
Didalam salah satu kediaman yang sangat besar dan mewah, seseorang terlihat sedang mengobrol bersama Pria tua, seseorang yang tak lain adalah Sandra, dirinya terlihat sedang berbicara dengan Pria tua itu yang tak lain adalah Papanya sendiri.
"Pa, sekarang apa yang harus aku lakukan untuk membuat janin yang ada didalam kandungan wanita sialan itu agar bisa keguguran. Karena semakin lama aku membiarkan tanpa berbuat sesuatu janin yang ada dikandungan-nya pasti akan cepat membesar?" tanya Sandra dengan berada kediaman Papanya.
"Kamu tenang aja sayang Papa sudah punya ide untuk membuatnya keguguran._
"Papa serius, dengan cara apa?" timpal Sandra yang langsung menghampiri Papanya.
"Ini!" balas Papanya yang langsung menunjukkan sebuah barang berbentuk kotak kepadanya.
"Apa itu Pa?" tanyanya lagi yang kemudian ia langsung menggambil barang tersebut dan membolak-balikkan karena merasa bingung.
"Ini adalah ramuan herbal buat orang yang inggin mengugurkan kandungan. Papa tahu dari teman Papa, dan Papa sengaja membelinya karena Papa yakin kita pasti membutuhkannya,"balas Papa yang kemudian Sandra pun menatap kearah Papanya.
"Tapi gimana caranya kita bisa membuat Wanita ini meminum ini? Apalagi aku juga tahu Cassandra sudah mengetahui kalau aku itu sangatlah jahat kepadanya jadi aku rasa itu juga akan percuma?"
"Sayang memang kita yang merencanakan semua ini, tapi bukan berarti kita juga yang harus melakukannya,"timpal Papanya.
"Maksud Papa apa?"
"Asal kamu tahu ya ini itu cara yang paling mudah menurut Papa. karena hanya dengan mencampurkannya dalam segelas air putih dan kita melarutkannya, orang-orang tidak akan tahu jika ini aslinya adalah ramuan, ramuan ini jika sudah tercampur air, warnanya akan berubah seperti minuman teh pada umumnya. Apa dia sering meminum teh setiap harinya? Jika dia suka kamu pasti tahu akan apa maksud Papa sekarang ini?" balas Papa dengan tersenyum sinis.
"Papa memang Papa Sandra yang hebat," balas Sandra yang langsung memeluk Papanya.
"Iyalah Papa gitu."
"Sudah sekarang kamu jalankan misi kita sayang.
"Baik Pa."
Keesokan paginya, Sandra yang melihat Tristan terlihat sangat rapi hendak akan pergi ke-suatu tempat, dirinya segera menghampiri dan bertanya akan kemana Suaminya akan pergi.
"Sayang kamu mau kemana kenapa kamu terlihat rapi sekali?"
"Sandra aku ada urusan sebentar yang harus aku tangani sekarang, jadi kamu gak masalah kan kalau aku tingal sendiri?"tanya Richard yang masih sibuk mengenakan jaket hitamnya.
"Iya gak papa kok sayang, lagian disini kan banyak orang jadi aku gak papa, lagian ini juga bukan yang pertama kalinya buat aku juga kan?"
__ADS_1
"Iya juga sih ya sudah kalau gitu aku pamit ya.
"Baiklah hati-hati ya,"ucapnya dengan melambaikan tangannya pada seseorang yang terlihat sudah memasuki mobilnya. Dan segera seseorang itu langsung mulai menjalankan laju kendaraannya.
"Richard lagian ada tugas jadi ini keputusan yang tepat untuk menjalankan rencana-ku," batin Sandra dengan tersenyum sinis.
"Badanku rasanya mulai meriang sekarang aku harus buat teh sekarang tapi mana bibik sekarang, sudahlah mendingan aku buat sendiri saja," ucap Cassandra yang akhirnya ia pun berjalan menuju ke dapur.
