rasa curiga sama sekali dia pun membukanya dengan perasaan biasa saja . Dan tanpa ada rasa takut yang menghantuinya. Dan ia pun akhirnya berhasil membukanya isi dari balutan tersebut.
Akan tetapi pada saat dia sudah berhasil membukanya. Dan melihat apa isi dari kertas tersebut wajah Erlangga mau pun Cassandra seketika menjadi memerah.
Satu kata yang terdapat pada kertas putih polos itu. Dan dengan adanya satu foto yang berada didalamnya membuat mereka yang melihatnya merasa cemas siapa seseorang yang mengirimkan teror ini padanya.
"KAMU AKAN MATI!" DAN FOTO GADIS INI AKU PASTIKAN KAMU TIDAK AKAN MELIHATNYA LAGI?"
"Penjaga?"
"Iya Tuan. Kalian kerjanya apa aja kenapa ada orang yang berhasil menyelinap masuk kalian tidak mengetahuinya apa kalian ingin aku membunuh kalian hari ini juga?"
"Kak Erlangga jaga emosi kakak pasti mereka tidak sengaja bertindak lalai seperti ini. Apalagi ini sudah pukul 00:00 malam jadi tidak salah kalau mereka ketiduran. Tapi siapa orang yang mengirimkan ancaman ini? apa seseorang itu adalah Sandra? karena dialah orang yang sangat membenciku didunia ini?"
"Soal itu kamu tenang saja Cassandra kakak akan memutuskan semua anak buah kakak untuk menyelidikinya. ....
__ADS_1
"Iya Tuan.
"Aku minta besok ambil rambut Sandra entah itu dengan cara apa yang jelas aku ingin mendapatkan sampel darinya untuk mengecek apa sidik jarinya cocok pada sidik yang ada dibatu berselimut kertas ini. Dan aku minta kalian jangan ada yang membereskannya sampai pihak kepolisian datang kesini apa kalian paham?"
"Iya Tuan kami paham!"
"Sekalian selidiki apa ada rekaman CCTV yang terdapat tak jauh dari sini?"
"Baik Tuan kami akan memeriksanya.
"Ya sudah Cassandra mendingan kamu tidurlah ku sedang mengandung jadi akan sangat beresiko jika kamu ikut begadang. Biar kita semua yang menjaga lokasi ini jadi cepat tidurlah.
"Tapi kak?"
"Tidak ada tapi-tapian cepat kau tidurlah.
"Baiklah kak.
BERSAMBUNG.
__ADS_1