Terjerat Cinta Sang CEO Kejam

Terjerat Cinta Sang CEO Kejam
Apa yang akan terjadi pada Cassandra


__ADS_3

Awal perjalanan yang tadinya biasa saja, kini dalam hitungan menit pandangan Richard teralihkan pada salah satu ponselnya yang tiba-tiba berdering.


"Siapa yang menelfon-mu?" tanya Cassandra akan tetapi tidak ada balasan yang dilontarkan pria disampingnya.


Berlalu Richard akhirnya mengeluarkan benda pipih itu. Dan menjawabnya.


"Iya ada apa?"


"Apa keputusan kita telah anda setujui?" saya sudah sedari datang ketempat yang tadi anda berikan," balas pria dalam telfon.


"Baiklah tunggu 10 menit lagi aku akan sampai ketempat pertemuan kita," balasnya kemudian ia mematikan telfonnya.


"Anda belum menjawab pertanyaan-ku siapa yang anda telfon barusan?" tanya Cassandra dan lagi-lagi Richard hanya menatapnya dengan tatapan sinisnya.


"Apa yang sebenarnya direncakan olehnya kenapa dia kelihatan sedang merencanakan sesuatu?" batin Cassandra yang merasa panik.


"Turun aku!" perintahnya akan tetapi tidak digubris olehnya.

__ADS_1


"Aku bilang turunkan aku!" gertaknya yang kemudian Richard hilang kendali dan memperhentikkan laju kendaraannya.


Menatap tajam kearah Cassandra. Dan mencengkram rahang Cassandra dengan kasar membuat Cassandra terdiam tak berkutik.


"Sekali lagi kamu berkata maka jangan salahkan aku kalau aku akan bertindak lebih kasar dari ini apa kamu mengerti?" gertaknya yang membuat pandangan Cassandra terhenti.


"Maaf Tuan Reno kami telat datang kesini kebetulan tadi ada kemacetan jadi butuh kesabaran untuk bisa keluar dari sana tadi,"


"iya tidak apa-apa Tuan Richard melihat kehadiran anda kesini itu sudah membuat kami senang," balas pria itu yang kemudian pandangannya beralih menatap kearah Cassandra yang berdiri disamping Richard.


"dia? tanya balik Richard yang beralih menatap kearah Cassandra.


"Tidak, dia bukanlah istriku apa kamu menyukainya?" tanya Richard beralih menatap Cassandra dengan tatapan sinis.


"Dia Wanita yang sangat cantik. Apa kamu sudah memiliki pasangan? kan aku sendiri masih singel atau bisa dibilang aku belum ada pendamping jadi apa kamu tidak keberatan kalau kita mencoba memulai hubungan malam ini. Kamu kelihatanya wanita yang butuh uang sampai-sampai tubuh kamu cukup kurus seperti ini. Dan berapa uang yang kamu inginkan untuk bisa melayani kita. 100 juta ... atau mungkin satu miliyar?" tanya Pria itu dengan lagaknya.


"Hey apa yang sedang kamu pikirkan? apa diamnya kamu itu berarti kamu mau harga lebih dari itu?" atau mungkin pekerjaan anda menjadi seorang ****** bayaran yang anda dapat lebih dari itu permalamnya?"

__ADS_1


"Kalau aku lihat dia laki-laki yang mapan, tapi apa mungkin pernikahan akan bahagia jika hanya atas dasar kekayaan? tapi aku lihat pria ini tipe pria yang kamu cari jadi untuk apa kamu masih berfikir lagi bukankah pekerjaan seperti ini sudah kamu tekuni sejak lama?" timpal Richard yang seolah-olah mendukung mereka.


"Apa kalian pikir aku adalah wanita ****** yang mau menerima uang haram kamu itu? tidak, aku bukanlah wanita kotor yang seperti anda kira. Dan jika anda berfikir aku mau menerima sepeserpun dari kalian maaf aku terlalu suci jika harus menerima uang kotor kalian itu permisi," gertaknya yang selangkah Cassandra akan pergi. Akan tetapi dengan sigap Richard menarik tangannya.


"Siapa yang menyuruhmu untuk pergi dari tempat ini?"


"Apa maksud kamu? apa tujuan kamu membawa-ku kesini hanya karena ingin menjual-ku ke-mereka?"


"Tuan Richard beberapa tunai uang sudah berhasil aku transfer ke rekening anda. Apa sekarang saya sudah boleh menikmati istri anda malam ini?" tanya pria itu dengan tatapan bajingan-nya.


"Baiklah aku tidak keberatan lagian biar pun dia istriku. Aku sama sekali tidak perduli dengannya. Terima kasih atas transferannya. Dan ingat kabari aku kalau kamu sudah berhasil menguasainya,"


"Baik Tuan. Ayo ikut aku kamu sudah jadi milik-ku sekarang ayo ikut aku.


"Apa maksud kamu Richard apa kamu beneran ingin menjual-ku pada mereka. Lepaskan aku ... lepaskan aku ...," gertaknya yang berusaha melarikan diri akan tetapi tenaga yang dimiliki pria itu cukuplah kuat. Sedangkan Richard yang melihatnya ia hanya menatapnya dengan tatapan kemenangan.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2