Selesai membuatnya, Cassandra yang hendak akan pergi sembari membawa secangkir gelas yang berisi teh tersebut, tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sedang mengetok pintu hingga beberapa kali tapi seperti tidak ada orang yang membukanya.
"Siapa yang bertamu siang-siang gini?"
Berlalu pergi meninggalkan secangkir teh itu yang masih tertinggal di dapur. Setelah perginya Cassandra tiba-tiba langkah kaki seseorang pun mulai memasuki dapur dan perlahan-lahan mulai menghampiri titik tempat dimana secangkir Teh yang dibuat oleh Cassandra barusan.
Menggambil teh tersebut dan menggantinya dengan secangkir teh yang lain seseorang itu pun akhirnya bergegas langsung pergi meninggalkan tempat ini setelah ia berhasil menjalankan misinya.
Sedangkan setibanya Cassandra didepan pintu dan membukanya tidak terlihat ada seseorang yang berdiri didepan pintu keluar.
"Kemana perginya orang yang mengetok pintu ini tadi? Aku dengar dengan sangat jelas memang ada orang yang mengetuknya tapi kemana dia. Sudahlah lebih baik aku masuk lagi aja.
Bergegas pergi Cassandra akhirnya kembali lagi ke dapur dan menggambil secangkir minuman yang hendak akan ia seduh nanti.
Dan tanpa rasa curiga yang Cassandra rasakan ia pun menyeduh teh ramuan tersebut. Setelah menyeduhnya hingga yang ketiga kalinya sesuatu akhirnya mulai dirasakan olehnya.
"Ah..perutku..kenapa perutku jadi sakit seperti ini, aw....
Rasa sakit yang tiba tertahan telah dirasakan yang akhirnya membuatnya tak kuasa dan seketika langsung tersungkur diatas lantai tempat ia berdiri sekarang, Bibik yang melihat suara jatuhan dirinya segera menghampiri, betapa terkejutnya dia setelah Bibik melihat Cassandra sendirilah orang yang jatuh dalam tidak keberdayaannya
Mendapati Cassandra yang tiba-tiba menjerit meringis kesakitan hingga tidak tertahan akan rasa sakit itu, yang akhirnya membuatnya jatuh pingsan tepat dipangkuan sang Bibik lantaran sudah tidak tahan dengan rasa sakit yang ia rasakan tadi.
Bibik yang melihatnya ia hanya bisa memangku-nya dan berusaha untuk menenangkannya akan tetapi apa yang dilakukan Bibik sama sekali tidak berpengaruh untuk mampu bisa menolongnya. Melihat Cassandra yang akhirnya tidak sadarkan diri ia bergegas menelfon Richard menggunakan telefon Rumah.
Mendengar kabar jika Cassandra masuk ke Rumah sakit. Richard yang inggin mendatangi Rumah sakit itu, terlebih dulu ia pun menyamar dengan mengenakan kumis palsu agar identitasnya tidak diketahui oleh orang-orang di Rumah sakit ini.
Tak berselang lama akhirnya Dokter pun keluar, Richard yang sudah berada disana ia lantas langsung menanyainya.
"Dok gimana keadaan Istri saya Dok apa dia baik-baik saja?"
__ADS_1
"Setelah saya periksa ternyata Istri anda baru aja meminum ramuan untuk mengugurkan kandungan yang gimana ramuan ini ramuan yang sangat berbahaya bagi seseorang yang sedang mengandung seperti Istri anda. Jika terlambat sedikit saja Istri anda dilarikan ke Rumah sakit, saya tidak tahu apa yang akan terjadi padanya sekaligus janin yang ada didalam kandungannya nanti," balas Dokter yang seketika membuat raut wajah Richard seketika berubah setelah mendengar perkataan dari Dokter.
"Apa Dok ramuan keguguran?" tanya Richard yang seketika terkejut setelah mendengar kata-kata tersebut.
"Iya Pak, tapi anda tenang saja janin yang ada didalam kandungan Istri bapak masih bisa diselamatkan jadi anda tidak perlu cemas. Ya sudah kalau gitu saya tinggal dulu?"
"Baik Dokter silahkan.
"Berani sekali ia mencoba mengugurkan janin yang ada di kandungannya, yang jelas-jelas janin itu juga anak dari darah daging-ku juga," gumam Richard dengan raut wajah yang terlihat sangat marah, tanpa berfikir ia lantas langsung masuk kedalam kamar rawat Cassandra. Dan sesampainya ia masuk dan melihat Cassandra yang terduduk di brangkar Rumah sakit ia malah memberi tamparan kepada Cassandra.
"Richard kamu kenapa menamparku?" tanya Cassandra dengan air mata yang mulai menetes.
"Masih bertanya juga kamu, apa maksud kamu yang mencoba inggin mengugurkan-nya. Apa kamu sudah tidak waras apa kamu sudah gila?" bentak Richard yang terlihat jika emosinya tidak bisa terkontrol lagi.
"Aku berani bersumpah aku tidak pernah ada niatan untuk menggugurkannya, kejadian ini benar-benar terjadi dengan sangat cepat . Waktu itu aku sedang meminum teh dan aku tidak tahu kalau didalam cangkir itu bukanlah Teh asli melainkan ramuan untuk mengugurkan kandungan, aku berani bersumpah aku tidak pernah ada niat sama sekali untuk melakukan tindakan sekeji itu," ucap Cassandra yang berusaha untuk membela dirinya.
"Jadi maksud kamu teh yang kamu buat itu tiba-tiba berubah sendirinya menjadi Ramuan itu omong kosong apa itu!" gertak Richard.
"Aku berani bersumpah aku tidak pernah mau melakukan tindakan seperti itu kamu harus percaya padaku! Dan kamu Sandra, kamu kan orang yang pasti jadi penyebab dari semua ini kamu pelakunya , ayo ngaku Sandra ...ngaku-lah." gertak Cassandra dengan menunjuk kearah Sandra tadi hanya tersenyum dibelakang Richard.
"Hey punya bukti apa kamu bisa seberani itu menuduh-ku. Apa kamu lupa bukankah kamu itu juga membenci Richard. Makanya kamu gunakan cara ini untuk membuat Richard merasa kehilangan ngaku aja kamu. Jika kamu tidak punya uang, kamu jangan coba-coba untuk berbalik menuduh-ku apa kamu paham! Richard aku berani bersumpah bukan aku pelakunya aku mohon percayalah sama aku!"
"Kamu tenang aja Sandra aku percaya sama kamu," balas Richard yang dengan entengnya berkata tanpa perduli akan perasaan Cassandra.
"Baiklah memang sekarang aku tidak punya bukti apa-apa, tapi ketahuilah kejahatan tidak akan pernah kalah melawan kebaikan , jika sekarang kamu masih tidak bisa mempercayaiku dengan perkataan yang barusan aku katakan, baiklah aku akan diam sekarang," balas Cassandra yang akhirnya membelakangi pandangan mereka.
BERSAMBUNG
Berikut blurb-nya
Kamu bisa meminta apapun, Termasuk uang adan harta kekayaan dariku. Tapi jangan pernah meminta aku mencintaimu.ucap Damian Perez setelah mengabil sesuatu yang paling berharga dari diri Ayeuna.
Ayeuna bertekad untuk pergi dari hidup Damian perez dan muoakan malam pertama yang terjadi di antara mereka.tetapi siapa sangka,takdir malah membuat mereka tetap terhubung.
Trik dan siasat dilakukan oleh Sania Wijaya, tunangan Damian perez dan juga mantan kekasih Damian sewaktu sekolah dan pernah berselingkuh dengan Leonardo kakak tiri Ayeuna.
Bagaimana jika tiba tiba Ayeuna tau kalau Leonardo ternyata mencintainya?
__ADS_1
BERSAMBUNG.